Driver Gr*** *C*** *Dilarang Menarik Penumpang Berjenggot dan Bercadar

*KEJADIAN NYATA SAYA BARUSAN:* *Driver Gr*** *C*** *Dilarang Menarik Penumpang Berjenggot dan Bercadar*

Kemarin siang sekira pukul 12.30 – 13.00 WIB, saya naik Gr** C** dari kawasan SCBD menuju kawasan Menteng. Setelah menunggu sekira 8 menit, datang mobil Sirion plat nomor B 15** U*Y dikemudikan oleh Driver berinisial SW.

Saat memutar di Bundaran HI, saya membaca sebuah spanduk terpasang di tepi jalan bertuliskan “Turut Berduka Cita Atas Gugurnya 6 Polisi”. Si bapak Driver pun merespon lalu kami ngobrol masalah tentang terorisme.

Memasuki Jalan Teuku Umar ketika melewati depan rumah Megawati, si Driver berkata kepada saya. _”Pak, mohon maaf sebelumnya. Sebenarnya, dari pihak Gr** melarang kami menarik penumpang-penumpang yang berjenggot dan berjilbab besar pak. Apalagi bercadar,”_ kata bapak Driver itu kepada saya. Baca lebih lanjut

Saingan Pak Kyai

Ilustrasi

Ilustrasi

Pesaing Pak Kyai

Dalam sebuah majlis di sebuah masjid di sebuah kota di Jawa Timur (kebanyakan -di nya ya?), terjadilah obrolan-obrolan santai diantara para jamaah sebelum dimulainya majlis ilmu (bc: pengajian). Berada duduk di depan, seorang kyai yang berjenggot dengan peci berselempangkan surban juga masih mengobrol-obrol dengan jamaahnya. Tak berapa lama, datanglah seorang pemuda (sebutlah namanya Sutrisno) yang agak gondrong, dan berjenggot, memakai peci, berpakaian cukup rapi terbungkus jas yang halus, dan mengenakan sarung langsung masuk di sudut masjid setelah sebelumnya mengucap salam. Di daun telinganya masih nampak bekas lubang tindik yang biasanya berhias anting. Muncullah sebuah dialog singkat diawali oleh pak kyai. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: