Pak Dwiatmo, Pejuang PJKA Sejak 1985

image

*PAK DWIATMO, PEJUANG PJKA SEJAK 1985*

Perjalanan naik KA Progo dari Jakarta menuju Yogyakarta semalam (23/11), tak seperti biasanya. Nyaris tak ada sedulur2 PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad), yang terlihat batang hidungnya di Stasiun Pasar Senen. Maklum, hari Rabu malam.

Di antara para penumpang KA Progo relasi Pasar Senen – Lempuyangan berangkat tanggal 23 November 2016, saya bertemu dengan pak Dwiatmo, seorang PJKA senior. Baca lebih lanjut

Iklan

Oktober 215 Tahun Silam, Masjid Al Azhar Dibombardir Pasukan Napoleon

Tanggal 21 Oktober, 215 tahun silam, Masjid Agung Al Azhar di Kairo, Mesir, dibombardir oleh Napoleon Bonaparte. Tak kurang dari 5.000 umat Islam Mesir dibantai. Masjid Al Azhar pun porak poranda mengalami kerusakan parah. Ribuan umat Islam berguguran.

*** Baca lebih lanjut

Pendiri Universitas Tertua di Dunia Seorang Wanita Muslimah?

Universitas Qairuwan

Universitas Qairuwan

Dunia boleh terpana dengan kewibawaan dan gengsi kampus-kampus besar di dunia seperti Harvard, Oxford, atau Al Azhar. Saat ini kampus itu boleh dibilang merupakan kampus-kampus populer di seantero jagad. Namun kampus populer bukan berarti kampus tertua. Meskipun kampus-kampus itu saat ini terkenal, namun bukan dari situ pendidikan tinggi bermula. Mereka memang termasuk kampus-kampus tua di dunia, tapi bukanlah kampus yang pertama.

Menurut collegestats.org, kampus yang pertama kali didirikan di dunia ini adalah Universitas Al Karaouine (Al-Qarawiyyin). Menurut situs tersebut, kampus Al-Qarawiyyin didirikan pada tahun 859 M di kota Fes, Maroko. Hebatnya, pendirinya seorang wanita muslimah bernama Fatima Al Fihri.

Baca lebih lanjut

Pertemuan Mengesankan Dengan Doktor Alumni Al Azhar University

Selasa, 12 Agustus 2008, pagi hari, aku teringat ada janji dengan seseorang. Namanya DR. Ahmad Zain an Najah, seorang Doktor Syariah Lulusan Al Azhar University (blog lama beliau beralamat di sini sedangkan website baru beliau bisa klik di sini). Setelah bangun, mandi, gosok gigi, sekitar pukul 08.00 WIB, aku kirim sms ke nomor orang yang akan aku temui tersebut.

”Assalamu’alaikum, sebaiknya saya harus datang ke Mahad pukul berapa yang pas dengan waktu luang antum? Dari M. Zulfikri – Mahasiswa FH UNS Solo.” demikian kurang lebih isi sms yang aku kirim.

Jawaban dari sms yang kutunggu tak kunjung datang. Kurasa beliau sedang sibuk barangkali, karena sebenarnya kedatangannya ke Solo adalah untuk menguji mahasantri Ma’had Aly An Nur Surakarta (aku bingung menggunakan istilah yang tepat untuk menyebut santri-santri yang mencari ilmu di Ma’had Aly – semacam pesantren tingggi, apakah mahasiswa atau mahasantri). Karena tak kunjung dijawab, kuputuskan untuk segera berangkat saja menuju Ma’had Aly An Nur yang dimaksud. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: