Suka Duka Tukang Ojek


Suka Duka Tukang Ojek

Jasa tukang ojek sepertinya sangat dibutuhkan dan cukup penting di Jakarta. Keberadaan mereka sering menjadi alternatif transportasi yang relatif cepat dan murah dibandingkan dengan taksi. Jasa tukang ojek di Jakarta sering dijadikan sebagai solusi transportasi sebagian pegawai untuk menembus kemacetan jalan. Karena sangat dibutuhkannya jasa tukang ojek di Jakarta itu, hampir setiap ujung gang dan sudut jalan berkumpul komunitas-komunitas tukang ojek.

Dari pagi buta berlanjut siang bolong hingga larut malam, mereka senantiasa siap mengantarkan penumpang ke tempat tujuan. Bahkan tak jarang mereka harus tidur di pangkalan sekalipun karena saking lelahnya untuk sekedar istirahat dan nge-charge tenaga agar bisa fresh. Bisingnya kota Jakarta seolah tak mengganggu tidurnya yang nyenyak di tepi trotoar di siang hari.

Tukang Ojek Di Sarinah Tidur Nyenyak

Tukang Ojek Di Sarinah Tidur Nyenyak

Foto di atas diambil dari kawasan Sarinah – Jakarta Pusat di pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

17 Tanggapan

  1. begitulah mas,,, kadang kitanya juga seneng sama ojek, kadang juga bisa nyebelin tu ojeknya.. 😀

    • @mabruri: sy bukan pemakai jasa ojek…. 😀
      krn ke kantor selalu jalan kaki

  2. ojek itu dibutuhkan semua lapisan masyarakat dan hampir disemua daerah ata dari kota sampai pelosok desa yang tak terjangkau transportasi lain…
    Selamat bekerja bapak-bapak pengojek dan jangan lupa tertib berkendaraan..

    • @Susi: Betul betul betul….

  3. he’em… bang ojeg juga manusia, butuh istirahat 🙂

    • @Namakuananda: betul betul…
      tp yg herannya itu kok ya di tepi jalan bisa nyenyak gitu lho

  4. sebenarnya tarif ojek itu mahal lho…. coba saja bandingin tarifnya dgn jarak yg ditempuh, jadi saya pilih jalan kaki saja :p

    • @R10: iya…
      tp dibanding taksi lbh murah.. 😀

      sy juga pilihjalan kaki krn sy deket klo k kntor…

  5. Makanya jika kita naik ojeg jangan nawar-nawar harga donk hehe

    • @Kamal: Tp tetep saja lebih mahal drpd naik bus atau angkot kali bang

  6. Susah nya nyari duit wan, itu yang ane tangkep dari foto itu
    Bersyukur kalu kita bisa dapet rejeki yang lebih tampa harus susah payah seperti itu. bisa buat memicu semangat biar kita terus bekerja lebih wan

    • @Rasarab: wah,, persepsi dr sudut lain nih…
      iya wan jujur dan bersyukur, postingku sebelum ini…

      Siap !!! laksanakan Wan !!

  7. Sayangnya seringnya di antara mereka ada yang gak jujur. Ida berkali-kali naik ojek seharusnya bayar 5 ribu, eh dikasih 10 ribuan gak mau ngembalikan. Pernah juga baru naik sekitar 200 meter, ban meletus, tetep bayar 10 ribu. padahal biasanya sampe ke tujuan juga hanya lima ribu. Habis double deh. Udah bayar ojek 10 riu, masih harus naik angkot 3 ribu. Kalo tau gitu mah dari awal naik angkot aja cuma 3 ribu sampe tujuan. Hufh…

    • @Ida: Kok nasibmu jelek mlulu to jika ketemu dg tukang oojek 😀

  8. saya sering hanya mengelus dada melihat rakyat seperti itu. apakah karena harus ada orang2 seperti mereka, ada yang di bawah dan ada yang di atas. semoga pemerintah memberi pekerjaan yang lebih layak dan manusiawi

    • @Guru Rusydi: Tp klo sy pernah nanya, penghasilan mereka dr ngojek lbh gedhe drpd jadi pegawai kantor rendahan macam cleaning service lho pak. 🙂

      khususnya ini ojek yg di Jakarta

  9. sukurlah. berarti masih banyak yang pake jasa mereka. berarti beda ya ama di sini. jarang ada yang pake jasa ojek. karena lebih baek naek motor sendiri ke mana2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: