Apa Sih Susahnya Mematuhi Aturan Lalu Lintas???

 

Malu Dong Pak !!! (Sumber Gambar Diklik Saja)

Malu Dong Pak !!! (Sumber Gambar Diklik Saja)

Mematuhi Aturan Lalu Lintas

Setiap hari aku berjalan menyusuri trotoar ibukota menuju kantor. Setiap hari pula aku melihat puluhan pengendara motor yang dengan mudah dan santainya melanggar lalu lintas. Jika dilihat-lihat, mereka bukanlah manusia yang tak bisa baca huruf. Mereka juga bukan orang bodoh yang tak pernah sekolah. Aku yakin mereka orang-orang pintar dan sebagiannya berpendidikan tinggi bahkan mungkin sudah mencapai strata-2. Namun pendidikan yang tinggi ternyata bukan jaminan seseorang mau taat lalu lintas.

Ketaatan berlalu-lintas sebenarnya tak sekedar kepatuhan kita pada aturan hukum atau ketakutan kita pada sosok manusia berseragam coklat, Polisi. Lebih dalamnya, kepatuhan kita di dalam berlalu-lintas lebih kulihat pada sisi keamanan dan kenyamanan diri serta sesama di jalanan.

Jika aku ditanya kenapa aku selalu memakai helm kemanapun aku pergi naik motor, itu lebih karena aku peduli terhadap keselamatanku. Setidaknya dengan aku memakai helm, aku bisa meminimalisir resiko jika aku mengalami kecelakaan. Kebetulan aku pernah 2x mengalami kecelakaan kecil di waktu SMA dan merasa beruntung karena memakai helm. Baca lebih lanjut

Spider-Plant Man vs Batman

Seperti biasa, hari Sabtu dan Ahad adalah hari yang sangat membosankan karena biasanya aku bingung mau ngapain sepanjang hari menghabiskan libur pekanan. Kalau tak ada janjian, kegiatan, dan agenda acara aku hanya menghabiskan waktu di dalam kamar kos yang lama-lama lebih terasa di dalam BOX saja. Untung ada beberapa film yang bisa kutonton untuk killing time. Sebuah film yang dibintangi Mr Bean (Rowan Atkinson) dengan judul Spider-Plant Man.

Film Spider-Plant Man adalah film parodi pendek berdurasi 13 menit saja yang memlesetkan film Spiderman. Durasi yang sangat pendek membuat film ini cukup selesai hanya dalam sekali duduk. Selain dibintangi Rowan Atkinson alias Mr. Bean yang berperan sebagai Peter Piper alias Spider-Plant Man, film ini juga dibintangi oleh Rachel Steven, seorang aktris sekaligus penyanyi, pencipta lagu, dancer, dan model; Jim Broadbent yang memerankan diri sebagai plesetan tokoh Batman dan Tony Robinson sebagai Robin. Baca lebih lanjut

Endah n Rhesa

Endah n Rhesa

Beberapa waktu lalu, aku iseng browsing-browsing Youtube dan searching-searching klip-klip musik indie. Sampai kemudian aku terdampar di klip yang bertajuk Endah dan Resha. Lagu-lagunya setahuku 100% diiringi musik gitar akustik dengan segenap permainannya. Sesuai dengan namanya, pemainnya hanya dua orang bernama Endah dan Resha. Tampilan keduanya pun cukup kocak. Dengan genre yang unik dan tidak umum yang mereka usung dalam bermusik, ternyata mereka cukup memiliki banyak penggemar dan konsisten dengan konsepnya itu.

Biar tak terlalu lama dan bosan membaca, berikut beberapa lagu yang dimainkannya:

  1. Sexy Black. Klip ini ada sedikit peragaan permainan gitar keduanya yang cukup bisa membuatmu bertepuk tangan. Check this out Wan..! Baca lebih lanjut

Seorang Tamu “Mendoakanku” Segera Mati atau Celaka

Sumber diklik saja

Seorang Tamu “Mendoakanku” Segera Mati atau Celaka

 

Ahad malam (7 November 2010), aku diziarahi (bc: dikunjungi) salah seorang kawanku, sebutlah namanya Sutrisno. Ia datang bersama kawannya, sebutlah namanya Bejo. Kedua nama itu bukan nama sebenarnya. Sekitar pukul 18.30 WIB keduanya sampai di kos naik Honda Tiger. Kupersilakan keduanya masuk. Saat kutawarkan untuk berbincang-bincang di ruang tamu, kawanku memohon agar pembicaraan bisa dilakukan di kamarku saja. Aku pun mengiyakannya.

Tanpa banyak basa-basi, kawanku mengeluarkan sejumlah kertas yang tersusun dalam satu (1) set. “Inilah proyeksi rencana hidup yang ditawarkan untukmu,” ujarnya sambil mengeluarkan seberkas kertas dengan logo bertulis “Prudential Syariah” di bagian atas kertas.

Sekitar 2 pekan sebelumnya, Sutrisno -kawanku itu- memang sudah menemuiku di kantor. Kala itu, ia hanya bertanya-tanya seputar pengeluaran rutin bulananku dan masalah keuangan lainnya. Ia bertanya berapa besar uang yang bisa aku tabungkan dalam periode satu bulan, berapa besar jumlah pengeluaranku dan lain-lainnya. Baca lebih lanjut

Long Life My SDK Family

 

Long Life My SDK Family

Long Life My SDK Family

Bro n sist, pasti kamu punya kawan yang lebih dari sekedar teman yang hubungannya seperti saudara sendiri bahkan mungkin melebihi khan? Sebutlah sahabat atau sobat atau apalah kalian menyebutnya. Jika tidak punya, hmm kusarankan segera cari deh. Hehehehe. Kasian banget. :d

Nah, saat ini aku tengah kangen mereka dan merindukan kebersamaan kami. Halah. Lebay amat sih. SDK Plus, demikian kami menyebut diri kami sekedar untuk penyebutan nama agar mudah saja. Karena kami sedang merindukan kebersamaan untuk bisa berpetualang bersama mengingat kami sekarang sudah terpisah gunung dan samudera, maka sebagai sedikit pengobatnya aku bikin slide foto diiringi lagu Endank Soekamti berikut:

Baca lebih lanjut

Siapa M. Ihwan Ridwan Rais?

 

Jalan Ridwan Rais

Jalan Ridwan Rais

Siapa MI. Ridwan Rais?

Lebih dari setahun aku tinggal di Jakarta. Ratusan kali barangkali aku melewati ruas jalan di depan gedung Departemen Perdagangan. Saat kutengok nama jalannya, terbacalah Jl. MI. Ridwan Rais.

Dalam memori otakku yang terbatas, aku mencoba mengingat-ingat nama-nama pahlawan yang pernah kubaca dalam buku-buku bersejarah dari sejak SD. Tak berhasil kuingat satu pun nama Ridwan Rais terlintas dalam slide otak. Siapakah dia? Apa dia ayahnya Amien Rais? Ah, bukan. Seberapa pentingkah dia sampai namanya digunakan sebagai nama jalan raya di Jakarta Pusat?

Jawaban atas pertanyaanku terjawab saat membaca sekelumit informasi yang tertulis di dalam Ensiklopedi Jakarta. Ikhwan Ridwan Rais ternyata merupakan nama salah seorang pelajar yang gugur oleh terjangan peluru nyasar di depan Hotel Indonesia (HI), saat ribuan aktivis KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia) berdemonstrasi memperjuangkan tiga tuntutan rakyat (Tritura). Peristiwa tersebut juga dikenal dengan sebutan peristiwa Wisma Marta. Baca lebih lanjut

“Life is An Adventure”

Life Is An Adventure

Entah kenapa, aku sangat terkesan dengan iklan yang ada dalam video di bawah ini. Iklan tersebut cukup menginspirasi dan bagus. Dengan gambaran alam dan latar musik yang pas serta kalimat-kalimat yang diucapkan mengiringinya mudah dicerna dan sekali lagi memberi inspirasi. Awalnya kupikir iklan itu iklan layanan msyarakat. Namun ternyata di akhir tayangan, iklan itu dipersembahkan oleh sebuah produk susu formula bermerk Nutrilon Royal 3. Silakan lihat tayangan iklannya, aku yakin kawan-kawan sering menonton dan mungkin juga terkesan dengan konsep iklannya.


Kurang lebih isi monolog yang diucapkan oleh pengisi suara sepanjang tayangan iklan di atas adalah sebagai berikut:

I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all I can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the stars
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

Jargon Life is An Adventure menjadi kunci pesan yang sangat mudah ditangkap siapapun yang menontonnya. Iya khan? Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: