Makna Di Balik Nama Clara


Makna Di Balik Nama Clara

Aku memiliki seorang nenek buyut yang sampai saat tulisan ini diterbitkan masih hidup dan sehat. Sehat maksudku masih bisa berjalan kaki, masih bisa nonton televisi, masih bisa berbicara, masih bisa makan sendiri dll. Namun meskipun demikian, namanya juga nenek usia senja, pikirannya pun sudah diliputi penyakit pikun. Baru ngobrol semenit, dia sudah lupa lagi apa yang sebelumnya diobrolkan.

Nenek buyutku  kini tinggal di Bandung bersama putri satu-satunya (nenekku_pen) dan cucu-cucunya (om dan tanteku_pen). Nama beliau adalah Clara. Hanya satu kata saja, tidak lebih. Hobinya ngobrol. Kalau sudah pengin cerita, tak ada yang bisa menyetopnya. Padahal ceritanya sebenarnya hanya diulang-ulang saja karena memang beliau sudah pikun. Dalam salah satu epidose cerita, nenek buyutku itu menceritakan sejarah namanya yang berbau Londo alias Belanda. Clara.

Alkisah, nenek buyutku dilahirkan di sebuah rumah sakit Belanda di pinggiran daerah desa Tanah Grogot, di kabupaten Paser. Saat ini masuk dalam administratif Provinsi Kalimantan Timur. Nenek buyutku bisa dilahirkan di daerah Kalimantan Timur pada masa sebelum penjajahan Jepang karena orangtua nenek buyutku saat itu tengah dinas di daerah Tanah Grogot. Orangtuanya seorang ‘serdadu’ atau tentara pemerintah Hindia Belanda dengan pangkat setingkat Kopral kalau diperhitungkan dengan waktu sekarang. Orangtua nenek buyutku merupakan orang asli pribumi. Ayah dan Ibu nenek buyutku asli suku Jawa yang lahir di Yogyakarta.

Sejak bekerja sebagai ‘serdadu’ Belanda di masa sebelum penjajahan Jepang, maka mau tidak mau ayah nenek buyutku itu harus selalu siap dinas keliling nusantara. Untuk menjadi seorang tentara di masa itu relative mudah. Buta huruf pun bisa diterima. Termasuk ayahnya nenek buyutku yang juga buta huruf

Pada saat dinas di Tanah Grogot, nenek buyutku lahir di rumah sakit Belanda. Dokter-dokter dan susternya asli orang Belanda yang komunikasinya lebih banyak menggunakan bahasa Belanda. Ketika ibu nenek buyutku selesai melahirkan, maka sang dokter bilang kepada ayah nenek buyutku bahwa istrinya sudah selesai melahirkan. Perkataan itu menggunakan bahasa Belanda. Berulang-ulang sang dokter berkata,”Klaar..Klaar..Klaar..”.

Selanjutnya, ketika hendak dituliskan nama identitas si anak yang baru lahir tersebut, sang dokter kembali bertanya, “Diberi nama apa anaknya?”

Karena bingung memberi nama, dan karena dasar orangtuanya yang setengah buta huruf, nenek buyutku pun diberi nama Klaara. Kata Klaara itu diucapkan ayah nenek buyutku begitu saja tanpa ia tahu dan sadari penuh. Ia hanya terngiang kata-kata yang diucapkan oleh si Dokter sebelumnya. Selanjutnya oleh sang Dokter, kata Klaara yang didengar olehnya ditulis Clara dalam catatan kelahiran nenek buyutku sebagai identitasnya. Sejak saat itulah, nama panggilan nenek buyutku adalah Clara.

Nenek Buyutku Sedang Serius Menonton TV

Nenek Buyutku Sedang Serius Menonton TV

Unik dan lucunya, saat pada suatu kesempatan nenek buyutku pulang kampong ke Yogyakarta –tentunya setelah dewasa- orang-orang di sekitarnya merasa asing dengan nama nenek buyutku yang berbau Londo itu. Mereka pun kesusahan melafalkan CLARA. Akhirnya nenek buyutku dipanggil dengan nama KLORO (huruf O dibaca seperti pada kata Obor_pen). Padahal kata Kloro memiliki arti ‘sakit’ :D.

Demikianlah kisah dibalik nama Clara yang tersemat di dalam KTP nenek buyutku. Jika anda juga memiliki nama Clara dengan kisah lain atau makna lain, itu bisa dan sah-sah saja. Bagaimana dengan sejarah namamu sobat? Share dong… ! :D

Catatan:

*Kata “Klaar” merupakan kosakata bahasa Belanda yang memiliki arti “sudah selesai”
*Nenek buyutku lahir pada bulan 7 (Juli) tahun 1925
*Nama Clara versi aslinya berasal dari bahasa Latin yang artinya Bersih Terang. CMIIW

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”


About these ads

13 Tanggapan

  1. jangan2 kata2 “kelar” dlm bahasa jawa asalnya jg dari kata Klaar mas.. heheh,,, kan kata kelar artinya selesai juga… hihihih

    • @Mabruri: nah itu pula yang ingin ku bahas besok di posting berikutnya
      dan inti jawabannya emang demikian :D

  2. hmmm…saya kira tentu arti nama itu sungguh luar biasa, dari cerita dan kisah di atas ternyata benar, untuk semua nama mempunyai cerita yg sungguh luar biasa.

    dari kelalapan mau sebut apa, klara dan jadi clara. saya suka cerita di atas. semoga nenek buyut terus diberi kesehatan dan jadi teladan buat keluarga :)

    salam mas ahmed

    • @Aulia: Sy hny berharap beliau diberi kesehatan sampai beliau kembali ke rahmatullah dg tenang.

      amiin
      terima kasih SOb

      • Amin..Amin..Amin, hanya do’a bisa kita hadiahkan untuk beliau :)

  3. Oh, rumahnya yang di jalan Pahlawan itu ya Mas? :)

    • @Asop: Betul sekali Sop…

  4. Tak kirain itu artinya Clara-ngen,, :p

    • @Gie: itu artinya kemahalan om … :P

  5. Kapanlagi.com – Bintang PIRATES OF THE CARIBBEAN baru saja membuat pengakuan yang mungkin tak pernah disangka banyak orang. dijadwalkan akan membintangi film THE LONE RANGER yang dirilis dalam bentuk baru. Sang aktor menyatakan bahwa dirinya ingin membantu meluruskan anggapan yang salah tentang suku Indian penduduk asli Amerika yang dipercaya banyak orang selama ini.

    • @Panama: Hmmm, yg bener?

  6. wewww… lahir di kalimantan ya.?? sama donk.. :D

  7. haha sama kaya nama saya , kalau saya clara aunike

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: