Asmara Subuh


Asmara Subuh

Kala bulan Ramadhan tiba, ada sebuah tradisi yang tidak layak ditiru yang sering dilakukan oleh kawan-kawan se-usiaku ketika aku masih duduk di bangku SMP. Tradisi itu biasa dikenal dengan istilah Asmara Subuh. Disebut dengan istilah asmara subuh, karena memang kegiatan ini berhubungan dengan kegiatan ke-asmara-an yang dilakukan di waktu ba’da sholat Subuh.

Biasanya pada bulan Ramadhan, setelah sholat subuh, aku dan kawan-kawan jalan-jalan di jalan raya sambil bermain petasan. Dari kisaran pukul 05.00 WIB, kami jalan-jalan selama kurang lebih 1,5 jam sambil bermain petasan. Nah, di sepanjang jalan itu biasanya juga ada remaja-remaja seusiaku yang tidak memainkan petasan, namun mereka justru berpacaran naik motor ngalor-ngidul atau sekedar mojok di sudut jalan. Umumnya, kegiatan asmara subuh itu dilakukan oleh remaja yang memiliki motor.

Berdasarkan pengamatanku pada saat itu, kegiatan pacaran di bulan Ramadhan di pagi-pagi buta itu bahkan lebih ‘dahsyat’ dari biasanya. Keintiman para pasangan remaja itu juga nampak lebih dekat. Cara memboncengnya pun terlihat lebih mesra dari hari-hari biasanya.

Kini, lebih dari sepuluh tahun sesudahnya, aku sudah tidak terlalu memperhatikan tradisi para remaja di kota ku dan di kota-kota lain di pagi hari saat bulan Ramadhan. Apakah kegiatan asmara subuh atau subuh ceria atau apalah namanya itu masih menjadi tradisi atau tidak, sudah tidak aku ketahui.

Kalau memang masih berlangsung, kurasa ini merupakan kewajiban kita semua untuk memberikan pengajaran, suri tauladan, pendidikan agama, dan akhlak kepada mereka agar tradisi buruk ini bisa punah dan tidak lestari.

Apa di kotamu masih ada tradisi asmara subuh seperti ini?

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

 

Iklan

3 Tanggapan

  1. masih mas, masih, tetep dipertahankan ternyata…

    salam kenal mas, kunjungan… 😀

  2. aman mas, terkendali.. 😀

  3. sepeertinya di kota saya gak ada yang begituan~ 😐

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: