The Longest Yard, Narapidana Juga Bisa Berprestasi !!!


Sumber klik pada gambar

Sumber klik pada gambar

The Longest Yard, Narapidana Juga Bisa Berprestasi !!!

Bismillahirrahmanirrahim

Film The Longest Yard yang dibintangi Adam Sandler dan dirilis pada tahun 2005 boleh dibilang sebagai film remake (daur ulang) yang pernah sukses di tahun 1974 dengan judul yang sama. Secara umum, film ini berkisah tentang sisi lain kehidupan di balik tembok tinggi sebuah penjara yang berisi narapidana. Meskipun mereka adalah narapidana yang bergelar sampah masyarakat, namun mereka pun berhak dan bisa untuk berprestasi. Sisi motivasi inilah yang diangkat sebagai pesan moral film ini. Satu hal yang menarik, meskipun bertemakan kehidupan penjara dan motivasi genre film justru dibikin cenderung lebih komedi daripada action tegang. Jarang-jarang sepertinya film komedi yang ditujukan untuk motivasi kehidupan.

Dikisahkan pada awal cerita, Paul Crewe yang digambarkan sebagai seorang bintang football Amerika (selanjutnya disebut football). Tahu kan olahraga football ala AS yang isinya tubruk-tubrukan orang itu? Oke. Suatu ketika Paul Crewe mabuk dan sedang bete dengan pacarnya. Sang pacar pun dikuncinya di kamar kecil dan mobilnya dipakai keliling-keliling kota oleh Paul Crewe sambil mabuk. Sang pacar kemudian melaporkan Crewe kepada polisi atas alasan pencurian mobil. Di bawah pengaruh alkohol yang tinggi, Paul Crewe justru menambah masalah dengan merusak mobil polisi yang mencegatnya. Terjadilah kejar-kejaran antara Paull Crewe dengan puluhan mobil polisi. Akhirnya Crewe berhasil dihentikan dan atas ulahnya itu ia dipenjara selama 3 tahun.

Di sinilah inti film ini dimulai. Sampai di penjara Allenville Penitentiary di Texas, Paul Crewe diminta oleh Kepala Penjara Hazen (James Cromwell) melatih para narapidana bermain football selama berada di penjara. Paul Crewe ditantang untuk membentuk tim football narapidana yang nantinya akan melawan tim football sipir penjara.

Singkat cerita, tantangan ini diterima Paul Crewe. Dibantu Caretaker (Chris Rock), ia kumpulkan beberapa narapidana biasa-biasa saja yang berminat dilatih bermain football. Rekrutmen pertama boleh dibilang belum berhasil karena yang mau ikut sama sekali tidak berbakat dalam football. Satu narapidana yang boleh dibilang punya potensi. Selanjutnya muncullah Nate Scarborough (Burt Reynolds) ikut membantu keduanya. Nate dulunya merupakan pemain EFL (Football), namun sekarang usianya sudah boleh dibilang tua. Pemeran Nate (Burt Reynolds) ini pada film The Longest Yard versi awal tahun 1974 adalah tokoh utama pemeran Paul Crewe. Kini, di film remake-nya ia muncul kembali tetapi bukan sebagai tokoh utama.

Berkat kerjasama dan kerja keras ketiga orang ini, singkat cerita berhasillah dibentuk sebuah tim football narapidana yang lengkap. Dalam proses memperoleh para pemain ini banyak menemui hambatan-hambatan dan menjadi salah satu scene menarik dalam film ini. Setelah terbentuk tim, ada saja tindakan sabotase yang dilancarkan oleh anggota tim football sipir penjara. Sabotase dilakukan mulai dari hal kecil dengan cara mengguyuri lapangan tempat latihan para narapidana hingga becek sampai puncaknya pada rencana pembunuhan terhadap Paul Crewe. Namun yang terjadi justru Caretaker yang menjad korban sabotase. Adegan ini menjadi satu-satunya adegan yang mengharukan sekaligus dalam.

Namun sabotase-sabotase yang dilakukan oleh anggota tim sipir penjara tidak melemahkan semangat para narapidana. Para narapidana justru semakin bersemangat lagi setelah kematian Caretaker. Motivasi awal mereka yang hanya sekedar ingin menghajar sipir penjara di lapangan mulai berubah menjadi semangat memberikan persembahan kepada Caretaker yang meninggal.

Sabotase dan teror pun belum berakhir begitu saja. Puncaknya, di saat pertandingan antara para narapidana dengan sipir penjara di stadion dengan disaksikan oleh masyarakat umum, tim narapidana diguncang perpecahan. Perpecahan ini dipicu oleh kebimbangan Paul Crewe ketika ia didatangi oleh Kepala Penjara agar menyerahkan kemenangan pertandingan kepada tim sipir penjara. Sang kepala penjara bermaksud mengatur pertandingan dan skor melalui ancaman kepada Paul Crewe yang membuat Crewe bingung.

Bagimana akhir pertandingannya? Dan bagaimana sikap Paul Crewe dan tim menyelesaikan perpecahan di pertandingan itu? Agaknya akan lebih menarik jika kawan-kawan tonton lebih lanjut sendiri saja. Kita bisa belajar bahwa narapidana pun berhak dan bisa untuk berprestasi, belajar bahwa banyak cara memberdayakan dan membina para narapidana agar lebih produktif dan tidak kembali ke dunia gelap, belajar bahwa menyatukan potensi dari beraneka macam orang bisa menciptakan sebuah prestasi, dan belajar hal-hal lainnya. Yang pasti, kalau menurutku masih banyak nilai-nilai positif dan motivasi yang dapat dijadikan inspirasi dalam film ini.

Film ini layak untuk ditonton siapa saja khusunya remaja awal dan remaja akhir bahkan seorang guru pun kupikir perlu juga menonton film ini. Namun karena dalm beberapa adegan ada beberapa potong adegan yang 17+ (atau mungkin malah 20+) maka sebaiknya remaja perlu didampingi orangtua atau guru biar lebih terarah. Wallahu a’lam. Selamat menonton !

Download bisa disini

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

7 Tanggapan

  1. Wah sepertinya menarik filmnya. Aku termasuk fans genre komedi, apalagi yg punya hikmah mendalam di baliknya. Aku juga pernah nonton film yg bersetting kehidupan narapidana, tapi yg ini bergenre drama dan sangat menyentuh. Judulnya felone. Coba aja dicari siapa tau tertsrik. Hehe.. 😀

    • @Karina: Felone ya? sbntar sy cari dulu..
      punya link downloadannya g?
      klo ada share disini aja sekalian
      😀

  2. Pulang main futsal, bikin postingan narsis
    blokwaking ke sini 😀

    saya termotivasi oleh film ini lho
    Tunjukkan kita memang bukan sampah 🙂

    • @Achoey: hmmm,,, termotivasi gimana nih mksudnya?
      Agan bukan mantan narapidana khan??
      😀

  3. hahaa ini film bagus emang 😀 salah satu film favoritku buat adam sandler

    • @Volverhank: Penggemar Adam Sandler yo?

  4. Hohoho, inilah salah satu pilem favorit saya ama adik saya. 😀
    Penyebabnya, saya n adik saya suka ama American Football. Gak heran, kami menonton semua pilem yang ada unsur football-nya. 🙂
    Komedi di pilem ini lumayan, meskipun humornya humor barat, ada beberapa yang gak sulit dimengerti, tetep bisa dinikmati. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: