Kuburan Bayi Kembar


 

Kuburan Kembar

Kuburan Kembar

Kuburan Bayi Kembar

Saat berkeliling kompleks sarean (pemakaman) dekat rumah, mataku teralihkan ke arah sepasang makam pada gambar di atas. Sebelah kiri pada nisannya tertulis nama Widodo DIB 3-11-99. Sementara pada makam sebelah kanan tertulis nama Winarni DIB 3-11-99. Istilah DIB maksudnya adalah ‘dibangun’. Maknanya, makam itu dibangun dengan kijing atau diberikan nisan pada tanggal 3 November 1999. Sejauh yang kuketahui, pembangunan kijing dalam tradisi beberapa orang di kampungku dilakukan setelah 1000 (seribu) hari meninggalnya seseorang. Dengan demikian, bisa diartikan bahwa kedua orang yang berada di dalam kuburan itu meninggal sekitar seribu hari (kurang lebih tiga tahun) sebelumnya. Sebagian besar masyarakat di daerahku sudah meninggalkan tradisi yang dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam tersebut.

Aku menduga kedua makam itu adalah makam bayi kembar bersaudara. Alasan pertama kenapa bayi, karena besar ukuran kijing keduanya kecil, sekitar ½ meter panjangnya. Alasan kedua kusebut kembar karena membaca keterangan tulian yang terdapat pada nisan keduanya tertulis sama, yaitu DIB 3-11-99. Terakhir, kemungkinan besar kedua bayi kembar tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Oleh orang tuanya, yang laki-laki diberi nama Widodo sementara yang perempuan diberi nama Winarni. Sejauh yang kuketahui, Widodo memiliki arti sejahtera sementara Winarni bermakna macam-macam.CMIIW.

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

Iklan

18 Tanggapan

  1. Tradisi yang baru ane tau bro. Ternyata pembangunan kijing setelah 1000 hari to? Ya, dalam syariat ngga ada tu aturan sperti itu. Tapi kalau sudah menyangkut adat ya sulit jg sih.. banyak pro dan kontra. Betul?

    • @Darin: penjelasan detailnya besok.
      ga hanya sekedar 1000 hr gitu
      tenang bro, di tempat sy sudah tdk seperti itu
      berkat dakwah dg baik..

  2. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    ——
    InsyaALLAH nggak perlu dikoerksi, tebakan mas benar jiaklau di atas memang bayi kembar..ehm..tapi bukan kembar identik… ^^

    Mas, jangan bilang kata mati akh, wafat lebih halus…
    ^^
    ——

    صَلَّى اللّهُ عَلَى مُحَمَّد – صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّم

    • @Bumi: wa’alaikum salam wa rahmatullah.

      lho siapa yg bilang mati lho??kayaknya sy g bilang mati deh. sy bilangnya meninggal.

  3. Salam Sahabat Common Cyber
    ——————————————–
    Ini tradisi kijing khusus di kampung mas ya?
    Soalnya saya baru denger.
    hehehehe…

    Saya td agak bingung, waktu baca DIB kirain DOB…
    Hehehehe

    • @Common: sebenarnya bukan tradisi kampung saya saja
      tp juga tradisi di Jawa yg sedikit masih agak berbau animisme

  4. Saya juga baru dengar tradisi ini, mungkin diluar sana ada lg tradisi yg tak kalah mnariknya dri tradisi ini… 😀

    • @Fadhly: kok byk yg baru tahu ya???
      hmmm

      besok dijelasin lebih detail aja lah..
      insya Allah secepatnya ditulis

  5. kalo memang ga sesuai syariat, arifnya memang dilepaskan dari kebiasaan 🙂

    btw, mas Ahmed, aku baru aja respon reply mas di blog ku. Thx buat komennya ya. Salam kenal 🙂

    • @De: itulah saat ini masih dilangsungkan dakwah itu
      tdk sesuainya adalah membangun kijing
      atau nisan

  6. saya tu orang jawa tulen, tapi kok ya lagi tahu kalo ada tradisi kayak gituan e, 🙂

    • @Huda: hmm,,, pertanyan pertama. mungkin kamu kurang melihat sekitar lingkunganmu sehingga tdk tahu.
      kedua, sy justru mempertanyakan ke-jawa-an mu kawan….
      :-s
      *jangan marah lho

  7. 1000 hari dikandung maksud secara teknisnya nunggu tanah dibawahnya sudah stabil, gak ambles lagi. Jdi kalau dibuat kijing gak ambles. Mau diambil 1095 hari juga boleh, pas 3tahun

    • @Sastro: masuk akal sih
      tp sebenarnya itu dr sejarahnya lahir dr rngkaian ritual animisme
      besok insya Allah kutulis

  8. tradisi kejawen yang menyimpang dari ajaran islam

    • @Andi: lebih tepatnya bukan tradisi kejawen
      tp tradisi animisme

  9. mungkin iya bayi kembar
    moga kedua ORTUnya tegar

    • @Achoey: amiiiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: