Saingan Pak Kyai

Ilustrasi

Ilustrasi

Pesaing Pak Kyai

Dalam sebuah majlis di sebuah masjid di sebuah kota di Jawa Timur (kebanyakan -di nya ya?), terjadilah obrolan-obrolan santai diantara para jamaah sebelum dimulainya majlis ilmu (bc: pengajian). Berada duduk di depan, seorang kyai yang berjenggot dengan peci berselempangkan surban juga masih mengobrol-obrol dengan jamaahnya. Tak berapa lama, datanglah seorang pemuda (sebutlah namanya Sutrisno) yang agak gondrong, dan berjenggot, memakai peci, berpakaian cukup rapi terbungkus jas yang halus, dan mengenakan sarung langsung masuk di sudut masjid setelah sebelumnya mengucap salam. Di daun telinganya masih nampak bekas lubang tindik yang biasanya berhias anting. Muncullah sebuah dialog singkat diawali oleh pak kyai. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: