Merdeka atau Merdesa ?


Tolak Pemilu, Merdesa! (Grafiti ini kupotret di tembok bangunan di depan Gedung Merdeka Bandung)

Tolak Pemilu, Merdesa! (Grafiti ini kupotret di tembok bangunan di depan Gedung Merdeka Bandung)

Merdeka atau Merdesa ?

Beberapa kali saat aku jalan-jalan menyusuri trotoar atau naik kendaraan di beberapa kota, aku melihat ada sebuah grafiti tulisan di tembok-tembok pinggir jalan yang tertulis kata MERDESA. Awalnya, kupikir itu hanya salah tulis saja. Barangkali si penulis grafiti memaksudkannya dengan kata MERDEKA. Tetapi ketika aku melihat tulisan-tulisan serupa di beberapa tempat, aku baru mulai merasa bahwa kata ini pasti memiliki makna tertentu.

Berawal dari rasa penasaran, maka aku buka Kamus Besar Bahasa Indonesia online.Kuketikkan pada mesin pencari KBBI onlinetersebut dengan kata ‘Merdesa‘. Hasilnya, ternyata merdesa memang merupakan sebuah kosakata bahasa Indonesia yang memiliki makna atau arti sebagai berikut:

layak; patut; sopan (beradab);

contoh penggunaan katanya di dalam suatu kalimat antara lain misalnya:

perkataan yg tidak –;
kelakuan dan perbuatan yg –;
— (di) perut kenyang, pb adat yg halus hanya dapat dilakukan apabila orang berkecukupan atau kaya

Sedikit penjelasan di dalam kamus tersebut, setidaknya mampu memberikan arti maksud dan pesan tujuan dari para penulis grafiti di tembok-tembok perkotaan. Kalau dari sudut pandangku, pernyataan Merdesa di tembok-tembok itu memberikan sinyal pesan sebuah tuntutan misi kepada penguasa agar mereka memperhatikan rakyat agar bisa hidup dengan layak dan patut.

Pernyataan Merdesa barangkali juga menjadi sinyal pesan beraroma kritik pedas kepada penguasa bahwa realitas kondisi masyarakat pada saat ini sangat jauh dari kata layak. Masih banyak terjadi ketidakcocokan realitas kehidupan dengan prinsip-prinsip kepatutan yang menjadi simbol dan slogan di negara ini. Merdesa barangkali seolah menjadi ungkapan singkat dan sederhana rakyat kecil (wong cilik) akan adanya rasa ketidakadilan yang sudah menjalar mendarah daging menimpa mereka yang dilakukan oleh penguasa.

Salah seorang blogger menulis,

negeri yang katanya ramah dan santun ini ternyata masih penuh ketidakadilan;
negeri yang katanya merdeka dan bebas ini ternyata masih menyimpan ketertindasan….
negeri yang kata teori demokrasi menyuarakan kaum TERTINDAS, ternyata masih menyimpan keserakahan modal…
negeri yang katanya dari Sabang sampai Merauke ini subur, ternyata masih menyimpan kelaparan di tengah rakyatnya…..

Demikianlah arti Merdesa. Jadi, pekikan kata ‘Merdeka’ atau ‘Merdesa’ yang akan kamu pilih? Untuk saat ini, aku lebih memilih istilah MERDESA !!!

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

6 Tanggapan

  1. jadi negeri ini bukan ‘merdeka’, melainkan ‘merdesa’~ 😆

  2. baru tau ada kosa kata ‘merdesa’

  3. Setuju dengan merdesanya..

  4. baru tau kalo ada kata merdesa 🙂

  5. MERDESAAAAA!!!!!!

  6. Bisa jadi merdesa tuh bukan Merdeka..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: