Berjuang Menuju Sekolah


Meniti Tali Baja Berjuang Menuju Sekolah

Meniti Tali Baja Berjuang Menuju Sekolah

Berjuang Menuju Sekolah

Foto di atas adalah hasil pindaian (scan) dari surat kabar Kontan, edisi Kamis, 19 Mei 2011. Sengaja kupindai karena aku tertarik dengan pesan tersirat yang disampaikan sang fotografer, Kristianto Purnomo.

Gambar di atas bukan gambar rekayasa atau gambar sebuah permainan outbond di sebuah tempat wisata. Namun, gambar di atas adalah gambaran nyata perjuangan para murid SD Negeri Cicaringin, Gunung Kencana, Lebak, Banten menuju sekolah. Mereka harus meniti tali baja di atas Sungai Ciliman agar bisa pergi ke sekolah. Kelambanan pemerintah membangun proyek infrastruktur, termasuk jembatan, menyebabkan mereka setiap hari hari harus berjalan enam kilometer pulang pergi menuju sekolah dan berisiko tercebur ke sungai.

Gambar itu selayaknya harus bisa memotivasi kita untuk jangan kalah dengan anak-anak SD itu. Jika kita seorang pelajar, maka janganlah mudah-mudah untuk membolos atau meremehkan sekolah serta bermalas-malasan. Jika kita seorang pekerja hendaknya pun jangan kalah dengan motivasi mereka yang sangat besar dalam meraih cita-cita. Sungguh memalukan jika kita masih bermalas-malasan, berbuat tidak jujur, bahkan sampai harus rela untuk korupsi sedangkan anak-anak itu selalu sabar dan tidak mengeluh atas setiap kekurangan.

Seberat-berat masa SD-ku dulu, paling-paling aku hanya mengayuh sepeda dari rumah menuju sekolah sejauh 9 KM pulang-pergi. Itupun jalanan yang kulewati sudah diaspal halus. Apa masih ada hal lagi yang membuatku tidak bersyukur jika melihat mereka? Kurasa tidak. Gimana denganmu kawan?

Akhir kalimat, aku hanya bisa berharap semoga pihak-pihak berduit dan para pejabat serta pemerintah yang mengetahui gambaran ini bisa melakukan tindakan nyata dengan membangun infrastruktur jembatan di atas Sungai Ciliman.

Sumber: Antara

Sumber: Antara

Butuh Jembatan (Sumber: Matanews.com)

Butuh Jembatan (Sumber: Matanews.com)

Aku berharap dan berdoa semoga lahir seorang pemimpin yang saleh, cerdas, dan jujur serta bijak dari sekolah ini demi kebaikan sepotong bagian dunia bernama tanah Indonesia yang diamanahkan oleh Allah SWT kepada kita untuk ditata.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

30 Tanggapan

  1. ya ampun…
    Bahkan untuk ke sekolah aja sampai segitu susahnya… Anak sd lagi… 😥
    *miris*

    • kata Bang Iwan: Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu… dipaksa menyeberang kali di atas titian tali…

      Doakan saja buat mereka

  2. Sedih, ternyuh, salut dan kagum atas kegigihan mereka dalam menempuh pendidikan. Selayaknya pemerintah yang telah mengkampanyekan program wajib belajar untuk memperhatikan nasib anak-anak bangsa untuk menggapai cita-citanya. Jangan hanya bersemangat bangun ini, bangun itu saat dekat-dekat Pemilu. Wahai para wakil rakyat, jangan hambur2kan uang rakyat untuk plesiran keluar negeri. Lihatlah anak2 bangsa itu harus rela mengambil resiko karena ketiadaan jembatan. padahal uang yg kalian pakai itu bisa untuk membangun jembatan di tempat mereka.

    • @Komputekmania Indonesia: yah..
      demikianlah pesan panjang yg bisa tersampaikan dari foto di atas. salah satunya…

  3. : wah waktu pertama kali liat berita ini di TV terus terang terbengong2 saya, itu kalau jatuh bagaimana..semoga para pejabat yang melihat ini bisa membantu membuatkan jembatan..Oia kita tukeran link yuk ! jika berkenan silahkan kunjungin Link Otomatis

    di blog saya yah.

    • @Lintas berita: Iya katanya dah sempet masuk tivi. oke oke… ntar coba tuker link..

  4. Moment yg sama pernah diabadikan trans tipi sewaktu UN SD.
    Berakit2 kehulu, berenang ketepian. Trus sampe kapan 😦

    • @Namakuananda: Mksudnya pas orang nyebrang jembatan itu waktu mereka mau ujian gitu mas??
      Kita doakan saja semoga secepatnya

  5. Semoga pemerintah tergugah dengan foto ini. Kasihan mereka untuk menuntut ilmu saja dengan mempertaruhkan nyawa….

    • @Papua: Kalau di Papua gimana om? Apa masih ada yg kayak gitu? :-s

      ini aja di Jawa, gimana kalau di luar jawa gitu lho…

  6. Sungguh menyedihkan jika melihat kondisi seperti yang ditampilkan gambar di atas. Situasinya berbanding terbalik dengan tingkah polah para wakil rakyat yang pergi plesiran naik pesawat yang menghabiskan banyak biaya. Bukankah uang yang dipakai keluar negeri itu bisa dipakai untuk membuat jembatan di daerah yg ditunjukkan oleh photo diatas?

    • @Kompizone: tidak hanya bisa, tapi mungkin masih sisa…
      kita doakan saja semoga dewan2 itu tobat…

  7. MasyaAllah… sangat ironis.. di sisi kota anak anak orang kaya pada gengsi gengsian ke sekolah naik mobil mewah dan saling pamer, di sisi lain negeri ini siswa siswi tersebut berjuang menuju sekolah. aku yakin bahwa negeri ini sebenarnya dibentuk oleh calon calon pemimpin seperti mereka yang berjuang melewati jembatan tali guna menuju sekolah, bukan yang sekarang sibuk pamer kemewahan.

    semoga berhasil…saudaraku..
    http://alivfaizalmuhammad.wordpress.com/

    • @Alivfaizalmuhammad: iya. insya ALlah.
      hanyasaja, masalahnya org2 yg berjuang itu tidak diberikan kesemptan untuk memimpin.
      sehingga yg memimpin ya orang2 itu2 saja..

  8. hwaduh… anak² kecil itu harus meniti tali begitu?
    😦
    semoga di atas Sungai Ciliman segera dibangun jembatan, kurangi saja anggaran perjalanan dinas, pastilah dapat dibangun segera itu jembatan.

    semoga pemerintah daerah setempat dapat merealisasikannya pada APBD-P 2011 ini. kalau tidak bisa menganggarkan, berarti keterlaluan.

    • Mhd Wahyu: Iya bang… semoga terealisasi .

      kita doakan saja. amiin

  9. demi ilmu …. semoga bermanfaat

    • @Negeri BocahL Amiin

  10. engga pernah ngalamin seperti
    sekolah selalu dekat2 saja
    salut buat semangat anak2 di sana
    yang tetap berhasrat menuntut ilmu
    padahal medan yang mesti dlalui segitu berat

    masihkah para wakil rakyat tidak bermalu-malu membangun gedung tak penting itu set elah membaa berita ini? atau malah mereka tidak membaca berita ini??????????

    • @Nique: oowh deket ya?
      urat malu mereka mungkin sudah dicabut kali.. 😦 Hikz

  11. Punya semangat untuk mencari ilmu, kita seharusnya mencontoh perjuangannya anak-anak dalam menggpai ilmunya, tantangan apapun tetep di lalui

    • @KAmal: HARUS !!!

  12. perjauangan mereka semoga tidak sia2,,,,
    tetep semangat de’ apapun rintangannya…

    • @Mabruri: Iya. semoga demikian…
      tak ada yg sia-sia sy yakin !

  13. Pelatihan untuk menundukkan sebuah tantangan bagi mereka yang akan menuju kesuksesan. Hm… menarik 😀

    • Itu bukan Pelatihan kali.. itu realita..

  14. Masya Allah, itu sangat berrisiko sekali…. 😮
    Sedih rasanya melihat keadaan itu..
    Tapi juga senang, karena demi sekolah anak2 itu ma melewati rintangan tersebut… 🙂

    • @Asop: lebih dr itu….malahan mungkin Sop…
      bener.. senang krn mereka masih mau sekolah !

  15. waah…wah..wah…
    sehat tuh, tiap hari olahraga, hehe..
    betapa [jelas] perbedaan yang sangat jauh antara pelosok dan kota

    • @Tunsa: kayaknya sih, itu juga ga pelosok2 amat ….
      >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: