Efek Banjir, Rilis Twitter KAI Bikin Bingung & Justru Menyesatkan


Rilis resmi KAI di Twitter yang menyesatkan

Rilis resmi KAI di Twitter yang menyesatkan

Seorang penumpang nampak pasang muka bersungut-sungut keluar dari Stasiun Gondangdia, Jakarta, Selasa (10/02). Wajahnya jelas menampakkan kekecewaan dan kekesalan. Cara berjalannya juga sangat jelas mengekpresikan rasa capek. Wajar, ia ngga jadi pulang ke rumahnya di Cikampek menemui istrinya. Semua karena kebijakan PT. KAI terkait banjir di Jakarta yang dirilis melalui Twitter (lihat gambar) ternyata justru menyesatkan para penumpang.

Syahdan, Bagas (31) membaca rilis dari akun Twitter resmi PT KAI Selasa siang (10/02). “#SahabatKAI, untuk jadwal hari ini, perjalanan KA Lokal tujuan Cikampek-Purwakarta, pemberangkatannya bisa dari St. Jatinegara #KAIupdate,” tulis akun PT. KAI @KAI121. Membaca rilis tersebut, ia memutuskan menuju Stasiun Jatinegara seusai jam pulang kantor. Ia naik Commuter Line dari Stasiun Gondangia.

Sampai di Stasiun Jatinegara, ia bertanya kepada petugas setempat mengenai perjalanan KA Lokal Cikampek-Purwakarta. “Mas, KA Lokal Cikampek berhenti di sini khan?” tanya Bagas.

“Iya mas,” jawab petugas

“Tapi kami tak menjual tiketnya mas,” tambah si petugas.

“Lho kok bisa?” tanya Bagas kaget keheranan.

“Saya juga ngga tahu mas. Saya sendiri juga bingung. Saya sih tahu kalau hari ini kereta Cikampek berhenti di Jatinegara. Tapi saya ngga tahu penjualan tiketnya,” jawab si petugas tiket. Petugas tahu kalau kereta Cikampek khusus hari ini (karena banjir) berhenti di Pasar Senen dan Jatinegara. Namun, ia tak tahu apakah di Pasar Senen juga menjual tiketnya.

Memperoleh jawaban seperti itu dari petugas loket di Stasiun Jatinegara, Bagas memutuskan ke Stasiun Kota. Stasiun Kota merupakan stasiun pemberangkatan reguler kereta lokal Cikampek/Purwakarta. Di Stasiun Kota pun jawabannya sama. Tiket KA local Cikampek/Purwakarta tak dijual di stasiun ini. Menurut keterangan petugas di Stasiun Kota, ia membenarkan KA Lokal Cikampek/Purwakarta berhenti di Pasar Senen dan Jatinegara, namun pembelian tiketnya hanya bisa dilayani di Stasiun Kemayoran. Lucu khan?

Mendengar cerita Bagas, saya berkesimpulan tak ada koordinasi antara pihak-pihak di internal PT. KAI. Bagaimana bisa kereta berhenti di sebuah stasiun tetapi di stasiun itu tiketnya tidak dijual. Lalu buat apa dia berhenti di stasiun itu? Diharapkan, ada koordinasi lah diantara internal PT. KAI agar rilis-rilis yang dikeluarkan dapat memberi kemudahan, bukan justu bikin bingung dan menyesatkan.

Iklan

3 Tanggapan

  1. mantap mas infonya ini, jadi bisa lebih mengetahui tentang dunia ini 🙂 , Adymn

  2. Wah kalau sesat mending gausah twitteran.

  3. wah wah yang jualan tiketnya dimana itu -_-
    penipuan ini mah haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: