Cemara Dua


Cemara Dua di TMP Bandung

Cemara Dua di TMP Bandung

Cemara Dua

Pernah lihat pohon cemara berbentuk seperti gambar di atas, kawan? Berdasarkan memori yang tersimpan di data otak, sepertinya aku baru pertama kali ini melihat langsung  pohon cemara yang bercabang seperti itu. Umumnya, pohon cemara hanya tegak bermahkota satu. Batang utamanya menjulur tinggi tunggal ke atas.

Namun pohon cemara yang kutemui di TMP Bandung ini agak berbeda. Kawan-kawan bisa melihatnya. Pohonnya bercabang dua. Dari kejauhan pohonnya nampak seperti sosok orang yang mengangkat kedua tangannya memanjatkan doa. Atau dari sudut pandang tertentu seperti menyampaikan pesan kode “Victory” (kemenangan).

Kalau menurut sudut pandangmu gimana, kawan?

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

 

 

Iklan

10 Tanggapan

  1. setauku cemara tunggal di semeru

    • @Andi: kalau di Karanganyar ada juga cemoro sewu

  2. cabang atasnya ditebang ya?

    • yup

  3. kayak sayap…hehehe

    • @Tip diet: bisa juga diasumsikan kayak sayap..
      silakan

  4. wah. . . . bisa jadi ketapel untuk nembak alien tu.
    hahahahaha

    • @Hazmi: halah
      alien tu apaan ya? 😕

  5. di Bandung kalau ga salah ada sebuah lokasi yang disebut Cemara Dua, yaitu di depan Gedung Sate

    pohon cemara itu wajar bercabang jika bagian atasnya dipotong… penjelasan ilmiahnya: kalau tunas apikal (tunas atas) dipotong, maka yang akan lebih ter-trigger untuk tumbuh adalah tunas lateral (tunas samping) 😀

    • @Rime: Owh, daerah Cemara Dua atau cemara dua yg sama dg itu ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: