Walaupun Sedang Dagang, Shalat Harus Tetap Dikerjakan

shalat-saat-berjualan.jpg.jpeg

Ahad (31/01/16) silam, saat melintas jalan utama Perumahan Fajar Indah, Karanganyar, saya melihat ada pedagang siomay-batagor tengah shalat. Saat melintas, waktu memang baru memasuki waktu shalat Dzuhur. Karena tergesa-gesa, saya tidak sempat ngajak ngobrol si pedagang siomay-batagor. Lagian saya juga sedang ngejar masjid terdekat untuk shalat Dzuhur. Saya hanya berhenti sebentar, memotretnya lalu melanjutkan perjalanan. What dya think guys? 
Baca lebih lanjut

Ngga Pernah Shalat Tapi Berharap Surga, Apa Bisa?

MD Orang Dalam

 

Barangkali hanya orang ini satu-satunya manusia di dunia yang tidak pernah shalat di masa Rasulullah SAW hingga hari kiamat tetapi masuk surga. Suatu hari  Abu Hurairah bertanya kepada para sahabat: “Ceritakan kepadaku megenai kisah seseorang yang masuk surga, padahal sepanjang hidupnya ia belum pernah menjalankan shalat sekalipun sekali saja?”. Para sahabat, ternyata menggeleng karena memang belum pernah mendengar cerita itu sebelumnya. Mereka berpandangan dan balik bertanya kepada Abu Hurairah, “Siapakah gerangan dia ?”. Abu Hurairah pun menjawab,” Ushairim Bani Abdul Asyal” Baca lebih lanjut

Shalat Jamaah di Kereta ala #PejuangPJKA

IMG_20151122_180541

Shalat Jamaah di kereta

Sudah menjadi kebiasaan bagi rekan-rekan Pejuang PJKA dari Solo menunaikan shalat wajib dengan berjamaah saat waktu shalat tiba. Biasanya, waktunya saat Maghrib. Begitu waktu shalat Maghrib tiba, maka rekan-rekan anggota Pejuang PJKA akan merapat ke kursi yang masih kosong (belum diduduki) sehingga peserta jamaah bisa maksimal. Kemudian salah seorang ditunjuk sebagai imam shalat. Dalam shalat ini, yang bertindak sebagai imam adalah pak Arif, anggota Kopassus. Sedangkan para makmum yang nampak di gambar a.l. Darie, Isa Anshori, Ari Pajak, Fajar BPOM, dan Yogi BPOM. Baca lebih lanjut

Kereta Takwa

Shalat Jamaah di Kereta

Shalat Jamaah di Kereta

Kereta Takwa

Oleh guru-guru sekolah saya dari SD hingga SMA, saya memperoleh pelajaran bahwa pengertian takwa adalah menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Sebuah pengertian yang sederhana, singkat, tapi padat makna. Tapi kali ini saya tak membahas tentang takwa. Saya hanya mau share tentang ‘Kereta Takwa’ (penginnya sih kayak plesetan dari Kantata Takwa). Baca lebih lanjut

Perlukah PT. KAI Membuat Musholla di Gerbong Kereta?

Seorang Penumpang Kereta Tengah Shalat di Bordes

Seorang Penumpang Kereta Tengah Shalat di Bordes

Akhir-akhir ini kereta api di Indonesia kerap menjadi sorotan karena prestasi. Mulai dari penataan stasiun sampai penataan gerbong kereta dan penumpang. Namun sepertinya masih ada yang perlu ditambahi. Kalau ditanya bukankah kereta api saat ini sudah jauh lebih nyaman dibanding 5 tahun atau lebih lalu, maka saya akan jawab iya. Ya sekarang memang kereta sudah lebih nyaman.

Namun demikian, nyaman tentunya belum cukup. Perlu ada peningkatan lebih lagi dari sekedar ‘nyaman’. Peningkatan seperti apa? Misalnya seperti memberikan fasilitas ruang atau gerbong untuk shalat (musholla), ruang ibu menyusui, atau gerbong tidur.

Ahad, 12 Januari 2015 lalu, saya melihat di bordes gerbong kereta, sejumlah penumpang menunaikan shalat secara bergantian saat datang waktu Maghrib. Satu per satu, sejumlah penumpang shalat secara bergantian di atas karpet yang digelar sebagai alas shalat (sujud).

Pemandangan para penumpang menunaikan shalat dengan menggelar karpet atau sajadah sebenarnya sudah bukan pemandangan asing. Setiap saya naik kereta yang melewati waktu shalat, biasanya ada beberapa penumpang yang shalat. Ada yang duduk di kursi penumpang, ada yang berdiri seperti shalat biasa di lorong gerbong, ada yang berdiri di bordes.

Jadi, melihat banyaknya para penumpang yang menunaikan shalat di kereta, sepertinya PT. KAI perlu membuat ruang atau gerbong khusus untuk musholla. Selain itu juga perlu membuat tempat wudhu khusus yang jauh dari tempat najis. Sekarang ini, para penumpang kalau wudhu di toilet. Sementara toilet kereta sebagaimana diketahui merupakan tempat buang air kecil dan besar, yang najis.

So, gimana menurutmu sob?

(Foto diambil pada Ahad, 12 Januari 2015 di kereta Brantas dari Solo Jebres Pasar Senen)

Rapatkan Barisan!

Shalat, Rapatkan Barisan Baca lebih lanjut

# Romadhon Kesebelas: Kewajiban Sholat

Sholat Subuh di Puncak Lawu

Sholat Subuh di Puncak Lawu (Gama - Aku)

Romadhon Kesebelas:  Sholat

Saat ikut sholat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan sholat Tarawih di Masjid Cut Mutiah, Jakarta, ada ceramah kultum Romadhon sebelum sholat tarawih. Aku lupa nama pak ustadz yang berceramah malam itu. Materi yang disampaikannya sebetulnya biasa, yaitu tentang sholat. Namun, beliau mampu menyampaikannya dengan baik kendatipun tidak terlalu berapi-api. Biasanya, jika ada ceramah-ceramah kultum sejenisnya, aku kurang memperhatikan karena seringnya penyampai ceramah menyampaikan ceramahnya dengan biasa-biasa saja. Informasi-informasi yang disampaikannya bersifat “itu-itu saja”. Gaya penyampaiannya pun tidak menggugah semangat atau memotivasi sehingga lengkap sudah perhatianku melemah. Yang lebih kubenci lagi, jika seorang penceramah lebih banyak bicara guyonannya yang menjurus ke hal-hal jorok, rusuh, dan porno daripada pelajaran-pelajaran yang berharga.

Kembali kepada topic ceramah kultum di masjid Cut Mutiah tanggal 20 Agustus 2010, sang penceramah menyampaikan tentang sholat. Dalam waktu yang relaif singkat, 15 menit, ia menyampaikan tema salah satu rukun Islam itu dengan cukup lengkap dan komprehensif. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: