Bersama Pak Sairun

Saat bertugas sebagai among tamu di pesta walimatul ‘ursy salah seorang sahabat di Gedung Antam, Sabtu (12/08/17) lalu, saya bertemu dengan salah seorang rekan kantor yang telah purnakarya (pensiun). Namanya Sairun. Pak Sairun saya menyebut dan memanggilnya. Tingginya berkisar 160 centimeter. Tak banyak perubahan dari penampilannya terakhir saat masih bekerja, mengenakan baju batik, berkacamata, dan tetap bersahaja.  Baca lebih lanjut

Junaedi, Teknisi Yang Telah Pergi #OfficeMate

Junaedi

Junaedi

Nada getar ponsel terasa di saku celana pertanda ada pesan singkat (sms) masuk. Waktu di ponsel menunjuk pukul 21.22 WIB, Senin (17/8). Dari atasan saya, Manajer Corporate Secretary, Alfender.

Ada info apa ya malam-malam gini sms?” kataku dalam hati.

Saya pencet tombol OK agar dapat membaca isi sms. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Sdr. Junaedi – teknisi PT. KPBN sore tadi di rumah sakit Karya Bakti, Bogor. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, amiin,” tulis isi sms dari Manajer Corporate Secretary.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu,” ucapku lirih.

Keesokan hari di kantor, banyak karyawan-karyawati terkejut dengan berita meninggalnya Junaedi. Tak sedikit yang baru mengetahui berita duka itu pada pagi hari itu. Spekulasinya, Junaedi meninggal karena serangan jantung. Wallahu a’lam.

***

Junaedi bin Olies merupakan seorang karyawan PT. KPBN berstatus honorer yang diberi amanat sebagai teknisi.

Jun, demikian ia biasa dipanggil, pertama kali bekerja di lingkungan PT. KPBN (saat itu masih KPB-PTPN) pada tahun 1997, tepatnya tanggal 1 Agustus. Pada saat itu, dengan status sebagai karyawan Koperasi Usaha Karyawan (KUK) KPB-PTPN, ia ditugaskan sebagai Teknisi Instalasi Listrik, Air, dan Sentral Telepon PABX yang ditempatkan di KPB-PTPN (cikal bakal PT. KPBN). Baca lebih lanjut

Ujang Melepas Status Duda #OfficeMate

Ujang Kawin Lagi

Ujang Kawin Lagi

Ujang Melepas Status Duda #OfficeMate

Jumat 5 Desember 2014, salah seorang pegawai kebersihan (rekan-rekan kantor menyebutnya anak cleaning atau office boy atau OB) yang membantu pekerjaan di ruanganku menikah. Pernikahannya ini bukan yang pertama. Sebelumnya ia duda dengan dua anak. Setelah sekitar 1 tahun menduda, ia berhasil kembali menyunting gadis Depok umur 22 tahun. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: