Siapa Paling Berani?


Siapa Paling Berani?

Katanya, berani adalah modal utama seorang entrepreneur. Kata Mario Teguh dalam salah satu penampilannya, Orang berani adalah orang melakukan yang meskipun. Orang biasa melakukan yang berani dilakukan kebanyakan orang, tetapi orang berani disebut berani karena dia melakukan yang ditakutinya. Berani itu adalah sebuah tindakan logis, yang tidak logis tetapi kemudian terbukti logis.

Berbicara tentang berani dan keberanian, aku memiliki sebuah kisah tentang keberanian seorang prajurit militer. Aku memperoleh cerita ini dari atasanku (Manajer) beberapa waktu lalu.

Suatu saat, militer Amerika Serikat, Jepang dan Indonesia baru saja menyelesaikan latihan gabungan di lautan Pasifik. Pada malam harinya, para Jenderal masing-masing pasukan pun terlibat jamuan minum bersama sambil memuji keberanian para prajuritnya masing-masing.

Jenderal AS : “Anda sekalian tahu betapa beraninya tentara kami. Anda mau bukti?”

Lalu sang Jenderal memanggil salah seorang prajuritnya serta memerintahkan untuk mengambil sebuah granat dan meledakkannya sambil digenggam dengan tangannya.

Prajurit AS : “Siap Jenderal, perintah dilaksanakan!” (Seketika granat itu meledak dan sang prajurit AS itu pun mengalami luka-luka yang parah).

Jenderal AS : “Lihat! Prajuritku tidak takut menderita sakit dan luka meskipun harus menggenggam granat yang meledak.”

Melihat keberanian dan pernyataan Jenderal AS, Jenderal Jepang pun tidak mau kalah. Ia segera memanggil prajuritnya.

Jenderal Jepang : “Kopral! “Ambil Granat mu itu, tarik pemicunya dan ledakan di mulutmu, sekarang juga”!!!

Prajurit jepang: “Siap Jenderal, perintah dilaksanakan!”

(Lalu sang kopral melakukan hal tersebut, dan akhirnya tewas seketika)

Jenderal Jepang: (Dengan bangga) “Lihat! Anak buah saya lebih berani dibandingkan tentara Amerika. Dia tidak segan untuk mengorbankan jiwa raganya. Dia berani mati”

Melihat keberanian prajurit AS dan Jepang, Jenderal Indonesia juga tidak ingin kalah.

Jenderal Indonesia : “Ah itu sih belum seberapa, coba lihat keberanian anak buah saya ini. Kopral! Sini!”

Prajurit Indonesia: “Siap!”

Jenderal Indonesia: “Ambil granatmu. Tariklah pemicunya. Lalu kamu tendang-tendang granatnya itu!”

Prajurit Indonesia: “Bapak gila ya? Tak ada perang tak ada musuh saya disuruh menarik picu granat kemudian saya tendang-tendangin begitu saja. Bisa cacat nanti kaki saya. TIDAK MAU. Gila kali kalau saya mau!”

Jenderal Indonesia: “HEH, KERJAKAN ! KAMU BERANI MEMBANTAH PERINTAH SAYA ?!”

Prajurit Indonesia: “Sekali lagi saya tidak mau. Hanya orang gila yang mau menerima perintah bodoh ini.” (Kemudian sang prajurit Indonesia itu pun meninggalkan Jenderalnya begitu saja)

Janderal Indonesia itu pun kemudian tersenyum. Selanjutnya, ia berkata kepada Jenderal AS dan Jenderal Jepang.

Jenderal Indonesia: “Lihat, berani mana prajurit kami dengan prajurit kalian? Dia berani membantah perintahku.” (Kata Jenderal Indonesia sambil tersenyum penuh kemenangan)

Jenderal AS & Jepang: “!%$!$%^$^!)^)^!%$%^”

***

Silakan mengambil pelajarannya sendiri…. 😀

Ahmed Fikreatif

 “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

4 Tanggapan

  1. Aku jadi inget film “Captain America”, Mas. 😀

    Pas ada granat dilempar, semua calon prajurit menghindar menjauh, cuma si kapten amerika yang menjatuhkan diri di atas granat dengan maksud untuk melindungi teman2nya dari efek ledakan granat. 🙂

  2. berani itu tidak hanya sekedar tidak takut melakukan sesuatu yang beresiko/berbahaya, tapi tahu mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.

  3. Ayo berani melangkah untuk menggapai kesuksesan.

  4. berani itu baik
    ngintip website kami ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: