Derita Orang Pintar di Indonesia

Orang Pintar di Indonesia
Ibuku menasehatiku agar menjadi orang yang bodoh. “Orang pintar hanya jadi cacian dan makian di negeri ini,” keluhnya Continue reading

Istri Muda

Istri Muda

Di sebuah desa Wonobebek, daerah Ujung Berung di negeri Antah Berantah, tersebutlah sepasang suami istri yang hidup serba kecukupan dan cukup bahagia. Pasangan itu dikaruniai harta yang berlimpah dan rumah yang mewah. Namun sayangnya, pasangan suami istri itu belum dikaruniai anak. Menurut diagnosa dokter, sang istri divonis mandul.

Dikarenakan belum memiliki anak, sementara sang suami sangat berkeinginan sekali untuk memiliki anak, maka suatu hari sang suami bermaksud mengutarakan niatnya kepada sang istri untuk mencari istri muda. Terjadilah dialog sederhana antara sang suami dengan sang istri di rumahnya. Continue reading

Namanya Laura

Sumber Gambar Silakan Klik Pada Gambar

Sumber Gambar Silakan Klik Pada Gambar

Namanya Laura

Suatu hari, aku jalan-jalan di Sriwedari. Maksud hati hanya sekedar ingin menyendiri. Saat itu suasana memang cukup sepi. Sampai kemudian datang seseorang menghampiri. Seorang berparas wanita dengan tubuh menjulang tinggi. Kemudian ia memperkenalkan diri. Laura namanya terdengar merdu sekali. Continue reading

Rahasia Kematian Rahasia Allah

Rahasia Kematian Rahasia Allah

Sang malam mulai semakin larut memnyangi insan dan makhluk yang hendak berjalan dalam kegelapan imajinasi mimpi oleh lelap tidur sesaat yang pelega letih, di siang hari. Denyut nadi dan nafas manusia mulai hilang dan tenggelam oleh semilir angin yang berhembus dengan kencangnya menampar, memukul- mukul tubuh hingga terasa sampai ke tulang. Yang terdengar hampa suara kendaraan yang lewat, radio yang dinyalakan di sebuah warung kecil, serta orang yang ronda malam berusaha untuk menghidupkan denyut nadi malam.

Di Silir -sebuah kampung yang berada sebelah timur pinggiran kota Solo, malam yang dingin serta mendungpun tak sendiriran terjaga dari tidur. Sang malam di temani puluhan oaring yang sedang berjudi dan mabuk dengan diiringi musik dari sebuah warung remang – remang yang dibawakan oleh seorang  wanita berpakaian “minim”. Dengan menggerakan sebuah kaos tengtop longgar dan rok mini diatas lutut, telanjang kaki berdiri di atas lantai, berhias gincu di bibir denagn warna merah tebal bak tomat yang merekah hendak di panen, ia bernyanyi, berlenggak – lenggok, bergoyang, sambil menggoda pria – pria hidung belang yang sedang menikmati isapan rokok di atas kursi warung tersebut. Di sudut lainnya ada 6 pasang manusia yang terlihat samar becumbu ria berpegangan erat, berpelukan. Dan berciuman. Bahkan, di antara mereka terdengar suara desahan yang cukup membuat perhatian banyak orang untuk mengarahkan mata pandangnya. Inilah surga dunia neraka akherat. Continue reading

Cinta Dalam Sepotong Mata

Cinta Dalam Mata

Solo, 15 Agustus 2009. Di pinggiran kota yang biasa dikenal dengan sebutan Makamhaji. Nampak rombongan orang berjalan berduyun-duyun keluar turun dari 2 bus, puluhan mobil, dan motor. Seratusan lebih orang itu kemudian berjalan tertib, pelan, dan beriringan. Mereka rata-rata berpakaian dengan motif hitam. Beberapa orang yang berada pada posisi paling depan membawa rangkaian bunga dan bendera plastik berwarna merah.

Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan, muncul satu buah kotak persegi panjang besar dari sebuah mobil berwarna putih yang sebelumnya meneriakkan bunyi sirene yang meraung-raung. Di sisi mobil itu terdapat tulisan bercetak hitam “Mobil Jenazah”. Bersama dengan rombongan-rombongan yang lain, 6 orang yang memikul kotak persegi panjang berwarna coklat berjalan menuju sebuah lokasi yang tanahnya berlubang sedalam 2 meter dengan ukuran panjang sekitar 1,8 meter dan lebar 90 meter. Beberapa orang kemudian mengambil bungkusan putih di dalam kotak persegi panjang dan selanjutnya memasukkannya ke dalam lubang. Sosok jenazah yang sudah tak bernyawa itu kemudian ditinggal sendiri di dalam lubang kemudian dikubur ditutup secara rapat dengan tanah. Sebuah papan kayu tertancap dengan tulisan Titin Kusuma, lahir 21 Desember 1985, wafat 15 Agustus 2009. Continue reading

Fiksi Mini: Kupinang Engkau Dengan Al Quran

Fiksi mini (atau fiksimini) ini disamping dibuat dalam rangka turut meramaikan kontes fiksi mini yg diadakan wi3nda; juga untuk sekedar menyuarakan sebuah pesan dan opini. Aku tidak ahli di bidang dunia ini. Namun aku berusaha belajar dan mencoba menuliskannya. Jika tulisan di bawah bukanlah termasuk bagian dari fiksimini, mohon pencerahannya. Namanya juga pembelajar. :D

Dalam ajang kontes fiksimini ini, bagiku menang atau kalah bukan persoalan utama dan penting untuk diperdebatkan. Bagiku, yang lebih penting turut serta meramaikan acara blogger lain.

Selebihnya, aku hanya ingin berkarya. Menulis ide dalam goresan pena. Kusajikan dalam sebuah blog media. Semoga memberi kemanfaatan bagi para pembaca.

Sumber Gambar: Klik Saja

Tema Keluarga

Nikah
Sutrisno: “Kupinang engkau dengan Al Quran.” | Titin: “Aku menerima dengan segenap iman.” Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: