Sareyan Tak Terurus

 

Kuburan Tak Terurus 1

Pemakaman Tak Terurus 1

Sarean Tak Terurus

Memanfaatkan momentum liburan di rumah harus benar-benar dimaksimalkan. Salah satunya jalan-jalan ke sawah. Kebetulan lokasi rumahku dengan persawahan tidak terlalu jauh. Jarang-jarang aku bisa merasakan udara segar di pagi hari semaksimalnya. Maka itu, momentum itu harus benar-benar dimaksimalkan.

Sambil jalan-jalan aku mampir ke lokasi makam alias kuburan alias sareyan alias njaratan yang tidak terlalu jauh juga dari rumah dan sawah. Sarean ini boleh dibilang tidak terlalu terurus. Rumput-rumput liar dan ilalang dibiarkan tumbuh menutupi sebagian makam, kijing, dan nisan.

Sejak keluargaku pindah rumah, sareyan ini sudah ada lebih dahulu. Bahkan saat orangtuaku baru membeli tanah saja, sarean ini pun sudah ada. Artinya memang sarean ini tergolong pemakaman tua. Saat usia sekolah dasar, keberadaan sarean ini cukup membuatku agak ngerasa ngeri. Bukan karena ada hantu, pocong, atau semisalnya. Tetapi ke-ngerianku dikarenakan banyaknya ular yang menghuni lokasi sareyan. Hampir setiap aku melewati sarean ini, aku melihat ular. Mungkin ini dapat dimaklumi karena kondisinya yang benar-benar tak terurus saat itu. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: