Ujang Melepas Status Duda #OfficeMate


Ujang Kawin Lagi

Ujang Kawin Lagi

Ujang Melepas Status Duda #OfficeMate

Jumat 5 Desember 2014, salah seorang pegawai kebersihan (rekan-rekan kantor menyebutnya anak cleaning atau office boy atau OB) yang membantu pekerjaan di ruanganku menikah. Pernikahannya ini bukan yang pertama. Sebelumnya ia duda dengan dua anak. Setelah sekitar 1 tahun menduda, ia berhasil kembali menyunting gadis Depok umur 22 tahun.

Kami tak tahu nama asli rekan OB kami ini, Namun sejak masuk kerja di kantor, saya memanggilnya Ujang, sebagaimana kawan-kawan kerja saya memanggil. Katanya, panggilan Ujang pada dasarnya merupakan panggilan sayang kepada seorang anak laki-laki di tanah Sunda.

Salah seorang rekan kantor yang sudah bekerja lebih dari 30 tahun bilang, Ujang sudah kerja di lingkup kantor lebih dari 15 tahun. Walaupun sudah lama, tapi perusahaan belum menampakkaan adanya niatan mengangkatnya sebagai karyawan. Entah kenapa alasan perusahaan.

Awal mula kerja di ligkungan kantor, Ujang kerja ikut di kantin. Pada saat itu, kantin merupakan bagian yang tak terpisah dari perusahaan. Karyawan perusahaan makan siang di kantin bersama dan ditanggung biayanya oleh perusahaan. Sekian tahun ia bekerja di kantin, ia direkrut menjadi petugas kebersihan (cleaning atau OB). Pindahnya Ujang menjadi OB merupakan promosi yang positif, pada saat itu.

Sayangnya karirnya seperti mentok sebagai OB. Saat kawan-kawan seangkatannya sudah naik kelas menjadi petugas pesuruh yang secara administratif berada di bawah struktur Koperasi, bahkan ada yang sudah terangkat masuk sebagai karyawan honorer di bawah struktur perusahaan, ia lagi-lagi masih menjadi OB. Sampai saat ini, karir terbaiknya hanya sebagai koordinator OB di kantor, di bawah kepala OB yang strukturnya berada di luar perusahaan. OB di kantor saya bersifat outsourcing.

Walau karir bekerjanya nampak tak sukses, lain lagi dengan karirnya dalam mengembangkan usaha. Bisnisnya di kampungnya, Cianjur, tak bisa dibilang sedikit. Di Cianjur, ia membuka rental Playstation, counter HP, dan warung kelontong. Pulang mudik dua pekan sekali, ia juga biasa membawa dagangan pesenan dari orang-orang di kampungnya dan mencari sedikit tambahan keuntungan. Dari beberapa info, ia juga membuka usaha kredit. Dari beberapa usahanya, ia mengaku bisa memperoleh keuntungan bersih antara 3-5 juta per bulan. Bila dibandingkan dengan gajinya sebagai OB, nilai pendapatan usahanya jauh di atas. Maklum, sekarang ini gajinya tak lebih dari Rp 1,5 juta per bulan.

Kesuksesan Ujang juga tampak dari tunggangannya. Ia punya 3 motor, Honda Supra, Suzuki Satria, dan Honda GL Pro. Dulu sebelum bercerai dengan istri pertama, Honda Supra dipakai untuk istrinya, Honda GL Pro dipinjamkan kepada abangnya yang kerja di Banyuwangi dan Suzuki Satria ia pakai sendiri pulang pergi dari kosannya di Depok ke kantor di Jakarta Pusat.

Sekitar setahun silam, saya kaget mendengar ia bercerai dengan istri pertamanya yang tinggal di Cianjur. Konon, istrinya yang nyerong karena Ujang hanya pulang ke Cianjur 2 pekan sekali. Kepulangannya yang jarang itu tentu saja juga dikarenakan mengatur kondisi ekonomi dompetnya. Hanya sebatas itu info yang beredar di kantor. Benar tidaknya saya tak tahu.

Kini, setelah setahun menduda, ia berhasil mencuri hati seorang gadis Depok. Ya, masih gadis. Perawan tingting kalau kata orang. Sang istri baru tinggal di Depok. Cukup terjangkau dari Jakarta. Semoga Allah memberkahi pernikahannya.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: