Nama Yang Tertukar

Screenshoot dari Aplikasi Grab

Awal April lalu, saya naik Ojek Online (Ojol) dari kawasan Cikini menuju ke kawasan Salemba. Bukan perjalanannya yang menarik, tapi nama pengemudi atau biker nya yang menarik. Si biker memiliki nama Ahmad Stefanus. “Kira-kira, dia Muslim atau Kristen ya?” tanyaku dalam hati.

Bagi saya, nama Ahmad Stefanus menarik karena menggabungkan 2 nama yang seringkali mewakili 2 agama yang berbeda. Ahmad mewakili nama Islam. Sedangkan Stefanus mewakili nama Kristen atau Nasrani. Ahmad mewakili sebutan lain Nabi Muhammad SAW, sedangkan Stefanus adalah tokoh yang dihormati oleh umat Kristen sebagai protomartir atau martir perdana dan juga seorang diakon (semacam rohaniawan) Gereja pertama di Yerusalem (sumber: Wikipedia dan Rubrik Kristen). Pertanyaannya, apa agama dia? Baca lebih lanjut

Carilah Masjid, Banyak Saudaramu Di Sana

Ketika salah seorang kerabat yang saya panggil pakdhe Tulus hendak pergi keJakarta dengan niat hijrah untuk bekerja mencari rezeki, ayahnya berpesan,”Solo adalah bumi Allah. Jakarta juga bumi Allah. Kemana saja kamu pergi merantau, carilah masjid, di sana akan kamu akan ketemu saudaramu (kowe akan nemu akeh sedulur).” Baca lebih lanjut

Logika Islam Dalam Memandang Non Muslim

logika-logika*LOGIKA ISLAM DALAM MEMANDANG NON MUSLIM*

Ketika kekufuran meraih kemenangan, kekufuran tetaplah salah. Keimanan yang tetap benar. Pada suatu masa, kekuasaan penjajah Belanda sedang merajalela. Salah seorang ulama Nusantara bernama Syaikh Abd Shomad Al-Falimbani lalu menulis kitab _Nashihah al Muslim wa Tadzkirah al Mu’minin fi Fadhail al Jihad fi Sabilillah wa Karamah al Mujahidin fi Sabilillah._ Di dalamnya, Syaikh al Falimbani menjelaskan, *WAJIB* hukumnya bagi kaum Muslim untuk melakukan jihad melawan mereka. Baca lebih lanjut

Express Yourself | We’re Muslim, #No #ValentinesDay

I'm Muslim, #No #ValentinesDay

I’m Muslim, #No #ValentinesDay

Yuk bikin gerakan aksi campaign #NO ‪#‎ValentinesDay‬ via social media dengan cara mengupload foto2 ekpresi selfie mu dengan menuliskan pesan penolakanmu terhadap segala kegiatan yg berbau perayaan Valentine’s Day. Contohnya simple kayak gini. Semoga umat makin aware thd upaya pendangkalan akidah seperti itu…

caranya mudah:
Foto – Upload – Share – Invite [FUSI]

#No #ValentinesDay

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: