Kentongan


kentongan

Di #Solo, ini disebut #Kentongan. #Kentongan model seperti ini biasa dijumpai di sejumlah #masjid atau #langgar. Tingginya sekitar 170-200 cm dengan diameter sekitar 40 cm. #Kentongan terbuat dari kayu besar yang dilobangi bagian tengahnya supaya menghasilkan suara yg nyaring.

#Kentongan di #masjid atau #langgar dahulu digunakan sbg penanda masuk waktu shalat sebelum sang #Muazin mengumandangkan azan. Disebut #Kentongan krn suara yang keluar dari alat ini kalau dipukul dengan kayu menghasilkan bunyi ” _tong_ , _tong_ , _tong_ ” yang menurut sebagian kalangan di-falsafahi dengan makna “hai para manusia, masjidnya masih _kothong_ alias kosong“.

#Kentongan ini saya jumpai di Masjidurrosyad, Setabelan, #Solo

Iklan

Satu Tanggapan

  1. biasanya kalau masjid2 NU ada beginiannya ya om, sama seperti jaman saya di pantura dulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: