Permainan Dengan Jari Era Tahun 1990an


 

Sekedar Ilustrasi

Sekedar Ilustrasi

Permainan Dengan Jari Era Tahun 1990an

Keterbatasan hiburan di masa dulu ‘memaksa’ anak-anak masa dulu untuk kreatif dalam menciptakan permainan-permainan karena dunia anak memang dekat dengan dunia permainan. Setelah kemarin aku membahas secara umum tentang jenis-jenis permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak era tahun 1990an di Solo, maka kali ini aku ingin berbagi informasi seputar permainan yang diciptakan entah oleh siapa dan diwariskan secara turun temurun kepada anak-anak yang dimainkan pada era tahun 1990an secara lebih spesifik. Permainannya berbasis pada jari tangan dan dimainkan oleh banyak orang. Makin banyak orang makin seru.

Meskipun hanya dengan modal jari tangan saja, aku masih ingat ada beberapa permainan yang bisa dimainkan secara bersama-sama. Permainan dengan jari ini tidak melelahkan secara fisik karena hanya dilakukan dengan duduk melingkar. Tanpa lari-lari. Biasanya dimainkan di emperan rumah atau di masjid/mushola. Berikut beberapa permainan dengan modal jari tangan yang masih kuingat:

Demikian saja beberapa permainan berbasis pada jari/telapak tangan yang masih kuingat saat kumainkan di waktu usia SD. Barangkali masih ada permainan lainnya. Hanya saja aku belum mengingat seluruh permainan-permainan itu.

Bergesernya waktu dan perkembangan jaman yang serba canggih dan instan saat ini sepertinya telah membuat permainan-permainan sederhana penuh makna ini tersingkir jauh. Jangankan anak-anak, orang-orang tua saja barangkali sudah jarang yang mengerti tentangpermainan-permainan itu.

Pengaruh dari majunya teknologi malah bisa menjadikan sisi negatif. Salah satu yang paling mendasar adalah KAPITALISME. Perusahaan penyedia permainan modern hanya memikirkan keuntungan semata daripada melestarikan budaya. Wallahu a’lam.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

4 Tanggapan

  1. heheh permainan di era itu emang kreatif dan sederhana gak kayak sekarang wan. alhamdulillah ne pernah melewati masa masa itu bisa buat cerita anak cucu :mrgreen:

    • @Rasarab: hahahah bisa aje ente wan…
      emang dah punya istri dah mikir anak
      emang dah punya anak kok dah mikir cucu
      😀
      semoga saja ya Wan.. 😀

  2. Permainan kelereng termasuk enggak ya?
    Saya jagonya itu..

    • @Gie: Iya termasuk…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: