Airin Rachmi Diany, Siapakah Dia?


Airin Rachmi Diany

Airin Rachmi Diany

Airin Rachmi Diany, Siapakah Dia?

Google Trend dalam sepekan terakhir (2 – 9 Oktober 2013) mencatat ada 7 kata kunci (keyword) pencarian yang mendominasi situsnya. Ada beberapa kata kunci yang banyak dicari orang-orang di Indonesia melalui situs mesin pencari Google Indonesia, yaitu kata: Airin Rachmi Diany, Ratu Atut, Akil Mochtar, Adjie Pangestu, Nikita Mirzani, narutobleachlover, dan samsung galaxy core.

Ketiga nama teratas yang menghiasi Google Trend itu sebelumnya tidak saya kenal. Lagi-lagi karena media yang melakukan repetisi atas tayangan-tayangan tentang mereka, sedikit banyak saya mulai tahu siapa mereka. Meskipun lebih banyak sisi negatifnya daripada sisi positif ketiga nama teratas. Siapakah mereka?

Saya mengenal tiga nama di atas sebagai salah seorang tokoh politik sekaligus pejabat yang saat ini tengah tersangkut kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Airin tersangkut karena suaminya, Tubagus Chaeri Wardana menjadi tersangka kasus korupsi di Mahkamah Konstitusi (MK). Setelah media menampilkan koleksi mobil mewah yang dimiliki pasangan suami-istri Tubagus dan Airin di garasi rumahnya, publik pun penasaran. Terdapat belasan mobil mewah yang diparkir, antara lain Lamborghini Gallardo, dua unit Ferrari, Nissan GTR, Lexus, dan Bentley. Cukup membuat saya terhenyak wow… “Kaya sekali.” Selebihnya melalui bantuan media Internet dan Google tentu saja, saya mencoba lebih mengenal ketiga nama di atas.

Nama pertama yang ingin saya telusuri yaitu Airin Rachmi Diany. Airin dalam publikasi identitas namanya menuliskan nama lengkap Hj. Airin Rachmi Diany, SH. MH. Sampai saat ini, ia masih tercatat sebagai Walikota Tangerang periode 2011-2016. Perempuan kelahiran Banjar, 28 Agusus 1976 ini merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung lulus pada tahun 1999. Gelar Magister Hukum dalam program studi Ilmu Hukum Bisnis Unpad berhasil ia selesaikan pada tahun 2005 setelah sebelumnya merampungkan spesialisasi Notariat pada kampus yang sama pada tahun 2002.

Masa kecil dan remaja Airin dihabiskan di Banjar dan Bandung. Bangku sekolah dasar ditempuhnya di SD Negeri Cibodas Banjar, sementara bangku sekolah menengah diselesaikannya di SMP Negeri 5 (1991) dan SMA Negeri 20 Bandung (1994).

Saat menempuh bangku kuliah, ia terpilih sebagai Juara Mojang Parahyangan Bandung (1995) dan Juara Mojang Provinsi Jawa Barat (1995). Kesuksesannya dalam kontes kecantikan digenapkannya di ajang Puteri Indonesia tahun 1996 dimana saat itu ia meraih gelar Putri Favorit dan Putri Pariwisata.

Selepas kuliah dan sebelum terjun ke dunia politik hingga kemudian berhasil menempati posisi sebagai Walikota Tangerang Selatan, ia sempat berkarir sebagai Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Tangerang. Suami Tubagus Chaeri Wardana itu juga terbilang sebagai aktivis sosial. Sebagai buktinya, Airin tercatat sebagai Ketua PMI Tangerang Selatan, Wakil Ketua KPAI daerah Tangsel, Penanggungjawab Relawan Banten Bersatu, Ketua Dewan Penyantun Kaukus Perempuan Peduli Kesehatan Tangsel, Pembina Forum Masyarakat Peduli Pendidian dan Kesehatan Banten.

Setelah menjadi Walikota Tangsel, selama kepemimpinannya, Airin banyak memiliki program kerja yang dekat dengan pemberdayaan perempuan dan kesehatan di wilayah kekuasaannya.

Seorang ibu setengah baya, sebut saja namanya Hanifah, warga yang aktif mengikuti program Posyandu dan Puskesmas, mengaku sangat terkejut atas kasus yang menimpa walikotanya.

Yang saya tahu Airin penampilannya sederhana. Saat rapat dengan kader Posyandu, beliau tidak pernah mengunakan perhiasan berlebihan, bahkan make-up-nya hanya sekadarnya saya,” ujar Hanifah, 50, seperti dilaporkan Bisnis.com.

Tapi cerita lain dialami Bonie, 30, warga Pamulang. Ketika pemilukada putaran kedua, ia didatangi oleh ketua RT di kediamannya. Saat itu Bonie belum memiliki KTP Tangerang Selatan, tetapi diminta oleh ketua RT untuk mencoblos Airin di TPS setempat. Bonie tetap menolak, meskipun dipaksa berkali-kali.

Positif negatif pandangan masyarakat, realitanya Airin beberapa kali memperoleh penghargaan. Tahun 2010, ia meraih Kartini Award. Ia juga memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Generasi Plural dari Forum Pembauran Kebangsaan.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar pernah menyebut Airin Rachmi Diany sebagai contoh kartini baru.

Lain-Lain

Pada saat pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Februari 2011, Airin maju ke pilkada sebagai pasangan No. 4 Airin Rachmy Diani-Benyamin Davnie untuk persaing dengan 3 pasangan lainnya, yaitu No. 1 Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno, No. 2 Rodhiyah Najibhah-Sulaiman Yasin, dan No.3 Arsid-Andre Taulany.

Salah satu kecurangan terjadi di sebuah klaster elite Bumi Serpong Damai (BSD) di mana pemukiman tersebut tidak mendapatkan surat suara dan tak ada TPS (tempat pemungutan suara).

“Satu komplek tak mendapatkan surat undangan pilkada dan tak ada TPS untuk mencoblos,” ujar Rudy, seorang warga BSD.

Padahal, banyak warga BSD yang kurang berkenan untuk memilih pasangan nomor 4 tersebut. Jadi, peluang lawan Airin-Benyamin untuk mendulang suara di pemukiman BSD banyak terjegal karena tidak mendapat alokasi surat suara. Menurut sebuah informasi, Airin Rachmi Diany kini tengah berada di Amerika Serikat untuk menyelesaikan studinya di Harvard University.

Referensi:

http://info-airin.com

http://www.bisnis.com/

http://kompas.com

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

2 Tanggapan

  1. ya ampun pantesan angerang ngga maju2 uangnya di makan pemimpin2nya bukan buat kemajuan rakyatnya :s mobil mewahnya sampe 10 gileeee, sekolah di harvard pula sekarang :””) uangnya cukup banget itu buat borong sekawasan rumah minimalis idaman aku yang depannya danau kaya di http://www.citralakesawangan.com/?p=1405 :”)

  2. waduh.. sampai-sampai yang ga punya ktp dipaksa nyobolos.. udah ketauan belangnya ini mah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: