Perlengkapan Minimal Pejuang PJKA


image

PJKA di sini bukan kependekan dari Perusahaan Jawatan Kereta Api yang merupakan cikal bakal keberadaan PT. KAI sekarang ini. PJKA yang saya maksud di sini adalah Pulang Jumat Kembali Ahad. PJKA merupakan akronim sebutan bagi para pelaju pekanan yang secara rutin pulang ke kampung asal setiap akhir pekan.

Sebagai alat kelengkapan melaju setiap pekannya, para Pejuang PJKA biasa membawa beberapa perlengkapan ‘perang’. Diantara perlengkapan perang yang biasanya dibawa Pejuang PJKA seperti yang nampak di gambar di atas, yaitu matras atau tempat alas tidur dan bantal kecil.

Matras digunakan sebagai alas tidur. Seringkali dalam beberapa kasus juga dijadikan sebagai alas shalat di perjalanan. Perlengkapan substitusi matras biasa diganti dengan koran, kardus, atau perlak bayi. Prinsipnya adalah alas untuk tempat tidur di lantai gerbong kereta yang praktis dibawa.

Bantal juga bagian dari perlengkapan penting yang harus dibawa Pejuang PJKA untuk kebutuhan kenyamanan saat tidur.

Perlengkapan lainnya sebagai penambah kenyamanan antara lain jaket sebagai penghangat badan dari serangan dinginnya AC, masker atau saputangan penutup hidung melindungi pernafasan, dan slayer atau model kain sejenisnya untuk menutup mata dari lampu dan kepala dari dingin AC.

Jika perlengkapan-perlengkapan itu sudah saya bawa, insya Allah perjalanan semalam Jakarta-Solo PP dengan naik kereta ekonomi terasa lebih nyaman seperti sekedar pindah ruang tidur saja.

Lain waktu, kita bicarakan lebih dalam tentang para pejuang PJKA ini. Silakan tnggu postingan berikutnya!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: