Long Life My SDK Family


 

Long Life My SDK Family

Long Life My SDK Family

Bro n sist, pasti kamu punya kawan yang lebih dari sekedar teman yang hubungannya seperti saudara sendiri bahkan mungkin melebihi khan? Sebutlah sahabat atau sobat atau apalah kalian menyebutnya. Jika tidak punya, hmm kusarankan segera cari deh. Hehehehe. Kasian banget. :d

Nah, saat ini aku tengah kangen mereka dan merindukan kebersamaan kami. Halah. Lebay amat sih. SDK Plus, demikian kami menyebut diri kami sekedar untuk penyebutan nama agar mudah saja. Karena kami sedang merindukan kebersamaan untuk bisa berpetualang bersama mengingat kami sekarang sudah terpisah gunung dan samudera, maka sebagai sedikit pengobatnya aku bikin slide foto diiringi lagu Endank Soekamti berikut:


Sekedar informasi, SDK sendiri kependekan dari Sondakan. Kata Sondakan merujuk pada sebuah kampung di Solo. Kampung ini terletak di dekat Kampong Batik Laweyan, yang cukup terkenal sebagai objek tujuan wisata di kota Solo. Dikarenakan tempat main kami di kampung Sondakan sejak SMA hingga lulus kuliah dan sebelum kami berpisah karena harus bekerja di kota yang berbeda-beda itulah, maka kami menyebut diri kami anak-anak Sondakan atau disingkat SDK.

Di kampung itulah, boleh dikata kami membuat basecamp. Maen futsal, playstation, pengajian, nonton film, belajar, dll banyak kami habiskan di kampung ini. Biasanya, jika tiba waktu liburan kuliah atau liburan panjang, hampir pasti kami selalu pergi liburan bareng-bareng naik motor. Mulai dari air terjuan Jumog, Grojogan Sewu, Kebun The Kemuning, Wonogiri, Pantai Nampu, Pacitan (Teleng Ria, Srau, dll), Sadeng, Sundak, Baron, Kukup, Krakal, Parang Tritis, Kaliurang, Malioboro, Glagah, Kalikuning, Bebeng, Selo, Ketep, Ampel, Pantaran, Simo, Purwodadi, Semarang, Wonosobo, dll adalah sebagian tempat yang pernah kami kunjungi. Kami memang belum pernah keluar dari Jawa Tengah bareng-bareng karena kondisi keuangan kami yang belum memungkinkan waktu itu.

Oke, aku ucapkan terimakasih atas perhatiannya dan kesediannya membaca posting ini ya kawan. 😀

Iklan

7 Tanggapan

  1. lho mas, Pacitan bukannya udah keluar Jawa Tengah ya? hihi… Saya juga memimpikan bisa jalan-jalan ke mana-mana bersama sahabat. Tapi ya itu, karena keterbatasan keuangan dan waktu, sampe hari ini paling jauh juga kita mainnya ke pantai Sundak. Mentok-mentok ya Grojogan Sewu. 🙂
    Meskipun sekarang sudah berjauhan dengan sahabat, tapi pastinya masih tetap dekat di hati kan ya?

    • @Karina: iya… bener. tapi jawa timur yg deket dg jawa tengah. Belum sampai jauh misalnya ke blitar, lamongan, sby, malang or situbondo yg diujung misalnya.

      Pantai Sundak? Sundak pernah. Tapi aq tdk terlalu suka dg jajaran pantai gunung kidul mulai dr kukup, krakal, baron dll itu. Kebanyakan karang soalnya. 😀
      Grojogan Sewu?? Wow,,, sy masuk situ g pernah mbayar. Hehehe, soalnya lewat jalur setapak dan nyebrang kali. Maklum, duit mepet….

      Walah, di hati kayak apa saja.
      intinya ya mereka seperti keluarga sendiri lah.

  2. Btw mas, foto-fotonya bikin terharu. Hehe, pasti kangen banget ya? Semoga diberikan kesempatan untuk berkumpul lagi secepatnya ya. 🙂

    • @Karina: Foto? foto atau video? halah.
      ya itu kurang lebih hasil dokumentasi lintas daerah yg kami kunjungi selama ini.
      penginnya jalan2 lagi. tapi nggk tahu kemana lagi

  3. Banyakan foto di Kalikuning kayakny ya Mas..
    Kira2 gmn Kalikuning skrg? sudah lama sekali tak berkunjung ke sana sejak bencana gempa dan Merapi 2006.

    Sahabat? Berikut ungkapan saya mengenang mereka:
    Sahabat..
    Jauh di mata dekat di hati.
    Dekat di mata, menyenangkan hati.
    Sahabat..
    Meski terpisah jarak, di jiwa tetap terpatri
    Semakin berlalu waktu semakin berarti
    Bersama terus mengembangkan diri
    Demi mewujudkan satu janji
    Bertemu nanti di puncak tertinggi..

    • @AHmad: wahwah wah…
      itu karya sampeyan sendiri??
      wow, terima kasih..
      mungkin kapan2 akan sy kutip dalam video serupa.
      Terima kasih mas…

      • Ya, karya saya sendiri. Kebetulan dapat inspirasi,
        sewaktu baca artikel mas Goda-Gado-Godi (maaf yah nambahin ‘Godi’ biar rimanya sesuai 🙂 ).
        Sayapun jadi termotivasi, untuk terus menjalin silaturahmi. Menjaga hubungan dg sahabat sejati.
        Dari dasar lubuk hati, saya ungkapkan terimakasih. Atas artikel panjenengan yang sangat menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: