Bau Mulut dan Bau Kentut

 

Bau Mulut dan Bau Kentut


Suatu hari di sebuah toko buku Islam yang ramai dikunjungi banyak orang, nampak seorang office boy yang berkali-kali menyemprotkan wewangian ke setiap sudut ruangan. Pengharum ruangan otomatis sepertinya tidak mampu meng-handle aroma suasana toko buku yang dijejali pengunjung. Di tengah-tengah keramaian pengunjung, masuklah seorang pengunjung ke dalam toko buku. Sebutlah namanya Bejo. Namun tak terlalu lama kemudian, Bejo langsung bermaksud keluar kembali dari toko buku. Melihat gelagat Bejo, Manajer toko buku pun menghampiri Bejo. Sang Manajer tidak ingin kehilangan satu orang pengunjung tokonya. Ia ingin menjaga reputasi toko buku dan tentu saja pelayanan toko buuku di bawah kepemimpinannya. Ia berniat menghampiri Bejo karena ia seperti melihat ada hal yang salah dengan tokonya. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: