Silaturrahmi Kepada Dokter Amin

Dokter Amin Romas

Dokter Amin Romas

Silaturrahmi Kepada Dokter Amin

Dokter Amin Romas adalah seorang dokter yang juga memiliki jasa yang besar bagi keluarga kami, khususnya ayahku. Sewaktu ayahku masih kuliah di IKIP Surakarta (sekarang menjadi UNS), ayah diberikan kesempatan bekerja membantu dokter Amin Romas menjalankan praktek di klinik rumahnya. Puluhan bahkan ratusan kali aku sakit (dan keluargaku tentu saja) tidak pernah diminta serupiah pun ongkos periksa oleh beliau. Bahkan terkadang, kami justru diberikan obatnya sekalian jika sekiranya sakit yang kami derita hanya sakit-sakit biasa. Ringkasnya, jasa dan kebaikan dokter Amin Romas kepada keluarga kami tak terhitung banyaknya. Baca lebih lanjut

Iklan

Pentingnya Silaturahim

Alkisah, ada seorang ibu bernama Maria. Suatu saat Maria mendatangi rumah sakit Islam Surakarta (YARSIS) untuk menjenguk putranya yang tengah tergolek di salah satu bangsal rumah sakit ini. Dalam suatu kesempatan, Maria bertemu dengan saudara kandungnya, Marta namanya. Timbullah dialog kecil karena ‘kebetulan’ tersebut.

Lho, mbak. Kok jauh-jauh ke Solo dari Jakarta ini dalam rangka apa? Dan kok mampir ke rumah sakit, memangnya mau menjenguk siapa?” tanya Maria kepada Marta setelah salaman dan berpelukan karena secara kebetulan dipertemukan di Rumah Sakit Islam Surakarta (YARSIS).

Ini dek, saya mau nengok anak saya sendiri. Di ruang Al Qomar. Lha sampeyan sendiri nengok siapa ke sini, dek?” jawab Marta dan sekaligus berbalik Tanya kepada Maria.

Sama mbak. Saya kesini mau besuk anak saya juga. Di ruang Al Qomar juga? Sama dong dengan saya mbak. Ya sudah. Monggo bareng saja ke sana. Siapa tahu kamarnya bersebalahan.” Ujar Maria.

Ngomong-ngomong putera mbak Marta kenapa kok sampai masuk rumah sakit.” tanya Maria menambahkan.

Saya sendiri juga tidak tahu. Katanya berkelahi dengan temannya di pondok.” Jawab Marta.

Beberapa saat kemudian, kedua saudara dekat tersebut sampai di ruangan Al Qomar. Ternyata, kebetulan kembali terulang. Anak masing-masing keduanya ternyata berada dalam satu ruangan di ruang Al Qomar. Selidik punya selidik dan setelah saling bercerita, masing-masing anak kedua saudara tersebut ternyata merupakan korban perkelahian yang karena cukup parahnya sampai membuat kedua anak tersebut dirawat inap di rumah sakit. Baca lebih lanjut

Keteladanan & Keikhlasan Kyai Jaman Dahulu

Rumah Kediaman Dokter Amin

Rumah Kediaman Dokter Amin

Keikhlasan Kyai Jaman Dulu

Beberapa hari silam, tepatnya saat silaturahmi ba’da Sholat Idul Fitri di Kauman – Solo, ada sebuah pelajaran penting yang bisa kuperoleh dari hasil keliling silaturahmi itu. Saat itu, aku dan keluarga (ayah, ibu, dan adikku) berkunjung ke rumah dr. Amin Romas.

Dokter Amin Romas adalah dokter langganan ku dan keluarga ku saat kami masih tinggal di Kauman-Solo. Dokter Amin, demikian aku biasa memangilnya sejak kecil sampai sekarang. Dulu, saat ayahku masih joko alias bujang dan belum menikah, pernah bekerja paruh waktu di rumah Dokter Amin untuk membiayai kebutuhan kuliahnya, adik-adiknya, dan tentu saja ayahku sendiri. Dari membantu Dokter Amin inilah ayahku sedikit banyak mengetahui jenis-jenis obat-obatan medis yang kemudian banyak bermanfaat baikk bagi beliau sendiri, keluarganya, dan orang-orang di sekitarnya. Oleh karena latar belakang ayahku itulah, keluarga ku benar-benar menghormati keluarga Dokter Amin. Silaturahmi minimal setahun sekali adalah salah satu bentuk penghormatan kami kepada beliau dan seluruh keluarga beliau. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: