Car Free Day, Tempat Strategis Reuni Dadakan


Salah Satu Sudut CFD di Solo (Sumber Gambarnya klik saja wan)

Hari Ketiga Liburan di Solo [Car Free Day]

Liburan hari ketiga di Solo sengaja kuagendakan untuk jalan-jalan di Jalan Slamet Riyadi yang setiap Ahad pagi diadakan Car Free Day (CFD). Selama ini aku belum pernah merasakan aura CFD di Solo. Beberapa kawan kuajak ikut serta jalan-jalan jika memang tidak sedang berhalangan. Namun karena satu dan lain hal, aku akhirnya berangkat sendirian.

Di Ngarsopuro Pasar Pon, aku bertemu dengan mantan murid les-lesanku yang pernah kuajari pelajaran Bahasa Inggris. Namanya Shaza yang saat ini duduk di kelas dua SMA. Dia jalan-jalan bersama lima orang kawannya se-SMP dulu.

Selanjutnya di tengah jalan, aku bertemu dengan dua orang kawanku sekaligus, Ahmad Mujahid dan Prima. Ahmad Mujahid adalah kawan satu les-lesan di LB LIA sekaligus adik kelasku di SMP. Sementara Prima adalah kawanku cewek yang satu kampus semasa kuliah di Fakultas Hukum. Sempat kaget aku melihat mereka berdua kok jalan bareng. Namun aku tidak mau berspekulasi. 😀

Baru jalan beberapa meter kemudian, aku ketemu lagi dengan kawan les-lesanku di SSC Solo dulu. Namanya Mahardhika  (Dhika). Dia alumni FKIP Bahasa Inggris UNS yang sekarang menjadi bu guru di Departemen Perhubungan di Jakarta. Di Jakarta kami hampir tidak pernah ketemu, eee malah di Solo kami ketemu. Dunia memang serba tak terduga.

Sampai di depan Taman Sriwedari, aku lagi-lagi bertemu dengan kawanku SMP dan kawan SMA. Namanya Arief Ibrohim (Bo’im) dan Rani Ramadhani (Rani). Keduanya memang suami istri. Aku mengenal keduanya dan boleh dibilang cukup akrab. Bo’im adalah kawanku se-SMP, sementara Rani adalah kawanku se-SMA.

Sepertinya, Car Free Day Solo adalah tempat yang strategis untuk reuni dadakan. 😀

Salam.

Aktivitas Pingpong di CFD Solo (Sumber Langsung Klik Saja Pada Gambar)

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

8 Tanggapan

  1. baru berasa ya makna dari car free day.. selain sehat, bisa juga gowes sambil ngobrol2 alias konko2 reunian tapi sambil jalan… 😀 apa cuma saya aja yang ngelihat klub jalan kaki bapak-bapak pensiunan di jakarta yang bersepeda tiap minggu pagi ? hehe… kalo buat sehat saya dukung lah… 😀

    • @3SNA: hahahaha…..
      btul.. setujuh…

  2. enakany bisa ketemu dengan kawan lama ya…. wah udsh sehat bisa reunian gitu,, mantap dah

    • @Choirul: Iya wan… mumpung msh sehat…

  3. nikmatnya jalan2 tanpa asap kendaraan…. 😀
    ditambah bisa kumpul sama sahabat2 yg sudah lama tak jumpa….
    nikmati masa liburnya mas… 😀

    • @Mabruri: Bener. di Solo prinsipnya asap kendaraan itu minim,
      apalagi dibikin car free day.. mantap lg

  4. percaya ato enggak, sejauh ini saya belom tertarik buat dateng ke CFD dago bandung hehe..

    mungkin kalo tinggal di solo dan ketemu banyak temem2 lama berasanya beda jarang2 ke solo yaa 😉

    • @Nadia: Lha kenapa Nad?? Lah, Bandung juga ada to? owh iya ding… 😀 Masalahnya mungkin di Dago itu jalannya naik turun kali ya? 😀

      yup,, 2 bulan sekali lah kurang lebihnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: