Gimana Gaya Pacaranmu?


Gimana Gaya Pacaranmu?

Banyak di lingkungan kita, kiri-kanan kita, bahkan mungkin mayoritas diantara kita yang pernah, sering, atau rutin berpacaran. Dan sejak dulu, setidaknya sejak aku mengenal istilah pacaran, semua aktivitas pacaran selalu saja tidak pernah lepas dari salah satu diantara 4 aktivitas yang disebut dengan KNPI yang masing-masing hurufnya memiliki arti sendiri. K adalah Kissing, N adalah Necking, P adalah Petting, dan I adalah Intercourse.

Sangat jarang diantara orang-orang yang kukenal dan mereka berpacaran tidak melakukan salah satu dari keempat aktivitas itu. Pernah suatu kali di waktu SMP, seorang siswa ditanya oleh kawannya seorang siswi, “Kamu mau jadi pacarku?” Oleh si siswanya, pertanyaan itu pun dijawab, “Mau.”

Keduanya pun kemudian mengikrarkan kepada kawan-kawannya bahwa mereka sekarang telah berpacaran. Hari demi hari dan pekan demi pekan berjalan, aktivitas mereka hanya jalan-jalan pas hari libur untuk ngobrol, telpon-telponan pada hari-hari tertentu, belajar bareng saat ada PR Matematika, dan kalau di sekolah jajan di kantin bareng. Sudah selesai. Aktivitas itu pun terus berjalan namun tak sampai lama. Hanya sebulan. Si siswi kemudian menyatakan putus dari si siswa. Alasannya, “masak pacaran hanya sekedar jalan-jalan dan ngobrol-ngobrol doang? Mana serunya? Dia (si siswa) tidak pernah cium aku. So, putus aja lah.”

Itu hanya gambaran potret pelajar SMP sepuluh tahun silam yang belum mengenal handphone atau internet. Lalu gimana dengan wajah pelajar SMP saat ini? Wallahu a’lam. Aku bukanlah pengamat kehidupan remaja khususnya kalangan pelajar. Namun yang kumaksudkan adalah bahwa pacaran memang dimaknainya ya dengan salah satu diantara 4 aktivitas yang kusebutkan di atas. KNPI yang berarti Kissing, Necking, Petting, Intercourse.

Pertama adalah Kissing. Kissing artinya mencium. Biasanya, berdasarkan keterangan dan kesaksian beberapa kawan-kawanku yang berpacaran, awal pacaran diawali dengan ciuman di punggung tangan, kemudian berlanjut pada ciuman kening atau hidung, dan sesudah itu mereka coba-coba mencium pipi pasangannya. Dan jika misi mencium pipi tidak memperoleh protes dari pacarnya, mereka akan melangkah pada ciuman bibir baik dengan dry kissing (baca: ciuman kering; bibir ketemu bibir) atau french kissing (ciuman bibir dengan bibir dan memainkan lidah).

Sukses misi pertama, maka langkah kedua adalah Necking. Necking yaitu pelukan. Biasanya, sekali lagi menurut kesaksian temen-temenku, berpelukan akan dikombinasikan juga dengan kissing / ciuman. Necking secara spesifik memiliki arti pelukan dengan saling berhadap-hadapan dan saling menggantungkan tangan pasangan di leher pasangannya.

Setelah Necking, yang ketiga adalah Petting. Diantara kawanku ada yang mengaku pernah melakukan tahapan ini di masa usia-usia sekolah SMP-SMA. Petting boleh dibilang merupakan aktivitas yang sudah memasuki tahapan SIAGA atau malah AWAS. 😀 Petting seringnya dilakukan dengan menggesek-gesekkan atau memegang alat vital pacar dalam keadaan masih berpakaian (tidak telanjang). Kadangkala gara-gara aktivitas petting ini, beberapa orang remaja lelaki sampai mengeluarkan spermanya.

Terakhir adalah Intercourse. Intercourse kurasa sudah banyak yang tahu artinya. Sebut saja Intercourse dengan arti bersetubuh atau bobok bareng. Kalau anda sudah berada pada tahapan ini, artinya anda sudah berzina. Berat euy.

Jika memang di masyarakat pengertian pacaran lebih sering diartikan seperti itu, sepertinya kita perlu mengusulkan kepada penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahwa makna pa·car n yang diartikan sebagai teman lawan jenis yg tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih; kekasih diubah. 😀

Berdasarkan KBBI daring (online):
ber·pa·car·an v bercintaan; berkasih-kasihan: kedua remaja itu sudah ~ sejak mereka duduk di kelas tiga sekolah menengah tingkat atas;
me·ma·cari v menjadikan sbg pacar; mengencani: sudah lama ia ~ gadis itu;
pa·car·an v cak berpacaran

Kesimpulan saya, pacaran bukanlah sekedar hubungan komunikasi antar dua orang lawan jenis menuju pernikahan sebagaimana disebutkan di Wikipedia, tetapi pacaran oleh masyarakat umum diartikan dengan salah satu atau lebih dari aktivitas diantara 4 hal di atas. Jika orang yang mengaku pacaran tetapi belum melakukan 4 hal di atas dianggap belum afdhol berpacaran. Jika demikian artinya, maka tak salah jika Islam memang selalu tegas melarang dan mengharamkan pacaran. 🙂

Ngomong-ngomong soal pacaran, hayoo dulu tahap pacaran kamu sudah sampai mana nih? Tahap telpon-telponan, jalan-jalan, atau tahap K, N, P, atau malah I 😦 ?

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Q. S. Al Isra 32).

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

11 Tanggapan

  1. asiiknya ga punya pacar….. 😀

    • @Mabruri: Sip. alhamdulillah
      bagus
      tp normal khan? 😀

      • huwahaha,,,
        ntar dulu,, tek cek dulu…. 😀

      • @Mabruri: Sip.mau di cek atau di cek-in ?
        :-s

        di cek kmn?

  2. Wah, tenang, Mas, selama ini aku pacaran sangat aman. Tak ada sentuh2 menyentuh tangan. Kami pun jalan berdampingan hanya sekadar jalan, tak ada pegangan tangan. Kami jalan berdampingan pun berjarak juga, serasa bukan lagi pacaran. 😳
    Paling banter kami berdekatan…. hanya… saat kami duduk berdampingan, dan kepalanya bersandar ke bahuku… itu aja… 😳

    • @Asop: wkwkwkwkw
      marai pengin wae SOp SOp….
      bentar2 tp itu pacarmu cewek khan?
      bukan cowok?
      LOL

      wkwkwkwkwkwk

  3. Alhamdulillah,, masih aman 😀

  4. dr 4 aktivitas KNPI itu.. hanya stu Yg aku rasa y4itu Kissing.. klo Untk N_P_I mudah mudahn wat ntar kLo dah Jd SAH..

  5. Untungx aq gk pxa pcar….

  6. emmm…

    aqu prnah K ama N aza, klo P ama I engga laaah.. :X

  7. Nyentuh kulit pacar aja belum pernah,apa lagi KNPI.malah sekarang dah qu putusin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: