Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Dengan Opium

Candu dan Opium dalam Revolusi Indonesia

Sambil menunggu istri kontrol dokter di RS. PKU Muhammadiyah Surakarta selama lebih dari 3 jam, saya membaca buku Opium dan Revolusi: Perdagangan dan Penggunaan Candu di Surakarta Masa Revolusi (1945-1950). Buku selesai dibaca selepas isya’ sekira pukul 20.30 WIB. Secara singkat, kesimpulan umum yang dapat saya tarik dari membaca buku ini adalah besarnya peran opium/candu dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di masa pergolakan revolusi (1945-1950).

tanggal 8 Maret 1948, Kementerian Keuangan menyurati Kementerian Pertahanan untuk meminta kepolisian agar membantu memperdagangkan candu yang akan digunakan untuk delegasi Indonesia ke luar negeri, delegasi Indonesia di Jakarta dan membayar pegawai-pegawai RI – Djogdja Documenten no.230 ANRI Baca lebih lanjut

Iklan

Let’s Read !!!

Hidup Tanpa Membaca Adalah Hampa

Hidup Tanpa Membaca Adalah Hampa

Let’s Read !!!

Membaca adalah sebuah aktivitas yang sangat positif bagi pengembangan pribadi dan karakter diri. Melalui membaca, manusia berpotensi menjadi tahu atas segala sesuatu yang belum dan tidak diketahui sebelumnya. Tak ada manusia di dunia ini dari sejak zaman Adam hingga saat ini bahkan sampai nanti di hari kiamat mampu pandai tanpa melalui proses membaca. Oleh karena itulah, aku berusaha mempertahankan salah satu hobiku selama ini, membaca.

Membaca merupakan kegiatan yang sangat diistimewakan dan dijunjung tinggi dalam agama dan keyakinanku, Dinul Islam. Begitu istimewanya, kalimat Allah yang pertama kali turun kepada Muhammad SAW sebagai wahyu adalah “Iqra’” yang memiliki arti “Bacalah!”. Baca lebih lanjut

Perkembangan Proyek Kisah Ikhwan – Akhwat Jatuh Cinta

Kepada seluruh peserta yang lolos proyek antologi Kisah Nyata Ikhwan – Akhwat Jatuh Cinta
di mana pun berada
di Bumi Allah.

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Sehubungan dengan lolosnya tulisan antum semuanya, bukan berarti tugas kita selesai begitu saja. Ada beberapa hal dan banyak hal yang masih harus kita kerjakan demi menciptakan sebuah karya yang baik dan sempurna (meskipun kesempurnaan hanya milik Allah SWT). Masih banyak karya-karya kawan-kawan semuanya yang masih perlu pendalaman penulisan. Hal ini diperoleh setelah diskusi kecil (basa-basi) dengan beberapa kawan yang aktif di dunia penerbitan. Lebih dari itu, kita masih perlu adakan juga proses editing bahasa yang disesuaikan dengan EYD sebelum kita ajukan ke penerbit.

Oleh karena hal tersebut di atas, mohon kiranya kawan-kawan dapat memperdalam lebih lanjut lagi atas karya yang telah dinyatakan lolos. Proses ini kami harapkan dapat dilakukan oleh penulis sendiri agar karyanya tetap original sesuai aslinya dan tidak melenceng dari faktualnya. Kami harap kawan-kawan meninggalkan ID Yahoo (YM) atau berkenan untuk nge-add saya di ahmedfikreatif@yahoo.com demi kelancaran komunikasi diantara kita.

Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih dan mohon maklum serta maafnya. Jazakumullah khairan katsira.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

 

NB: Proses yang akan kita tempuh:

  1. Editing naskah secara materialisme
  2. Editing naskah secara bahasa
  3. Penghimpunan Naskah ke dalam satu file
  4. Penawaran kepada penerbit atau beberapa penerbit
  5. Pemilihan penerbit yang paling disepkati untuk dipilih
  6. Penandatangan kontrak dengan penerbit (proses ini juga akan panjang karena mempertimbangkan banyak hal termasuk surat kuasa dari masing-masing penulis dll)

 

Ayo Membaca !!!

[Pamer] Buku Di Kamarku Yang Menghabiskan Uang Sakuku :(

Pamer Buku Di Kamar Yang Menghabiskan Uang Saku 😦

Membaca adalah sebuah aktivitas yang sangat positif bagi pengembangan pribadi dan karakter diri. Melalui membaca, manusia berpotensi menjadi tahu atas segala sesuatu yang belum dan tidak diketahui sebelumnya. Tak ada manusia di dunia ini dari sejak zaman Adam hingga saat ini bahkan sampai nanti di hari kiamat mampu pandai tanpa melalui proses membaca. Oleh karena itulah, aku berusaha mempertahankan salah satu hobiku selama ini, membaca.

Membaca merupakan kegiatan yang sangat diistimewakan dan dijunjung tinggi dalam agama dan keyakinanku, Dinul Islam. Begitu istimewanya, kalimat Allah yang pertama kali turun kepada Muhammad SAW sebagai wahyu adalah “Iqra’” yang memiliki arti “Bacalah!”.

Allah SWT berfirman, ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS Al-Alaq: 1-5). Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: