Gak Boleh Perpanjang SIM


 

Sumber Gambar klik saja

Sumber Gambar klik saja

Rencananya, salah satu niatanku pulang ke Solo kali ini adalah untuk memperpanjang SIM (Surat Izin Mengemudi) yang hampir habis. Sebenarnya masa habisnya masih 3 bulan lagi, namun karena kesempatan pulang ke Solo pada hari-hari yang memungkinkan untuk mengurus perpanjangan SIM hanya hari ini, maka aku mencoba peruntungan untuk perpanjang SIM.

Setelah merapikan rambut, kumis, dan jenggot agar terlihat lebih fresh saat dipotret, kemudian dilanjutkan mandi plus keramas, aku segera melarikan motor ke arah Kantor Polisi di kawasan Banjarsari. Sesampainya disana, langsung aku ditawari seorang calo SIM. Untuk perpanjangan, aku diminta bayar Rp. 190.000,- “Busyet dah, gedhe banget. Aslinya saja cuman Rp. 75.000,-“.

Aku langsung masuk ke ruangan informasi. Ternyata syarat pendaftaran perpanjangan SIM harus melampirkan surat keterangan dokter dari petugas di kantor kesehatan polwil. Tanpa banyak cakap, aku langsung menggeber motor menuju kawasan Kotta Barat. Sekitar 10 menit diperiksa, singkat cerita aku diminta membayar uang kesehatan sebesar Rp. 25.000,-. Aku berencana balik ke kantor pendaftaran perpanjangan SIM. Namun sebelum beranjak, ada seseorang  memberitahu bahwa ada pelayanan SIM keliling di Solo Square. Lebih dekat dan tidak antre.

Aku pun menuju ke Solo Square. Ada sebuah mobil pelayanan SIM terparkir. Sepi. Tak ada antrean. Aku pun naik ke dalam mobil. Kutunjukkan syarat-syarat kelengkapan perpanjangan SIM. Membaca masa berlaku kartu SIM ku yang masih memiliki sisa umur 3 bulanan, maka oleh petugas Polisi tersebut dinyatakan tidak bisa. Setidaknya, harus 2 pekan sebelum habis atau minimalnya 1 bulan. Berkali-kali kubujuk dan kukemukakan alasanku, keduanya tetap tak bergeming. Aku menyerah. Aku harus kembali datang ke Solo 3 bulan lagi. Sia-sia aku sudah dandan rapi. Nasib…..Nasib…. 😦

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

 

Iklan

5 Tanggapan

  1. aku malah gak punya SIM, ampe ditilang hiks hikss 😥

    • @Cempaka: ckckckkk
      bagus bagus bagus

  2. waduw.. lha SIMku mati berbulan2..

    • @Cahyo: wah,,, g patuh hukum
      wkwkwkwkw

      klo kupikir2 mas,, mending nyari SIM
      karena klo g dpt SIM, itungannya bs lbh mahal ruginya.
      SIM khan berlaku 5 th.
      klo g ada SIM, siapa yg jamin klo selama 5 th itu kita bebas dr tangkapan polisi…
      lha klo 10 kali sementara tiap ketangkep 20 ribu sudah 200 ribu.
      pdhal klo bikin cuman Rp. 75 ribu plus dokter 25rb. 🙂

  3. alhamdulillah
    tambah mudah mengurus SIM online sendiri
    terima kasih banyak infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: