Sandiwara Radio Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck


Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Menikmati hiburan audio ternyata cukup menyenangkan juga. Beberapa pekan ini, entah kenapa aku begitu gandrung mendengarkan file-file lama sandiwara radio yang pernah terkenal di periode tahun sebelum 1990an. Diantara sandiwara radio yang kudengarkan itu adalah sandiwara radio yang diadopsi dari novel karangan Buya Hamka berjudul “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”.

Sandiwara kaset/audio “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” ini diproduksi oleh Yayasan Pembina Pembangunan Sumatera Barat dalam rangka pengawetan naskah-naskah sastra. Sandiwara yang digubah oleh Nuraida M Ishaq ini menampilkan para pelaku: Embas Balenka sebagai Zainuddin, Elly Kasim sebagai Nur Hayati, Makmur Hendrik sebagai Aziz, Samsi Hasan sebagai Muluk, dan disutradarai oleh Nazif Basyir.

Sebagaimana di dalam novelnya, sandiwara “Tenggelamnya Van Der Wijck” ini menceritakan tentang dua pemuda-pemudi yang menjalin cinta namun tak kesampaian. Endingnya sad. Dan bahkan memilukan. Biar enak menikmatinya, silakan kawan-kawan dengar sendiri saja cerita sandiwaranya ya… 😀

Download Sandiwara “Tenggelamnya Van Der Wijck (klik di sini)

Jika nanti sudah selesai menikmati hiburan sandiwaranya, nanti kita share bareng di sini. Ok? 😉

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

20 Tanggapan

  1. pertamax’s … ijin donlot Bos 🙂

    Tararengkyu

    • monggo, silahkan….

      g perlu ijin kali…
      you’re welcome…

  2. ini kreatif
    saya beberapa kali baca Van Der Wijk
    tapi belum pernah denger sandiwaranya
    menarik Kang… sedot dulu ah…

    sedj

    • @Sedjatee: iya. antara novel dan sandiwaranya agak beda sepertinya endingnya…

  3. Penasaran dengan cerita “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” mohon ijin ngunduh. E… Salam kenal dari saudara ujung timur pulau Jawa.

    • @Abi: gak perlu ijin lah mas… lagian bukan sy yg upload..

      salam balik mas…

  4. seiring kemajuan teknologi, sandiwara radio sudah jarang kita dengar

    • @Sapti: kalau sekarang mungkin sudah tidak ada lagi sandiwara radio mbak..

      tp ndengerin rekaman2 sandwara2 radio dulu yg pernah diputer masih menyenangkan lho mbal…

  5. makasih kang sandiwaranya apik dan menarik buku sudah saya baca berulang kali ….. tapi baru kali ini saya kesampaian mendengarkan sandiwaranya… andai ya bisa dibuatkan sinetronnya. Tapi sekali lagi terima kasih.

  6. Baru kali ini terdengar lagi sandiwara radio, di jaman yang sudah maju begini dengan adanya sandiwara radio lagi ingat sepuluh tahun kebelakang pada sandiwara brahma kumbara di radio,maju terus ” tenggelamnya kapal van Der Wijck”

  7. Mendengarkan sandiwara lewat radio lebih asyik, perlu di teruskan agar ga tertelan jaman.

  8. klu bisa nih..dijadiin dvd gitu,trus di bagikan ke sekolah2 biar gak ilang bgtu aja karya2 buya..karna anak zaman skrg doyan denger crta sinetron..

  9. ADA KAH FILEM TENGELAMNYA KAPAL VAN DER WICJK DI U TUBE?

  10. Bukunya sata dah baca. Kalau ada filem tolong beritahu saya d mana boleh tengok/beli

  11. Salam semua org dari Indonesia. Saya org Klumpur. Boleh btahu saya mcm mana saya nak cari filem Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Boleh e-mail kat saya di- PETAK64@YAHOO.COM

    • filem Tengellamnya kapal v d w ada ke ?

  12. bang! linknya mati! 😦

    • Iya..saya juga mau download..mohon bantuannya..makasih..

  13. Bang, link nya mati, ada link lain atau boleh emailkan ke saya tgkattar@gmail.com

    • waduh.. sy sebenarnya sudah download. Tp lupa sy taruh dimana. Coba sy cari dulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: