Keistimewaan Hari Jumat Bagiku

Jumat - Friday

Jumat - Friday

Jujur karena membaca tulisan tentang Jumat oleh chiekebvo pada postingannya berjudul it’s friday *yeaaahh..*, maka aku terinspirasi untuk menulis tema serupa tentang hari Jumat. Hari Jumat, secara pribadi merupakan hari yang memiliki keistimewaan tersendiri pada diriku. Bukan karena semata-mata klenik atau hal-hal mistis lainnya, cuman karena Jumat memang memiliki arti tersendiri bagiku. Kenapa?

Pertama, sejak TK sampai aku lulus SMA, aku selalu belajar di sekolah yang liburnya hari Jumat, bukan hari Ahad sebagaimana umum dianut oleh sekolah-sekolah zaman sekarang. Waktu itu di Solo, hampir setiap sekolah di bawah yayasan Islam meliburkan siswa-siswinya pada hari Jumat, kecuali yayasan-yayasan pendidikan Muhammadiyah yang sejak awal liburnya hari Ahad. Di Solo, yayasan-yayasan pendidikan yang meliburkan kegiatan pada hari Jumat saat itu antara lain adalah Yayasan Assalam Pabelan, Yayasan Al Muayyad Mangkuyudan, Yayasan Ta’mirul Islam Tegalsari, Yayasan Al Mukmin Ngruki, Yayasan Nadhotul Muslimat Kauman, Yayasan Suniyah, Yayasan Al Islam Gumuk, dan Yayasan Perguruan Al Islam Solo Raya.

Mengalami libur hari Jumat selama kurang lebih 14 tahun pada awalnya memang bikin bete. Betapa tidak, ketika banyak kawan-kawan di lingkungan sekolah yang libur, aku justru masuk sekolah. Sementara di saat kawan-kawan masuk sekolah dan aku libur, aku kesepian sendiri tidak ada kawan main di sekitar rumah. Aku harus menunggu terlebih dahulu sampai sholat Jumat, baru deh kawan-kawan pulang dari sekolah mereka. Oleh karenanya setiap hari Jumat, aku lebih sering main jalan-jalan atau bersepeda keliling Solo atau main ke daerah-daerah pedesaan sekitar Solo bareng teman-teman SD ketimbang dengan teman-teman di sekitar rumah. Sehingga, jika ada sebuah kesempatan sekolahku libur hari Ahad atau tanggal merah, maka benar-benar aku memanfaatkan kesemptan itu untuk main dengan kawan-kawan yang libur hari Ahad. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: