Supermi, Mie Instan Pertama di Indonesia & Sejarah Industri Mie Instan

Supermi merupakan produk sekaligus merk mie instan pertama yang diproduksi di Indonesia pada tahun 1968. Merk Supermie pertama kali diproduksi oleh PT. Lima Satu Sankyu (selanjutnya berganti nama menjadi PT Supermi Indonesia).

Dua tahun kemudian, pada tahun 1970, pasar mie instan diramaikan dengan berdirinya PT. Sanmaru Food Manufacturing, salah satu anak perusahaan Jangkar Jati Group yang memproduksi mie instan merk Indomie. Selanjutnya, Salim Group melalui PT. Sarimi Asli Jaya tak ingin ketinggalan dengan memproduksi mie instan merk Sarimi di tahun 1982. Baca lebih lanjut

Perginya Sang Pujangga Patah Hati, Didi Kempot

Sekitar pukul 08.00 WIB, terlintas kabar musisi besar Solo, Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu. Saya mengkonfirmasi kabar berita itu kepada salah seorang kawan yang bekerja di rumah sakit kawasan Purwosari, Solo. Kawan membenarkan berita meninggalnya Sang Godfather of Broken Hearth itu.

“Ngga tahu (sakitnya apa), dalam perjalanan ke IGD udah ngga ada,” katanya melalui pesan singkat di WhatsApp.

Musisi legendaris kelahiran Surakarta, pada 18 Ramadhan 1386 H itu menghembuskan nafas terakhir juga di bulan Ramadhan, tepatnya pada hari Selasa, 12 Ramadhan 1441 atau bertepatan dengan tanggal 5 Mei 2020 pada usia 55 tahun hijriyah atau 53 tahun masehi. Baca lebih lanjut

9 Ramadhan Hari Kemerdekaan

Pada tanggal 9 Ramadhan ini, mari kita syukuri deklarasi kemerdekaan bangsa Indonesia 77 tahun silam melalui pembacaan proklamasi pada 9 Ramadhan 1364 H di tengah bulan yang diberkahi Allah ta’ala. #Merdeka

Saat Anak STM Melawan


Gelombang demonstrasi di bulan September 2019 dikejutkan dengan kehadiran spontan anak-anak STM dari berbagai arah. Kehadiran para pelajar itu menarik perhatian netizen +62 hingga menjadi trending topic organik (bukan tagar) di Twitter. Baca lebih lanjut

Jakarta Has Fallen

Terputusnya aliran listrik di DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, dan Banten pada Sabtu (3/8) selama lebih dari 10 jam melumpuhkan berbagai pelayanan publik & kegiatan ekonomi. Bermula dari gangguan SUTET Ungaran-Pemalang pada pukul 11:45 WIB, kerusakan merembet jaringan listrik lain. Pukul 11:48, Jabar, DKI, dan Banten off.

Baca lebih lanjut

19 Desember 1948, Latar Belakang Hari Bela Negara

Tanggal 19 Desember 1948 pada waktu subuh, militer Belanda melakukan serangan ke semua wilayah Republik Indonesia (RI) di Jawa dan Sumatera, termasuk ke Yogyakarta, ibukota RI pada saat itu. Sejarah Indonesia mengenal peristiwa ini sebagai Agresi Militer Belanda II sedangkan Belanda menamakan serangan ini sebagai “Aksi Polisional”. Agresi Militer Belanda ini menegaskan pelanggaran Belanda atas Persetujuan Renville. Dalam waktu singkat, ibukota Republik Indonesia Yogyakarta jatuh. Baca lebih lanjut

Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Dengan Opium

Candu dan Opium dalam Revolusi Indonesia

Sambil menunggu istri kontrol dokter di RS. PKU Muhammadiyah Surakarta selama lebih dari 3 jam, saya membaca buku Opium dan Revolusi: Perdagangan dan Penggunaan Candu di Surakarta Masa Revolusi (1945-1950). Buku selesai dibaca selepas isya’ sekira pukul 20.30 WIB. Secara singkat, kesimpulan umum yang dapat saya tarik dari membaca buku ini adalah besarnya peran opium/candu dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di masa pergolakan revolusi (1945-1950).

tanggal 8 Maret 1948, Kementerian Keuangan menyurati Kementerian Pertahanan untuk meminta kepolisian agar membantu memperdagangkan candu yang akan digunakan untuk delegasi Indonesia ke luar negeri, delegasi Indonesia di Jakarta dan membayar pegawai-pegawai RI – Djogdja Documenten no.230 ANRI Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: