Notifikasi SMS Ulang Tahun dari Facebook

Notification Ultah Rosmita Nuraini

Notification Ultah Rosmita Nuraini

Ngga tahu gimana ceritanya, tiba-tiba ada pesan masuk handphone-ku. “Today is Rosmita Nuraini’s birthday. Reply to post on her Timeline or reply 1 to post “Happy Birthday!”, demikian isi pesan singkat dari nomor 32665002 yang masuk tanggal 4 Januari 2014.

Saya coba tanya ke teman-teman SMA yang juga berteman dengan Rosmita Nuraini di Facebook apakah mereka menerima pesan singkat yang sama. Semua bilang tidak.

Anda tahu ngga kira-kira apa penyebab adanya sms notification semacam itu? Lucunya, pesan itu muncul hanya mengingatkan ulang tahunnya Rosmita. Sementara teman-teman Facebook yang lain tak ada kiriman seperti itu.  Baca lebih lanjut

Benarkah Petugas Pajak Tempatnya Di Neraka?

Pegawai Pajak di Neraka?

Pegawai Pajak di Neraka?

Benarkah Petugas Pajak Tempatnya Di Neraka?

“Sesungguhnya, pelaku/pemungut pajak (diadzab) di neraka.” (HR Ahmad 4/109, Abu Dawud
kitab Al-Imarah : 7) Baca lebih lanjut

Milad, So What?

Sumber Gambar Silakan Di Klik Saja

Milad, So What?

Mas, nanti makan siang kemana?” ucap salah seorang rekan kerja di kantor.

Pizza Hut atau De Cost ada paket murah lho. Kalau mau pesan online juga bisa saya bantu deh,” tambahnya.

Mendengar ucapan kalimat-kalimat yang terlontar membuatku tersenyum.

Semoga makin bijak, enteng rezeki, enteng jodoh, serta dimudahkan Allah atas semua cita-citanya,” ucap rekan kerjaku yang lain. “Amiin, terima kasih,” jawabku.

Makan-makan paling seberapa duit sih, nggak bikin habis tabungan kok. Kalau bilang nggak punya duit, bohong banget deh. Secara, tanggal 25 pas gajian gitu…,” timpal kawan kerjaku lainnya menyindir. Lagi-lagi aku hanya tersenyum saja.

Hanya tinggal keikhlasan dan kesadaran saja,” pungkas rekan kerjaku yang lain.

Hahahahaha…. terima kasih atas doa-doanya, tapi saya tidak bisa mentraktir makan kalian,” ucapku merespon sindiran-sindiran kawanku serta ucapan selamat ulang tahun dan doa-doa yang mereka sampaikan. Aku tetap bersikeras enggan untuk mentraktir mereka makan-makan. Aku sudah siap jika barangkali disebut pelit, uthil, mbethithil, atau kikir sekalipun. Tapi aku berharap semoga saja tidak demikian. Baca lebih lanjut

Kilas Balik Posting Sepanjang Tahun 2010 [372 Posting]

Maaf jika postingan ini terlalu panjang. Soalnya ini postingan rangkumanku selama setahun. Tahun 2010. Hanya judul-judulnya saja yang kutulis dan langsung nge-link ke artikelnya. Terima kasih. Salam.

Desember 2010

  1. Kuburan Bayi Kembar

  2. Kuburan Satu Keluarga ?

  3. Aneka Bentuk Nisan, Mau Pesan?

  4. Bebek Goreng H. Slamet Cabang Meruya

  5. Bunga Kamboja Tak Sekedar Bunga Kuburan

  6. Benarkah Kata “Palestina” Tidak Ada di Google?

  7. Andai Aku Seorang Presiden RI

  8. Rumah Mewah-ku

  9. Selamat Jalan Ustadz….

  10. Kesendirian

  11. @ Bandung, Where Are You Guys…?

  12. Aturan ‘Polisi Tidur’

  13. Apa Yang Spesial Dari Ice Cream Magnum?

  14. Ngobrol Hukum Bareng Seorang Anak Band

  15. Daerah Istimewa Surakarta Itu (Pernah) Ada !

  16. Interview Syaikh Zindani & Upaya Pengobatannya Terhadap Penderita AIDS

  17. Kreativitas Penumpang Kereta Ekonomi

  18. Tiga Malaikat Kecil

  19. Pohon Gundul diantara Pohon Subur

  20. Setetes Embun di Pagi Hari

  21. Permainan Bocah Ndeso Tempo Doeloe #1

  22. Tahu Kilometer ’0′ di Bandung?

  23. Pulang Kampung Dengan Gaya Baru Malam Selatan

  24. Ketika Rumah Allah pun Tak Ditakuti Maling

  25. Ini Makam atau Taman?

  26. Cemara Dua

  27. Pemugaran Gedung Toko de Vries

  28. Kojom di Kampus Meruya

  29. Ini Masjid, Toko, atau Kelenteng?

  30. H.R. Rasuna Said, Laki-Laki atau Perempuan?

  31. Orang Yang Berani Menempeleng Pak Harto Baca lebih lanjut

Ngobrol Hukum Bareng Seorang Anak Band

Ngobrol Hukum Bareng Bersama Seorang Anak Band

Terkesan lucu mungkin membaca judul di atas. Lucu karena ngobrol mengenai tema hukum tetapi dengan anak band. Sebagian kamu barangkali akan membatin, “ngobrol hukum kok sama anak band, harusnya ya dengan hakim, jaksa, polisi, advokat, dosen hukum, atau mahasiswa hukum!” Benar juga sebenarnya jika kamu memiliki ungkapan seperti itu. Namun tak salah juga khan ngobrol tentang hukum dengan anak band.

Singkatnya, aku janjian sama dia (salah seorang anak band itu) untuk ketemu di Ciwalk Bandung. Saat itu, Ciwalk memang tengah mengadakan event audisi band cewek yang disponsori oleh salah satu merek produk kecantikan. Dia sengaja ngajak ketemu di Ciwalk karena sekalian mau ikut audisi. Aku ngajak satu orang kawan. Sekitar pukul 12.30 WIB, kami ketemu lalu kojom ke salah satu sudut food court. Bukan untuk makan, tapi untuk mencari tempat duduk yang enak dan nyaman buat ngobrol.

Ia lontarkan sebuah pertanyaan untuk didiskusikan. “Mas, menurutmu apa sih hukum itu? Apakah hukum itu harus ada sebuah lembaga pembuatnya? Apakah hukum itu harus memiliki sanksi? Tiga pertanyaan beruntun bagiku yang jawabannya –menurutku- tidak bisa dijelaskan asal begitu saja mengingat kompleksitas pengertiannya. Halah, sok akademis padahal aslinya gak bisa jawab. Hahahaha. Baca lebih lanjut

Benarkah Kata “Palestina” Tidak Ada di Google?

Hasil Print Screen Menyatakan Palestina Tidak Ada di Google
Hasil Print Screen Menyatakan Palestina Tidak Ada di Google

Benarkah Kata “Palestina” Tidak Ada di Google?

Beberapa waktu lalu aku membaca sebuah posting di sebuah blog yang menyatakan bahwa kata “Palestina” atau “Palestine” tidak muncul di pencarian Google. Secara reflek dalam hati aku berontak. Aku tidak terlalu meyakini informasi itu. Namun meskipun demikian, kuanggap saja sekedar info iseng. Malas aku menanggapinya.

Namun semalam, di Facebook, lagi-lagi muncul informasi sejenis yang menginformasikan bahwa kata kunci Palestina tidak ada di Google. Melalui situs jejaring social Facebook, dibuktikanlah oleh si penginfo lengkap dengan bukti “Print Screen”-nya (lihat foto di atas). Tak kusangka informasi mengenai tidak terlacaknya kata kunci “Palestina” sudah tersebar kemana-mana. Padahal, informasi tersebut hanya HOAX dan tak berdasar sama sekali. Hah, kok bisa??

Ceritanya, jika kemarin-kemarin aku cenderung acuh tak acuh, maka kali ini aku mencoba memperhatikan lebih lanjut gambar yang di-Print Screen itu. Selanjutnya, aku coba ketik kata “Palestine” dan “Palestina” di Google search. Hasilnya ternyata tak seperti yang digambarkan oleh hasil gambar “Print Screen” pada informasi-informasi yang beredar selama ini, begitu pula tak seperti kiriman tag picture dari kawan-kawan di Facebook. “Pasti ada yang tak beres ini,” kataku dalam hati. Ku perhatikan kembali gambar “Print Screen” yang menginformasikan bahwa kata “Palestina” tidak ada di pencarian Google (gambar di atas). Owh,,, ketemu juga akhirnya kebohongan informasi itu. Baca lebih lanjut

Petugas Pajak Tempatnya di Neraka ???

Petugas Pajak Tempatnya di Neraka ???

Beberapa hari lalu ada status Facebook yang menulis tentang status yang kurang lebih isinya sebagai berikut, [“Petugas Pajak tempatnya di neraka.” subhanallah,, ilmu baru bagiku. Ngeri… :-s]. Tak butuh waktu lama, komentator-komentator pun bermunculan sebagai respon atas status ‘kontroversial’ tersebut. Berikut beberapa respon dan komentar-komentarnya:

  1. balung gereh lik..!!..hiiiiiii [bahasa Jawa yang terjemahnya ‘duri ikan’]
  2. 0p0 iyo?
  3. mosok??? Jgn2 ilmu dr H*I?? Aq kyk’e prnh dnger… wallahu a’lam..
  4. jo gtu,kakaku kerja dpajak insy slalu di jalanny ALLAH
  5. hati-hati dalam menjudge pekerjaan seseorang lho, bahwa itu masuk neraka…

Selanjutnya, muncullah diskusi-diskusi kecil tentang pernyataan pada status tersebut. Rata-rata pertanyaan yang muncul adalah Kok bisa?

Aku pun juga bertanya-tanya darimana pernyataan tersebut berasal sampai-sampai seorang petugas Pajak disebut sebagai penghuni neraka. Jangan-jangan ini hanya pernyataan dari seseorang tokoh yang tidak suka dengan Kantor Pajak, Gayus, atau oknum-oknum Pajak.

Selidik punya selidik, pernyataan tersebut ternyata berasal dari ucapan Rasulullah SAW. Bagi orang muslim, ucapan Rasulullah SAW atau yang lebih sering disebut dengan sabda Rasul atau hadis adalah merupakan salah satu diantara 2 (dua) sumber panduan hidup utama. Lantas bagaimanakah ucapan beliau ? Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: