Pak Dwiatmo, Pejuang PJKA Sejak 1985

image

*PAK DWIATMO, PEJUANG PJKA SEJAK 1985*

Perjalanan naik KA Progo dari Jakarta menuju Yogyakarta semalam (23/11), tak seperti biasanya. Nyaris tak ada sedulur2 PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad), yang terlihat batang hidungnya di Stasiun Pasar Senen. Maklum, hari Rabu malam.

Di antara para penumpang KA Progo relasi Pasar Senen – Lempuyangan berangkat tanggal 23 November 2016, saya bertemu dengan pak Dwiatmo, seorang PJKA senior. Baca lebih lanjut

‘Lampu Ajaib’ di Tepi Rel

lampu-signalKeterlambatan kereta-kereta jarak jauh pada tanggal 14 November 2016 lalu menurut pengamat transportasi kereta Aghi Wirawan disebabkan karena lampu ini. Ya, hanya karena lampu.

Tapi lampu ini bukan sembarang lampu. Lampu ini adalah “lampu ajaib”. Lampu yang berfungsi memberikan petunjuk sinyal bagi kereta untuk melaju atau berhenti.

Kalau lampu ini error seperti hari ini, hasilnya adalah kekacauan perjalanan kereta seperti KA Brantas yang saya naiki. Kereta yang harusnya sudah sampai Pasar Senen pukul 02.14, baru tiba pukul 08.15 WIB. Terlambat enam jam. Baca lebih lanjut

Persiapan Mudik Libur Akhir Tahun

Persiapan Liburan Akhir Tahun

Persiapan Liburan Akhir Tahun

Karena libur Tahun Baru 2016 jatuh pada hari Jumat, artinya waktu libur jadi sedikit panjang, menjadi 3 hari. Total, libur resmi kantor menjadi hari Jumat, Sabtu dan Ahad. Kantor masuk kembali pada Senin, 4 Januari 2016. Kesempatan libur 3 hari ini harus dimaksimalkan untuk bercengkerama dengan keluarga di Solo. Walaupun setiap pekan sudah hampir pasti pulang ke Solo menemui anak dan istri, tetapi rasa kangen itu selalu hadir. Baca lebih lanjut

Arya, Rookie of The Year #PejuangPJKA

Arya Fauzi

Arya Fauzi

This is Arya. Bisa dibilang, ia merupakan Rookie of The Year di jagad komunitas Pejuang PJKA. Pasalnya, kalau ada sosoknya, gerbong kereta selalu ramai dengan cerita, canda, hingga cerca. Dengan tampang tampak ndeso dan jauh dari kekinian, hampir semua rekan pejuang PJKA terangsang untuk tak ragu-ragu mem-bully jika ia ada di tengah-tengah mereka.

Walau telah menjelma sebagai Rookie of The Year, tak banyak Pejuang PJKA yang tahu latar belakang detail hidupnya. Ini terjadi bukan karena ia terlahir dari batu atau hasil download di internet yang kemudian diekstrak file lalu disimpan di sub folder lengkap dengan password sehingga hanya Tuhan Yang Tahu. Tapi lebih karena ia sosok sederhana yang mengingatkan saya dengan Tukul Arwana. Baca lebih lanjut

Shalat Jamaah di Kereta ala #PejuangPJKA

IMG_20151122_180541

Shalat Jamaah di kereta

Sudah menjadi kebiasaan bagi rekan-rekan Pejuang PJKA dari Solo menunaikan shalat wajib dengan berjamaah saat waktu shalat tiba. Biasanya, waktunya saat Maghrib. Begitu waktu shalat Maghrib tiba, maka rekan-rekan anggota Pejuang PJKA akan merapat ke kursi yang masih kosong (belum diduduki) sehingga peserta jamaah bisa maksimal. Kemudian salah seorang ditunjuk sebagai imam shalat. Dalam shalat ini, yang bertindak sebagai imam adalah pak Arif, anggota Kopassus. Sedangkan para makmum yang nampak di gambar a.l. Darie, Isa Anshori, Ari Pajak, Fajar BPOM, dan Yogi BPOM. Baca lebih lanjut

Pasutri Pejuang PJKA #PejuangPJKA

IMG_20151115_170023

Sepasang Suami Istri Pejuang PJKA

Keduanya merupakan salah satu pasangan suami istri yang menjadi anggota Pejuang PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad). Yang wanita bernama Nita, sementara yang pria bernama Toni. Dalam gambar ini keduanya nampak sedang bekerjasama berbagi tugas membuat air susu buat minuman 2 anaknya yang saat itu ikut mereka menuju Jakarta.  Baca lebih lanjut

Nonton Bareng di Kereta Bareng Anggota Pejuang PJKA

IMG_20151108_201600

Foto ini diambil saat nonton bareng balapan terakhir MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Ahad (8/11) malam di Kereta Brantas dari Stasiun Solojebres ke Stasiun Pasar Senen. Nonton bareng ini digelar secara spontan. Salah seorang rekan Pejuang PJKA bernama Bambang W kebetulan membawa Tablet yang bisa digunakan untuk memutar siaran televisi. Alhasil, Tablet kecil berukuran sekitar 7″ pun dijadikan sebagai media nonton bareng rekan-rekan anggota Pejuang PJKA. Lebih dari 15 orang ikut nimbrung di sini. Jangan tanya gimana suasananya. Sangat seru!! Gokil! Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: