Sareyan Tak Terurus


 

Kuburan Tak Terurus 1

Pemakaman Tak Terurus 1

Sarean Tak Terurus

Memanfaatkan momentum liburan di rumah harus benar-benar dimaksimalkan. Salah satunya jalan-jalan ke sawah. Kebetulan lokasi rumahku dengan persawahan tidak terlalu jauh. Jarang-jarang aku bisa merasakan udara segar di pagi hari semaksimalnya. Maka itu, momentum itu harus benar-benar dimaksimalkan.

Sambil jalan-jalan aku mampir ke lokasi makam alias kuburan alias sareyan alias njaratan yang tidak terlalu jauh juga dari rumah dan sawah. Sarean ini boleh dibilang tidak terlalu terurus. Rumput-rumput liar dan ilalang dibiarkan tumbuh menutupi sebagian makam, kijing, dan nisan.

Sejak keluargaku pindah rumah, sareyan ini sudah ada lebih dahulu. Bahkan saat orangtuaku baru membeli tanah saja, sarean ini pun sudah ada. Artinya memang sarean ini tergolong pemakaman tua. Saat usia sekolah dasar, keberadaan sarean ini cukup membuatku agak ngerasa ngeri. Bukan karena ada hantu, pocong, atau semisalnya. Tetapi ke-ngerianku dikarenakan banyaknya ular yang menghuni lokasi sareyan. Hampir setiap aku melewati sarean ini, aku melihat ular. Mungkin ini dapat dimaklumi karena kondisinya yang benar-benar tak terurus saat itu.

Kuburan Tak Terurus 2

Kuburan Tak Terurus 2

Kini, setelah lama aku tidak mampir ke sareyan itu, kondisinya hampir tidak beda. Sareyan dipenuhi ilalang dan rumput-rumput liar. Bedanya, jika dulu masih ada beberapa pohon tinggi besar yang menjadikan sarean ini sejuk di siang hari, kali ini pohon-pohon besar itu sudah ditebas habis. Pengaruhnya, sareyan menjadi terlihat lebih terang dibanding dahulu.

Salah satu alasan ditebanginya pepohonan-pepohonan besar di sareyan ini konon sih agar tidak digunakan untuk aktivitas negatif. Sebelumnya, seringkali pemuda-pemuda kampung begadang sambil menegak minum-minuman keras di sareyan ini di bawah pohon-pohon besar sehingga tidak terlalu kelihatan dari jauh. Tak jarang pula sepasang pemuda-pemudi memadu asmara di sareyan ini di siang bolong di bawah pohon besar sehingga tertutup pandangan. Bahkan konon, sebuah aktivitas mesum pernah beberapa kali terjadi di sareyan ini. Herannya, apa mereka itu nggak takut ada ular atau gimana gitu lho. Ckckckck. So, mungkin karena alasan-alasan itulah sarean ini kemudian dibuat agar lebih terang dan kelihatan.

Kuburan Tak Terurus 3

Kuburan Tak Terurus 3

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: