5 Manfaat Permainan Puzzle Bagi Anak


 

Menurut psikolog parenting Dr Istar Schwager, permainan puzzle secara tak sadar dapat mengembangkan lima keterampilan khusus bagi anak-anak. Keterampilan tersebut berguna untuknya di sekolah dan bahkan kehidupan dewasanya kelak. Berbekal itulah kemudian saya dan istri mencoba memberikan puzzle kepada putri kami yang hampir berusia 2 tahun. Setelah melihat dan otak atik beberapa menit, ternyata ia berhasil menyelesaikan puzzle sederhana itu. Selanjutnya ia membongkar dan memasang kembali puzzle itu hingga bosan.

Dikutip dari Republika, Dr Istar Schwager menyebut manfaat permainan puzzle bagi anak-anak antara lain adalah:

  1. Melihat kesamaan
    Kegiatan menyamakan membantu anak melihat kesamaan. Ini memungkinkan mereka melakukan generalisasi. Mereka belajar bahwa sesuatu bisa dikelompokkan ke dalam kategori-kategori.
  2. Melihat perbedaan
    Melihatan perbedaan termasuk kemampuan kognitif dasar. Ketika anak mengenali bahwa satu keping puzzle tak cocok atau terlalu besar, mereka sedang melihat apa yang masuk atau tak masuk ke dalam sebuah kategori. Keterampilan ini penting ketika anak kelak belajar membaca. Saat di mana ia perlu melihat perbedaan tipis bentuk huruf seperti a d dan a b, i j dan j i.
  3. Mengurutkan
    Membuat urutan tak selalu mudah. Anak-anak yang masih kecil baru mulai tahu nama hari dalam seminggu atau halaman buku itu ternyata berurutan. Kegiatan menghubungkan titik-titik merupakan latihan yang baik. Jika mengurutkan titik sesuai urutan angka atau huruf, gambar pun akan muncul.
  4. Mengingat
    Banyak puzzle dan kegiatan lain melibatkan ingatan. Menyelesaikan puzzle mendorong anak untuk mempertahankan gambaran dalam ingatan mereka. Misalnya, mana ya kepingan biru yang harusnya mengisi gambar rumah ini?
  5. Melihat pola
    Melihat sebuah pola membantu anak memprediksi dan mengantisipasi apa yang terjadi selanjutnya. Kemampuan mengenali dan membuat pola penting dalam matematika, membaca, dan sains. Game dan puzzle mengikuti pola-pola yang berulang. Pengulangan itu bisa membangun kepercayaan diri pada anak. Anak jadi tahu apa yang bisa diharapkannya.

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS. an-Nisa’ : 9)

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Jika Anda merasa website ini bermanfaat, mohon doakan supaya Allah mengampuni seluruh dosa-dosa kami, dosa keluarga kami, dan memanjangkan umur kami dalam ketakwaan kepada-Nya. Mohon doakan juga supaya Allah selalu memberi kami rezeki yang halal, melimpah, mudah, dan berkah, penuh kesehatan dan waktu luang, supaya kami dapat memperbanyak amal shalih dengannya sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya [sesama muslim] tanpa sepengetahuan saudaranya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”(Hadits Shahih, Riwayat Muslim No. 4912)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: