Mengintip Cara Parkir di Mall


Mengintip Cara Parkir di Mall

Beberapa waktu silam, aku berada di sebuah Mall di kota Depok janjian dengan seorang teman. Sambil menunggu kedatangan kawanku, aku memperhatikan cara kerja alat pencetak karcis parkir yang ada di mall itu.

Aku cukup tertarik memperhatikan cara kerja parkir di mall itu karena biasanya model parkiran yang selama ini kuketahui tidak demikian. Setelah coba-coba kuperhatikan, ternyata mekanismenya sederhana. Mesin kotak di bawah ini boleh dikata adalah mesin pencetak karcis. Fungsinya mencetak karcis parkir yang selanjutnya harus disimpan oleh pengemudi motor yang akan parkir.

Mesin Parkir

Mesin Parkir

Mesin pencetak karcis parkir itu akan keluar dari mesin setelah petugas yang berada di dalam box dibelakangnya terlebih dahulu mencatat plat nomor motor yang hendak memasuki parking area di depannya. Sang operator itu akan menempati box foto di bawah ini.

Operator Parkir

Operator Parkir

Jika melihat cara kerja mesin itu, ternyata biasa saja dan kurasa hanya buang-buang duit saja. Kupikir sebelumnya, alat itu secara otomatis mencetak karcis parkir setiap kali ada pengendara yang hendak masuk area parkir di mall. Ternyata mesin itu tidak bias bekerja secara otomatis. Ia dikendalikan oleh operator.

Kalau tidak otomatis, buat apa buang duit banyak hanya untuk membeli alat pencetak karcis seperti itu coba. Daripada begitu, bukankah lebih murah dan hakikatnya sama saja dengan mekanisme parkir biasa?

Mekanisme parkir biasa yang kumaksud, si operator berfungsi sebagai operator sekaligus pencetak karcis. Setelah karcis tercetak, sang operatorlah yang menyerahkan karcisnya kepada si pengendara. Toh sama saja khan? Beda kalau mesin itu bekerja secara otomatis, barangkali itu lebih efektif.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

20 Tanggapan

  1. nda tau mas urusan kya gituan. mungkin biar keliatan modern aja kali.. 😀

    • @Mabruri Sirampog: nah itu juga dugaanku. kenapa mesti gitu coba? :-s

  2. saya kira sudah seperti dinegtara maju yang otomatis….ternyata masih semi manual ya kang….heheheheee baru nyadar…

    • @Anang: Nah itu dia. pengin sok modern tapi sbnrnya ya malah ngabisin duit aja
      katrok. 😦

  3. Di Indonesia belum ada yang 100 persen otomatis Mas..

    • @Gie: trus, kenapa mesti buang duit hny utk beli alat yg seolah2 g maksimal gunanya gitu? :-s

  4. Maju satu strip lah. Kesannya kan modern.

    • @Geomania: Hahaha maju satu strip atau buang duit? :p

  5. salam kenal ya……
    wah tak kirain cara parkir di mall itu dah paling bagus ternyata masih ad kekurangannya ya……

    alangkah senangnya jika anda mau berkenan berkunjung di blog saya
    http://blog.umy.ac.id/putra/
    terima kasih sebelumnya…..

    • @Aslim: jarang pergi ke Mall om>

  6. banyak mas yang di pikir bermanfaat ternyata malah sia sia keberadaannya… ya beginilah Indonesia ini 😦 sayapun saat ini hanya bisa sebatas pemerhati dan terus berceloteh tanpa bisa memberi solusi… juga karena solusi yg kita sampaikan juga gak punya nilai bergain yg kuat makanya hanya bisa terdiam dan komen sana/sini dst dll 😦

    • @Merliza: justru itu, dg banyak berceloteh, kita berharap agar kita yg belum bisa ini lebih berhati2 dlm membuat kebijakan
      jgn sampai kebijakan berjalan justru merugikan
      khan begitu….
      🙂

  7. Benner mas, kalo cuma buat gaya-gaya doang ngapain buang-buang uang. Bener apa betul?

    • @Irfan Handi: that’s my point..
      benul :p

  8. Wah, kalo begitu benar, itu tidak efektif. 😀

    • @Asop: INsya Allah benar begitu Sop.
      soalnya sy melihat hampir sejam dan sampai bertanya ke petugasnya mengenai caa kerjanya

  9. masih tepo sliro sama pemanfaatan sdm yg ada, dan tertib administratif, ra ono pungli mas’e 🙂

    • @Namakuananda: hahahaha
      dasar org JAwa. :p
      memang suka tepo sliro drpd bicara sm robot 😀

  10. kalo mobil butut masuk mol ada keringan bea parkir gag oom

    • @mobil butut: Hahahahaha
      malah tambah duit :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: