VOC Gaya Baru #1


Salah Satu Sudut Penambangan Newmont

Salah Satu Sudut Penambangan Newmont

VOC Gaya Baru #1

  • Tanggal 20 Maret 1602, sebuah perusahaan bernama Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur atau Perusahaan Hindia Timur Belanda) atau yang lebih kita kenal dengan sebutan VOC berdiri.
  • pada tanggal 31 Desember 1799 VOC dibubarkan dengan meninggalkan hutang 136,7 juta gulden.
  • Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
  • Pada tanggal 18 Agustus 1945, UUD 1945 disahkan sebagai undang-undang dasar negara oleh PPKI.
  • Diantara pasal-pasal yang terdapat di dalam UUD 1945 antara lain Pasal 33, yang berbunyi sebagai berikut:
    (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
    (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
    (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
  • Pada tanggal 2 Desember 1986, ditekenlah kontrak karya antara Pemerintah Indonesia dengan PT. Newmont Nusa Tenggara.
  • PT. Newmont Nusa Tenggara, pada saat itu merupakan perusahaan yang 80% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Newmont Indonesia Limited yang berstatus pemodal asing yang berkedudukan di Denver, Amerika Serikat; sementara 20%-nya dimiliki oleh PT. Pukuafu Indah, sebuah perusahaan Indonesia milik Jusuf Merukh.
  • Jusuf Merukh pada saat itu adalah Ketua Pansus Pertambangan DPR.
  • Pada tahun 2006 dan tahun 2007, Newmont menawarkan sebagian sahamnya kepada Pemerintah Indonesia.
  • Dengan alasan tidak mempunyai uang, tawaran Newmont pada tahun 2006 dan tahun 2007 ditolak pemerintah pusat.
  • Tawaran Newmont dialihkan kepada Pemerintah Daerah yang berminat.
  • Pemerintah Daerah (terdiri dari pemprov NTB, pemkab Sumbawa Barat, dan pemkab Sumbawa) menggandeng Multi Capital (Bakrie Group) membentuk perusahaan patungan bernama Multi Daerah Bersaing untuk membeli saham Newmont yang ditawarkan sebesar 24%.
  • Pada tahun 2009, pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan keinginannya membeli saham Newmont melalui Antam.
  • Pada tahun 2010, Menteri Keuangan Agus Martowardjojo menyatakan akan membeli saham Newmont sebanyak 7%.
  • Tanggal 6 Mei 2011, Menteri Keuangan dan Newmont menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Jual Beli Saham Newmont tanpa persetujuan Menteri ESDM.
  • Sampai hari ini, divestasi saham Newmont sebesar 7% masih tidak jelas karena banyak pertentangan di sana-sini.
  • Sampai kapan VOC “Gaya Baru” mengakhiri penjajahannya di Indonesia?

     

    Ahmed Fikreatif

     

    “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”


     

Iklan

6 Tanggapan

  1. jadi kita ini masi dijajah to? dan belum merdeka?? -.-”
    kasiannyaaa bangsa inii..
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.hajarabis.com
    sukses selalu!!

    • @Hajar: Ya tinggal bagaimana kita mengartikannya 🙂

  2. Selama kandungan mineral di bumi Indonesia masih ada, VOC akan ada terus. 😐

    • @Asop: Mineral habis pasti juga akan ada lagi yg lain Sop..

  3. VOC bubar karena pejabatnya korup. semoga newmount juga.ha ha ah

    • @Taufiq: wah,,, sy g ikut2an ah. netral saja ..
      *dlm hati sbnrnya mengamini 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: