Pejuang Subuh Masjid Ar Rohmah Windan Baru Kartasura


wp-1451692820996.jpeg

Ini merupakan pemandangan shalat subuh di masjid Ar Rohmah, Windan Baru, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo pada Sabtu (2/1/2016). Ada sekitar 60 orang jamaah pria dan wanita yang mengikuti shalat subuh berjamaah. Totalnya ada 4 shaff (baris). Daya tampung masjid ini secara total termasuk di serambinya sekitar 130 orang.

Jumlah 50 orang pada jamaah shalat subuh berjamaah di masjid Ar Rohmah ini tergolong banyak mengingat jumlah warga di lingkungan masjid ini juga tidak banyak. Belum lagi, jarak masjid Ar Rohmah dengan masjid terdekat hanya sekitar 200 meter. Ada dua masjid lain yang berjarak 200 meter dari masjid Ar Rohmah.

Saya sendiri juga heran kenapa ada banyak masjid dalam satu kampung. Saya menduga, karena kapasitas daya tampung masjid Ar Rohmah ini sudah tak mampu menampung jumlah jamaah shalat wajib sehari-harinya sehingga kemudian dibangun 2 masjid untuk menampung umat Islam yang hendak menunaikan shalat berjamaah.

Sebelum ada 2 masjid baru, masjid Ar Rohmah memang selalu dipenuhi jamaah shalat. Tak hanya shalat maghrib atau isya’, bahkan shalat subuh pun seringkali meluber hingga menempati serambi masjid. Tapi semenjak ada dua masjid baru, jumlah jamaah masjid Ar Rohmah sedikit turun.

wp-1451697912202.jpeg

Prasasti Masjid Ar Rohmah

Masjid Ar Rohmah dibangun dan difungsikan sebagai tempat ibadah sekitar tahun 1993. Pembangunan masjid ini dibiayai oleh sumbangan dari umat Islam dan mendapatkan bantuan dari Rumah Zakat Kuwait yang diusahakan oleh pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Arsitektur masjid dirancang oleh Ir. Hendri yang telah dikenal sebagai salah satu insinyur yang merancang tempat ibadah dan pondok pesantren di Surakarta dan sekitarnya.

wp-1451686639712.jpeg

“Barangsiapa yang shalat  Isya’ berjamaah maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan Barngsiapa shalat Subuh berjamaah (atau dengan shalat Isya’ seperti yang tertera dalam hadits Abu Dawud dan Tirmidzi) maka seakan-akan dia telah melaksanakan shalt malam satu malam penuh”. (HR. Muslim)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya sholat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat Isya’ dan sholat subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya meskipun dengan merangkak. Sungguh aku ingin menyuruh untuk melaksanakan sholat, lalu sholat itu ditegakkan, lalu aku perintahkan seseorang untuk mengimami sholat bersama orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu bakar yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri sholat jamaah, sehingga aku bakar rumah mereka”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya dua shalat ini (Subuh dan Isya’) adalah shalat  yang paling berat bagi orang munafik. Sesungguhnya, apabila mereka mengetahui apa yang ada dalam shalat Subuh dan Isya’, maka mereka akan mendatanginya,  sekalipun dengan merangkak”.   (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

Semoga kita semua dimudahkan Allah SWT untuk membuka kelopak mata saat waktu subuh tiba dan meringankan badan serta kaki kita bergegas menuju masjid untuk menunaikan shalat bersama umat Islam lainnya. Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: