Carilah Pekerjaan yang Meningkatkan Iman

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada malam takbiran Idul Fitri tahun ini (1438 H), orangtua menggelar halal bi halal sederhana di rumah. Seluruh anak-anaknya datang. Saya datang bersama istri dan anak saya yang baru umur 2 tahun. Sedangkan adik saya satu-satunya yang tinggal serumah dengan orangtua secara otomatis juga hadir.

Dalam salah satu poin pembukaan bapak, beliau menyampaikan rasa senang karena adik saya lebih memilih comeback pulang ke Solo. Semula, adik saya ambil kerja di Bandung. Setelah kurang lebih 1 tahun bekerja di Bandung dengan gaji yang cukup, ia memutuskan kembali ke Solo dengan menerima pekerjaan dengan gaji yang lebih sedikit. Baca lebih lanjut

Iklan

Menggelar Halal Bi Halal Keluarga di Surga

Menggelar Halal Bi Halal Keluarga di Surga

Berkumpul pada malam takbiran sudah menjadi kebiasaan di keluarga kami jika bulan Ramadhan telah berakhir dan lebaran Idul Fitri telah datang. Orang-orang sekarang menyebutnya dengan halal bi halal. Pada momen ini, sesama anggota keluarga saling bermaaf-maafan dan menyampaikan opini masing-masing. Selain itu, pertemuan itu juga menjadi momen muhasabah dan doa agar seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan diterima Allah ta’ala. Kebiasaan itu seingat saya sudah berlangsung sejak saya SMP. Baca lebih lanjut

Beribadah, Berpahala & Dibayar Lagi

I’tikaf Di Kantor

Tempo hari, Jumat (3 Septemebr 2010), perusahaan di tempatku bekerja secara resmi mengadakan acara bertajuk I’tikaf ramadhan. Pelaksanaan kegiatan itu berada di kantor -lebih tepatnya di musholla kantor. Seluruh staf dan karyawan serta karyawati yang beragama muslim dihimbau untuk berpartisipasi penuh dalam kegiatan yang dijadwalkan mulai ba’da sholat Jumat dan selesai hari Sabtu ba’da sholat Subuh.

Acara dimulai ba’da sholat Jumat dengan agenda menyantuni anak-anak yatim yang dilangsungkan hingga sholat Asar. Setelah sholat Asar, acara dilanjutkan dengan sosialisasi manajemen perusahaan kepada karyawan dan karyawati seputar perkembangan kinerja perusahaan. Sosialisasi ini berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, acara berikutnya adalah ngabuburit di mushola untuk menunggu azan maghrib sebagai tanda berbuka puasa.

Acara inti yang terkait Itikaf sebenarnya boleh dikata mulai efektif berjalan setelah sholat Isya’ berjamaah. Berturut-turut setelah Isya’, dilangsungkan sholat tarawih 8 rakaat dengan menunda sholat witir. Kemudian acara dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan pak ustadz dari luar hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Selanjutnya setelah istirahat kurang lebih ½ jam, acara berikutnya dilanjutkan dengan tilawah Quran yang disebut dengan “Khotmil Quran”. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: