#PraySalimKancil


#PraySalimKancil

Innalillahi wa inna ilaihi rajun. Telah meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2015, seorang warga Lumajang bernama Salim Kancil (46). Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu.

Sebelum tewas, Salim dipukul dengan batu dan balok kayu, serta sempat disetrum dan digergaji oleh 40-an preman yang datang menyerbu rumahnya, pada Sabtu (26/9), saat Salim sedang menggendong cucunya yang berusia 5 tahun.

Para preman kemudian menyeret Salim dan membawanya menuju Balai Desa Selok Awar-Awar yang berjarak 2 kilometer dari rumahnya. Sepanjang perjalanan menuju Balai Desa, gerombolan ini terus menghajar Salim dengan senjata-senjata yang mereka bawa, disaksikan warga yang ketakutan dengan aksi ini.

Di Balai Desa, tanpa mengindahkan masih ada banyak anak-anak yang sedang mengikuti pelajaran di PAUD, gerombolan ini menyeret Salim masuk dan terus menghajarnya.

Di Balai desa, para preman sudah menyiapkan alat setrum untuk menyetrum Salim berkali-kali. Mereka juga membawa gergaji untuk menggorok leher Salim. Namun, upaya mereka seolah tidak melemahkan Salim.

Melihat kenyataan Salim masih sehat, dalam keadaan balai desa yang masih ramai, gerombolan preman membawa Salim yang masih dalam keadaan terikat melewati jalan kampung menuju arah makam yang lebih sepi.

Di tempat ini mereka menyerang Salim dengan berbagai senjata yang mereka bawa. Baru setelah gerombolan ini memakai batu untuk memukul, Salim ambruk ke tanah. Mereka kemudian memukulkan batu berkali-kali ke kepala Salim. Di tempat inilah kemudian Salim meninggal dengan posisi tertelungkup dengan kayu dan batu berserakan di sekitarnya.

Sumber:

Kronologi Pembunuhan Salim Kancil, Republika, akses 29 September 2015 pukul 10.00 WIB

Tersangka Pembunuh Salim Kancil: Kami Kesal Mereka Demo, akses 29 September 2015 pukul 13.30 WIB

Sosok Petani Salim Kancil yang Haknya Dirampas, akses 29 September 2015 pukul 13.30 WIB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: