Nasehat Seorang Pengamen

Ilustrasi

Ilustrasi

Nasehat Pengamen

Begini kawan, nasehat itu pada dasarnya baik. Bukankah demikian? Aku yakin kamu pun setuju denganku perihal hal tersebut. Bahkan kita pun dianjurkan untuk saling nsehat-menasehati.

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Daary radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama itu nasihat”. Kami pun bertanya, “Hak siapa (nasihat itu)?”. Beliau menjawab, “Nasihat itu adalah hak Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemerintah kaum muslimin dan rakyatnya (kaum muslimin)”. (HR. Muslim)

Nasehat tidak hanya melulu datang dari orang-orang yang notabene terpandang atau memiliki status sosial yang tinggi diantara kita. Nasehat bisa dan boleh-boleh saja datang dari manapun. Bahkan nasehat pun bisa datang dari seorang pengamen di jalanan karena memang hak untuk memberi nasehat tidak dibatasi pada sekelompok orang saja.

Nah, ngomong-ngomong tentang nasehat dan seorang pengamen, berikut ini ada rangkaian nasehat yang tentu saja dilakukan dengan diiringai lantunan musik. Sumonggo, sugeng midangetaken. Baca lebih lanjut

Kesepian

Kemaren, karena iseng-iseng saat dalam kondisi yang membosankan, dan kemudian teringat dengan sahabat-sahabatku dulu sewaktu di Solo, aku pun mencoba berkreasi demi mengurangi dan meredam rasa penat dan bosan itu. Hasilnya, setelah beberapa jam memainkan mouse sambil menyelesaikan kerjaan kantor (ampun bos… :D), inilah hasil karya kreativitasku (hayah). Silakan disimak dan jangan lupa dikomentari.

Baca lebih lanjut

# Sondakan: Episode Jihad

Rumah Gama

Rumah Gama

Sondakan: Episode Jihad

Sebagaimana telah kusampaikan tempo hari, Sondakan merupakan sebuah nama kampung sekaligus kalurahan di kota Solo. Secara administratif, kampung Sondakan berada di bawah wilayah ‘kekuasaan’ kalurahan Sondakan, kecamatan Laweyan, dan kotamadya Surakarta atau yang lebih populer dengan sebutan kota Solo, The Spirit of Java. Kampung Sondakan dalam sejarahnya dihuni oleh para juragan batik kota Solo. Solo terkenal dengan sentra kampung batik melalui kampung batik Kauman dan Laweyan. Sementara Sondakan, boleh dibilang bertetangga dengan kampung Laweyan sehingga keterkenalannya diwakili oleh kampung Laweyan.

Aku banyak menghabiskan waktu di kampong ini. Setidaknya sejak SMA kelas tiga dan sepanjang kuliah, kampong ini cukup melekat dalam benakku. Ini disebabkan karena empat orang sobatku tinggal di kampong ini. Keempat orang itu yaitu Addin, Boy, Gama, dan Inal. Karena itu, aku lebih suka nongkrong di kampong ini daripada di kampong-ku sendiri semenjak SMA kelas 3 hingga selesai kuliah. Baca lebih lanjut

# Sondakan: Episode Rumah Tohkawi Brothers

Rumah Tohkawi Brothers (Addin-Inal)

Sondakan: Episode Tohkawi Brothers

Sondakan merupakan sebuah nama kampong sekaligus kalurahan di kota Solo. Secara administrative, kampung Sondakan berada di bawah wilayah ‘kekuasaan’ kalurahan Sondakan dan kecamatan Laweyan kotamadya Surakarta atau yang lebih popular dengan sebutan kota Solo, The Spirit of Java. Kampung Sondakan dalam sejarahnya dihuni oleh para juragan batik kota Solo. Solo terkenal dengan sentra kampong batik melalui kampong batik Kauman dan Laweyan. Sementara Sondakan, boleh dibilang bertetangga dengan kampong Laweyan sehingga keterkenalannya diwakili oleh kampong Laweyan.

Aku banyak menghabiskan waktu di kampong ini. Setidaknya sejak SMA kelas tiga dan sepanjang kuliah, kampong ini cukup melekat dalam benakku. Ini disebabkan karena empat orang sobatku tinggal di kampong ini. Keempat orang itu yaitu Addin, Boy, Gama, dan Inal. Karena itu, aku lebih suka nongkrong di kampong ini daripada di kampong-ku sendiri semenjak SMA kelas 3 hingga selesai kuliah.

Foto pada gambar di atas adalah foto rumah Tohkawi Brothers. Tohkawi Brothers yang kumaksudkan yaitu Addin dan Inal. Kedua sobat-ku ini merupakan saudara sepupu. Keduanya merupakan cucu penerus generasi mbah Tohkawi. Addin adalah cucu dari putera mbah Tohkawi tertua (Sulung). Sementara Inal adalah cucu dari putera mbah Tohkawi termuda (bungsu). Dulu sewaktu aku masih di Solo, kedua keluarga itu tinggal di rumah warisan mbah Tohkawi di Sondakan tersebut bersama dengan kerabat yang lain. Kamar kedua sobatku itu pun bersebelahan terpisah tembok berusia puluhan tahun. Baca lebih lanjut

[Galeri Foto] We Are In The Luminos Studio

Gereja Blenduk

SDK Plus, demikian kami menyebut diri kami sekedar untuk penyebutan nama agar mudah saja. SDK sendiri kependekan dari Sondakan. Kata Sondakan merujuk pada sebuah kampung di Solo. Kampung ini terletak di dekat Kampong Batik Laweyan, yang cukup terkenal sebagai objek tujuan wisata di kota Solo. Dikarenakan tempat main kami di kampung Sondakan sejak SMA hingga lulus kuliah dan sebelum kami berpisah karena harus bekerja di kota yang berbeda-beda itulah, maka kami menyebut diri kami anak-anak Sondakan atau disingkat SDK.

Di kampung itulah, boleh dikata kami membuat basecamp. Maen futsal, playstation, pengajian, nonton film, belajar, dll banyak kami habiskan di kampung ini. Biasanya, jika tiba waktu liburan kuliah atau liburan panjang, hampir pasti kami selalu pergi liburan bareng-bareng naik motor. Mulai dari air terjuan Jumog, Grojogan Sewu, Kebun The Kemuning, Wonogiri, Pantai Nampu, Pacitan (Teleng Ria, Srau, dll), Sadeng, Sundak, Baron, Kukup, Krakal, Parang Tritis, Kaliurang, Malioboro, Glagah, Kalikuning, Bebeng, Selo, Ketep, Ampel, Pantaran, Simo, Purwodadi, Semarang, Wonosobo, dll adalah sebagian tempat yang pernah kami kunjungi. Kami memang belum pernah keluar dari Jawa Tengah bareng-bareng karena kondisi keuangan kami yang belum memungkinkan waktu itu. Baca lebih lanjut

[Galeri Foto] SDK di Gereja Blenduk Imanuel Semarang

Inilah foto-foto kenangan berikutnya yang menjadi oleh-oleh selama liburan di Semarang beberapa waktu lampau. Foto-foto ini juga menjadi salah satu kenangan SDK saat masih memungkinkan untuk kumpul-kumpul bersama. SDK, sebuah sebutan diantara kami yang bersahabat sejak akhir SMA hingga kini. Hanya saja, kini kami harus berpisah tempat untuk masing-masing meniti karir dan sedikit mencari penghidupan untuk masa depan. Aku, tengah berada di belantara ibukota bekerja sebagai Legal Officer di sebuah perusahaan. Gama dan Adin tengah mencoba peraduan nasib dengan bekerja di Batam. Inal harus berada di hutan belantara Kalimantan. Sementara Boy meneruskan kuliah pascasarjana di UNS sambil bekerja di sebuah kantor operator telepon seluler di Solo.

Foto di bawah mengambil session lokasi di Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel, atau yang biasa disebut Gereja Blenduk (aku bingung yang benar Blenduk atau Bleduk). Gereja Blenduk terletak di kawasan kota lama Semarang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Tepatnya, gereja ini berada di Jl. Letjen. Suprapto 32 Semarang . Baca lebih lanjut

40 Harapanku di Tahun Baru

Terinspirasi dari seorang kawan, Fahmy Cashofa, meskipun sebelumnya sudah terpikirkan olehku, aku mencoba menuliskan harapan-harapanku yang kuharapkan bisa tercapai pada tahun 2010 ini. Sebuah kumpulan harapan yang muncul baik dari sebuah perencanaan dan usaha maupun hanya harapan yang muncul dari sebuah mimpi. Kata beberapa orang yang dikutip oleh sebuah syair lagu, “Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia” yang untuk itu kita harus “berlari tanpa lelah, sampai kita meraihnya”.

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia

Berikut harapan-harapanku di tahun 1431 H – 2010 M

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: