Praja Muda Karana


Praja Muda Karana

Ingat dong, dengan istilah Praja Muda Karana? Yup. Sebuah istilah yang lebih populer dengan sebutan Pramuka. Kurasa hampir seluruh anak Indonesia yang memperoleh kesempatan sekolah minimal pada tingkat sekolah dasar akan mengenal istilah Pramuka.

Pada usia sekolah dasar, tepatnya kelas 3 (kalau tidak salah ingat), aku pertama kali dikenalkan dengan kegiatan Pramuka. Aku masuk dalam Pramuka Siaga. Aku dimasukkan ke dalam Barung Hijau. Dan di barung hijau itu aku diangkat sebagai Pimpinan Barung. Hal pertama yang diajarkan saat itu seingatku adalah tepuk Pramuka dan salam Pramuka.

Tepuk Pra..mu..ka..!” seru pak guru yang khusus ketika kegiatan Pramuka disebut dengan panggilan Yanda .

Prok.Prok.Prok.. Prok.Prok.Prok… Prok.Prok.Prok.Prok.Prok.Prok.Prok.,” jawab kami secara serempak dan nyaring.

Salam Pra..mu..ka…!” seru Yanda lagi.

Pramuka..Pramuka.. Praja Muda Karana,” teriak kami saat itu dengan penuh semangat dan kompak.

Setelah diajari tepuk-tepuk dan salam Pramuka, tugas kami berikutnya (seingatku) adalah menghafal Dwi Satya (janji Pramuka Siaga), dan yang kedua disebut Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga).

Dwi Satya

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh

  1. menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga
  2. setiap hari berbuat kebajikan

Dwi Darma

  1. Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya
  2. Siaga berani dan tidak putus asa

Selama menjadi Pramuka Siaga ini, aku sempat merasakan Pesta Siaga sekali. Tapi aku lupa melakukan apa saat itu. Selanjutnya, setelah aku melalui tahapan dan memenuhi Tanda Kecakapan Umum Siaga yaitu Mula, Bantu, dan Tata, maka aku kemudian diangkat masuk dalam Pramuka Penggalang.

Pada awalnya, aku menjadi anggota biasa. Namun setelah melalui proses di Penggalang, pada akhirnya aku diangkat sebagai pimpinan regu Harimau. Sebetulnya, aku lebih suka menjadi regu Rajawali atau Elang. Tapi apa boleh buat, aku justru dimasukkan ke dalam regu Harimau. 😀

Saat menjadi Pramuka Penggalang, aku diberi tugas untuk menghafalkan Tri Satya dan Dasa Dharma. Bagiku, yang paling susah pada awalnya adalah Dasa Dharma.

TRISATYA Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh:

  1. Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Mengamalkan Pancasila
  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
  3. Menepati Dasa Dharma

DASA DHARMA Pramuka

  1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, trampil dan gembira
  7. Hemat cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Saat menjadi Pramuka Penggalang, aku lebih sering dan lebih banyak lagi turut serta dalam kegiatan-kegiatan baik di internal sekolah maupun di luar sekolah pada tingkat kecamatan hingga tingkat kotamadya. Namun yang paling kuingat saat menjadi Pramuka Penggalang adalah ikut Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Saat itu aku duduk di kelas lima sekolah dasar hendak menginjak kelas enam SD. Aku diberikan amanah menjadi ketua. Sayangnya aku tidak berhasil membawa reguku menjuarai jambore persami yang diselenggarakan Alun-Alun Utara Surakarta saat itu. Sementara di regu puteri mewakili SD-ku, mereka berhasil setidaknya menjadi juara harapan ke-1.

Berlanjut di SMP, kegiatan Pramuka di sekolahku saat itu boleh dibilang tidak ada. Kegiatan Jambore yang secara rutin diadakan oleh SMP sertiap tahunnya ternyata ditiadakan di masaku. Salah satu alasan peniadaan kegiatan Jambore di SMP-ku pada saat itu karena situasi di Indonesia – khususnya di kota Solo masih berada dalam masa-masa mencekam pasca terjadinya revolusi dan reformasi tahun 1998 yang berujung pada kerusuhan masal yang membakar seluruh kota Solo. Akibatnya, selama masa SMP, kegiatan ke-pramukaan di sekolah kami boleh dibilang tidak ada sama sekali.

Aku baru aktif menjadi seorang Pramuka kembali setelah duduk di SMA. Di masa SMA ini pun aku juga tidak terlalu aktif-aktif banget. Hanya ikut sekedarnya. Sekedar memenuhi syarat kewajiban ikut dari sekolah. 😀 Meskipun anehnya, lagi-lagi aku diangkat sebagai ketua saat mengikuti Jambore sekolah dalam kegiatan Kemah di lereng gunung Merbabu. Dan setahun kemudian, aku lagi-lagi ditunjuk menjadi panitia acara perkemahan itu sebagai Humas. Hanya saja ketika itu aku sama sekali tidak mau menjadi ketua seksi humas. Aku lebih nyaman menjadi anggota biasa.

***

Selama menjadi Pramuka, yang paling menarik dan menyenangkan ketika duduk di tingkat Siaga dan Penggalang saat masih Sekolah Dasar. Kegiatan-kegiatan Pramuka lebih banyak diisi dengan acara-acara nyanyi-nyanyi, permainan-permainan, dan ketangkasan. Di sini lah sebenarnya baik sadar atau tidak sadar aku merasa telah diajari kreativitas. Dan selain itu, Pramuka mengajarkan kepadaku untuk bisa berusaha mandiri dalam hal apapun sebisanya. Lebih dari itu, kurasa masih lebih banyak lagi manfaat-manfaat lain dari kegiatan Pramuka.

Sebenarnya masih banyak lagi yang bisa diceritakan seputar Pramuka dan kegiatan-kegiatannya. Namun sementara ini dulu saja lah. Kalau kamu sendiri gimana sobat? Masih ingat kegiatan-kegiatan Pramuka dan manfaat yang kamu peroleh kan?

NB: Bulan depan, akan diluncurkan sebuah film anak-anak bertemakan Pendidikan & Pramuka yang berjudul Lima Elang. Berikut Trailer-nya.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

 

 

Iklan

12 Tanggapan

  1. jadi ngingetin dulu jaman smp dihukum di depan temen seangkatan gara2 gak apal dasa dharma.

    • @Himmah: SMP kok masih dasa dharma to? :-s

      • lho harusnya apa?

      • Bukannya dah ganti apa ya? lupa aku
        yg jelas bukan dasa dharma
        itu khan buat penggalang

  2. Aku pernah jadi ketua pas kemah seranting dulu, etapi lupa namanya apa itu..

    • @Gie: Kemah se-ranting? berapa tuh pesertanya? :-s

  3. pramuka adalah kegiatan positif yang bisa menambah wawasan , ketrampilan dan memotivasi anggotanya untuk lebih percaya diri dan belajar mandiri.

    • @Rumahsehat: Iya…
      juga pelajaran santai krn jarang ada PR-PR yg memberatkan

  4. SD-SMP paling aktif di pramuka, tpi pas SMA paling malassss.. ehehehe

    • @Mabruri: Lha kenapa?

  5. nice..
    jadi kangen masa-masa kemah dulu nih 😦
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.hajarabis.com
    sukses selalu!!

    • kapan ngalamin kemah om? dimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: