Hak Angket Adalah . . .

Hak ANgket Nuri ShadenHak Angket Dewan Perwakilan Rakyat adalah sebuah hak untuk melakukan penyelidikan yang dimiliki oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memutuskan bahwa pelaksanaan suatu undang-undang dalam kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Baca lebih lanjut

Hukuman Mati Bagi Pengedar Narkoba: Ulama Setuju, Gereja Menolak

Ulama Pro Hukuman Mati Terpidana Narkoba, Gereka Kontra (Foto: kutipan kliping koran Republika, 19/01/2015)

Ulama Pro Hukuman Mati Terpidana Narkoba, Gereka Kontra (Foto: kutipan kliping koran Republika, 19/01/2015)

Perdebatan tentang hukuman mati bagi terpidana kasus narkoba belum selesai. Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas menyatakan keputusan pemerintah menolak grasi pelaku tindak pidana narkoba dan tetap melaksanakan eksekusi hukuman mati merupakan langkah tepat. Sikap Ketua PP Muhammadiyah juga didukung, Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Muhyiddin Junaidi mengatakan,”Lebih penting menyelamatkan jutaan generasi muda daripada menyelematkan satu orang.”

Sementara menurut gereja, hukuman mati dianggap tidak dapat membuktikan adanya efek jera. Sekretaris Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Benny Susetyo menilai, eksekusi mati tidak dapat dibenarkan apa pun alasannya. Pandangan serupa disampaikan Persekutuan Gereja Indonesia (PGI).  Baca lebih lanjut

Ngobrol Hukum Bareng Seorang Anak Band

Ngobrol Hukum Bareng Bersama Seorang Anak Band

Terkesan lucu mungkin membaca judul di atas. Lucu karena ngobrol mengenai tema hukum tetapi dengan anak band. Sebagian kamu barangkali akan membatin, “ngobrol hukum kok sama anak band, harusnya ya dengan hakim, jaksa, polisi, advokat, dosen hukum, atau mahasiswa hukum!” Benar juga sebenarnya jika kamu memiliki ungkapan seperti itu. Namun tak salah juga khan ngobrol tentang hukum dengan anak band.

Singkatnya, aku janjian sama dia (salah seorang anak band itu) untuk ketemu di Ciwalk Bandung. Saat itu, Ciwalk memang tengah mengadakan event audisi band cewek yang disponsori oleh salah satu merek produk kecantikan. Dia sengaja ngajak ketemu di Ciwalk karena sekalian mau ikut audisi. Aku ngajak satu orang kawan. Sekitar pukul 12.30 WIB, kami ketemu lalu kojom ke salah satu sudut food court. Bukan untuk makan, tapi untuk mencari tempat duduk yang enak dan nyaman buat ngobrol.

Ia lontarkan sebuah pertanyaan untuk didiskusikan. “Mas, menurutmu apa sih hukum itu? Apakah hukum itu harus ada sebuah lembaga pembuatnya? Apakah hukum itu harus memiliki sanksi? Tiga pertanyaan beruntun bagiku yang jawabannya –menurutku- tidak bisa dijelaskan asal begitu saja mengingat kompleksitas pengertiannya. Halah, sok akademis padahal aslinya gak bisa jawab. Hahahaha. Baca lebih lanjut

Terima Kasih Ibu Grace Giovani…..!!

Grace Giovani

Terima Kasih ibu Grace Giovani…..

Nama beliau Grace Giovani. Namun aku biasa menyebut nama beliau dengan ibu Grace. Meskipun usianya sejauh perkiraanku belum melebihi angka 35 tahun, namun aku lebih biasa menyebut beliau dengan menggunakan kata depan “ibu” karena kebiasaan dari awal menyapa beliau.

Ibu Grace Giovani, beliau adalah seorang Notaris yang diberikan amanah tugas di daerah Semarang. Alamat kantor beliau berada di Jl. S. Parman No.12 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jika anda berniat untuk menghubungi beliau silakan mengontak beliau di nomor 024 70288053. Sejarah studi beliau diawali dengan mengambil kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia selepas lulus dari SMA. Setelah menuntaskan studi sarjana hukum beliau selama kurang lebih tiga setengah tahun, beliau melanjutkan minatnya di dunia hokum dengan mengambil Magister Kenotariatan pada Universitas yang sama hingga dinyatakan lulus pada tahun. Setelah menjalani kewajiban magang selama 2 tahun, beliau kemudian memperoleh amanah tugas di daerah Semarang sebagaimana saat ini sejak tanggal 22 Mei 2006 melalui Surat Keputusan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk profesi Notaris, dengan nomor C-178.HT.03.01.Th 2006.

Karir hukumnya dimulai dengan menjadi pengacara muda di Kantor Hukum Junimart, Natanael, Ridwan (Sekarang BNR Law Firm), kemudian bekerja di PT. ASURANSI MITSUI MARINE INDONESIA (sekarang Asuransi Mitsui Sumitomo Indonesia) sebagai Legal Officer saat menuntut ilmu di Magister Kenotariatani dan terakhir untuk memantapkan keahlian dalam bidang notaris, bekerja di Kantor Notaris SINTA SUSIKTO, S.H sebagai Asisten dan telah beberapa kali diangkat sebagai Notaris Pengganti. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: