Kos Eksklusif di Cempaka Putih [AC-WiFi-TV Kabel]

Ruangan Interior

Ruangan Interior

Kost Eksklusif Di Daerah Cempaka Putih

Bagi kalangan mahasiswa atau karyawan di kota-kota Besar, seperti Jakarta, tempat kost bukanlah barang langka. Di mana ada kampus, pasti di situ ada tempat kost. Bahkan kalau di kota-kota besar, seperti Jakarta, dimana-mana hampir selalu ada tempat kost. Bedanya, kost di Jakarta lebih banyak dipenuhi oleh kalangan karyawan baik swasta maupun negeri.

Hanya saja, kita harus selektif dalam memilih lokasi dan tempat kost. Setidaknya saya berusaha memberikan gambaran dengan memberikan beberapa tips dalam memilih tempat kos strategis. Baca lebih lanjut

Efek Banjir, Rilis Twitter KAI Bikin Bingung & Justru Menyesatkan

Rilis resmi KAI di Twitter yang menyesatkan

Rilis resmi KAI di Twitter yang menyesatkan

Seorang penumpang nampak pasang muka bersungut-sungut keluar dari Stasiun Gondangdia, Jakarta, Selasa (10/02). Wajahnya jelas menampakkan kekecewaan dan kekesalan. Cara berjalannya juga sangat jelas mengekpresikan rasa capek. Wajar, ia ngga jadi pulang ke rumahnya di Cikampek menemui istrinya. Semua karena kebijakan PT. KAI terkait banjir di Jakarta yang dirilis melalui Twitter (lihat gambar) ternyata justru menyesatkan para penumpang. Baca lebih lanjut

Ada Yang Tahu Dimanakah Ini?

Ada Yang Tahu Dimanakah Ini?

Ibu Kota Yg Lebih Kejam Dari Ibu Tiri

Ibu Kota Yg Lebih Kejam Dari Ibu Tiri

  Baca lebih lanjut

Gadis Metropolitan

”]Foto Ini Hanya Ilustrasi Saja [Sumber klik saja pada gambar]

Gadis Metropolitan

Di sebuah pangkalan ojek di pojok gang ujung jalan Sudirman Jakarta, nampak Sutrisno, Sukri, dan Ujang tengah terlibat obrolan sambil menunggu pelanggan. Kali ini mereka sedang membahas tentang “Gadis Metropolitan”.

Pertama, si Ujang mengajukan pendapatnya tentang siapa yang pantas disebut dengan gadis metropolitan. “Gadis metropolitan itu cewek yang setiap harinya selalu wangi karena pakai parfum. Kemudian rutin pergi ke salon dan spa. Penampilannya modis dengan HP atau Blackberry terkalung di leher. Mobilitasnya tinggi. Keluar masuk butik, mall, dan cafe setiap harinya. Dan sering bilang ‘sumpe loe?’. Kurasa itu gambaran gadis metropolitan Jakarta ini.”

Menanggapi gambaran tentang definisi gadis metropolitan yang disebutkan oleh Ujang, Sukri merespon dengan penuh persetujuan. “Kau benar Jang. Itulah gambaran gadis metropolitan di Jakarta ini,” ucapnya dengan penuh senyum sambil membayangkan gadis metropolitan dalam imajinasinya.

Kalau menurutmu gimana Tris?” tanya Ujang ke arah Sutrisno yang matanya menerawang memandang seolah tanpa batas.

Mau tahu pendapatku tentang gadis metropolitan? Itu lho orangnya !” ucap Sutrisno menunjuk ke arah seorang perempuan berpakaian biasa dan tak terlalu modis, bahkan tak ada HP atau BB yang terkalung di lehernya. Baca lebih lanjut

Berburu Tiket Kereta Mudik Lebaran

Suasana Antrian Pemesanan Tiket Lebaran 2011 di Gambir

Suasana Antrian Pemesanan Tiket Lebaran 2011 di Gambir

Berburu Tiket Kereta Mudik Lebaran

Subuh hari, tanggal 27 Juli 2011, aku berangkat berjalan kaki menuju Stasiun Gambir setelah menunaikan Sholat Subuh dari kos. Jarak kos dengan Stasiun Gambir sekitar 1 KM atau 10 menit jalan kaki. Sengaja aku berangkat pagi-pagi ke Stasiun Gambir karena niat ngantri tiket kereta api untuk keperluan mudik lebaran.

Awalnya, aku sebenarnya merasa aras-arasen menuju Gambir untuk ngantri tiket kereta api. Pertama, aku memperkirakan Stasiun Gambir sudah dipenuhi oleh ratusan calon penumpang yang sudah mengantri lebih dahulu dari saya, bahkan tak sedikit diantara mereka yang rela menginap di stasiun. Kedua, aku memperkirakan akan berada di antrian belakang jauh dan sangat berpotensi tidak memperoleh tiket mudik. Karena dua alasan itulah aku sangat pesimis bakal berhasil mendapatkan tiket lebaran yang hendak kubeli. Baca lebih lanjut

Akuarium Kehidupan di Jakarta

Akuarium Kehidupan di Jakarta

Foto di atas adalah salah satu gambaran sudutkotaJakartayang hampir tidak pernah tidak macet sepanjang hari, kecuali hari libur dan lebaran. Diantara mereka yang ada di sepanjang kemacetan itu adalah para juragan, bos, direktur, manajer, pejabat, karyawan, sampai buruh-buruh dari kalangan kelas rendahan. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: