Kuburan Satu Keluarga ?


 

Kuburan Terduga Keluarga

Kuburan Satu Keluarga ?

Kalau kemaren sedikit berkisah tentang keberadaan kuburan bayi kembar, maka hari ini ada lagi sebuah pemandangan unik masih di komplek sarean tak terurus dekat rumah. Diantara formasi-formasi peletakan kuburan di komplek pemakaman ini, ada satu yang menarik. Coba lihat foto di atas. Dari sudut pandang tertentu, formasi kuburan tersebut seolah ingin menyampaikan pesan bahwa mereka adalah satu keluarga. Namun bisa juga dikatakan bukan satu keluarga.

Jika dilihat dari formasi penguburannya, makam ber-keramik bisa saja dikonotasikan sebagai orangtua atau ayah. Sedangkan tiga makam yang hanya dibuat dari semen dan pasir dikonotasikan sebagai ketiga anaknya. Itu jika kita mengangga kuburan itu sebagai satu keluarga.

Namun pertanyaannya, jika memang mereka keluarga, lalu dimana ibunya? Hehehe. Jawabannya bisa saja karena ibunya belum meninggal alias masih hidup sehingga nggak mungkin jika kuburan ibunya muncul dalam formasi makam tersebut. Selain itu jika kita lihat dengan saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, ada perbedaan antara kuburan sang ‘ayah’ dengan ‘anak-anak’-nya. Kuburan sang ‘Ayah’ dibangun lebih bagus dengan bahan keramik sementara kuburan sang anak-anak hanya dibangun dengan adonan campuran pasir dan semen saja. Kalau memang mereka keluarga, seharusnya nisan keempatnya dibuat dengan bahan yang sama. Iya nggak? 😉

Sebagai tambahan informasi, makam ber-keramik tertulis nama Agus Sugianto, umur 37 tahun, wafat Rabu Wage, tgl 15 Maret 1982. Sudah sangat lama ternyata beliau (pak Agus) meninggal dunia. Bahkan sebelum aku lahir, beliau sudah tinggal di kuburan ini. Sementara untuk tiga kuburan lainnya yang di-konotasikan sebagai anak pak Agus, masing bernama Kliwon, Legi, dan Pahing (kiri-kanan).

Gambar Setelah Perbesaran

Gambar Setelah Perbesaran

Gimana pendapat kawan-kawan, mereka satu keluarga atau tidak? 😀

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: