Plat Nomor Unik Mobil Dirut PT. RNI Ismed Hasan Putro


Mobil Ismed Hasan Putro (Direktur Utama PT. Rajawali Nusantara)

Mobil Ismed Hasan Putro (Direktur Utama PT. Rajawali Nusantara Indonesia)

Sebuah mobil yang terparkir di depan loby Gedung PT. Rajawali Nusantara Indonesia menarik perhatian saya pada Jumat (19/12). Bukan karena mobilnya. Tapi karena plat nomornya. D 15 MED. Plat nomor itu dapat dibaca ISMED. Ismed adalah nama panggilan Direktur Utama PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), salah satu BUMN Holding yang bergerak di banyak bidang.

Nama lengkapnya Ismed Hasan Putro. Bila dilihat dari namanya, sepertinya nama ayahnya Hasan. :). Menurut Okezone, Ismed merupakan lulusan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) -sekarang berganti nama Universitas Islam Negeri (UIN) di Ciputat, Tangerang Selatan. Selepas dari IAIN, ia melanjutkan kuliah ke Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI).

Awal karir pria kelahiran Palembang, 15 Januari 1964 ini dimulai dengan pertemuannya dengan Direktur Kompas, Widodo. Widodo mengajaknya bergabung sebagai lembaga peneliti bersama enam orang anak-anak UI, dari Fisip dan Sastra. Mereka ditempatkan sebagai tenaga peneliti di Litbang Kompas selama dua tahun,

Setelah berada di Litbang Kompas selama kurang lebih dua tahun, Ismed ditawari bergabung dengan Jawa Pos Group oleh redaktur pelaksana Jawa Pos. Di sinilah dia bertemu dengan petinggi Jawa Pos Dahlan Iskan dan menjalin hubungan akrab. Dari Dahlan Iskan, Dirut yang lebih suka memakai sepatu sport ini belajar berbisnis.

Peruntungan Ismed sebagai pebisnis dimulai dengan keinginannya membuat sebuah jalan tol di Surabaya. Dengan membuat sebuah perusahaan bernama PT Jaya Makmur Konstruksindo, ia mengajak Kostrad untuk bekerjasama dengan Jawa Pos. Sayangnya mimpi di masa orde baru itu tidak jalan karena keburu ada reformasi. Demikian sebagaimana dituturkannya kepada Okezone.

Mimpinya kandas, dia melakukan kerjasama bisnis dengan pengusaha Setiawan Djodi untuk mengembangkan perkebunan jati. Lagi-lagi bisnisnya tak dapat bertahan lama. Dia akhirnya harus mengundurkan diri dan beralih dengan mengembangkan bisnis gula, menjadi importir.

Saat menapaki karir di bisnis gula, entah atas perhitungan apa, ia diajak Kemenetrian BUMN untuk menjadi anggota Komite Kebijakan Publik di Kementerian BUMN. Setelah menjadi anggota Komite Kebijakan Publik di Kementerian BUMN, pada 2008 dia kembali diajak oleh Teddy Jo untuk menjadi Komisaris di salah satu BUMN yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Pada 1 Maret 2012, Ismed menjabat sebagai Direktur Utama PT RNI.

Ismed Hasan Putro juga aktif di berbagai organisasi profesi, sebagai Ketua Umum Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) dan juga sebagai Ketua Masyarakat Profesional Madani (MPM).

Ismed Hasan Putro (sumber: Tribunnews)

Ismed Hasan Putro (sumber: Tribunnews)

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: