Saingan Pak Kyai

Ilustrasi

Ilustrasi

Pesaing Pak Kyai

Dalam sebuah majlis di sebuah masjid di sebuah kota di Jawa Timur (kebanyakan -di nya ya?), terjadilah obrolan-obrolan santai diantara para jamaah sebelum dimulainya majlis ilmu (bc: pengajian). Berada duduk di depan, seorang kyai yang berjenggot dengan peci berselempangkan surban juga masih mengobrol-obrol dengan jamaahnya. Tak berapa lama, datanglah seorang pemuda (sebutlah namanya Sutrisno) yang agak gondrong, dan berjenggot, memakai peci, berpakaian cukup rapi terbungkus jas yang halus, dan mengenakan sarung langsung masuk di sudut masjid setelah sebelumnya mengucap salam. Di daun telinganya masih nampak bekas lubang tindik yang biasanya berhias anting. Muncullah sebuah dialog singkat diawali oleh pak kyai. Baca lebih lanjut

Perkembangan Proyek Kisah Ikhwan – Akhwat Jatuh Cinta

Kepada seluruh peserta yang lolos proyek antologi Kisah Nyata Ikhwan – Akhwat Jatuh Cinta
di mana pun berada
di Bumi Allah.

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Sehubungan dengan lolosnya tulisan antum semuanya, bukan berarti tugas kita selesai begitu saja. Ada beberapa hal dan banyak hal yang masih harus kita kerjakan demi menciptakan sebuah karya yang baik dan sempurna (meskipun kesempurnaan hanya milik Allah SWT). Masih banyak karya-karya kawan-kawan semuanya yang masih perlu pendalaman penulisan. Hal ini diperoleh setelah diskusi kecil (basa-basi) dengan beberapa kawan yang aktif di dunia penerbitan. Lebih dari itu, kita masih perlu adakan juga proses editing bahasa yang disesuaikan dengan EYD sebelum kita ajukan ke penerbit.

Oleh karena hal tersebut di atas, mohon kiranya kawan-kawan dapat memperdalam lebih lanjut lagi atas karya yang telah dinyatakan lolos. Proses ini kami harapkan dapat dilakukan oleh penulis sendiri agar karyanya tetap original sesuai aslinya dan tidak melenceng dari faktualnya. Kami harap kawan-kawan meninggalkan ID Yahoo (YM) atau berkenan untuk nge-add saya di ahmedfikreatif@yahoo.com demi kelancaran komunikasi diantara kita.

Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih dan mohon maklum serta maafnya. Jazakumullah khairan katsira.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

 

NB: Proses yang akan kita tempuh:

  1. Editing naskah secara materialisme
  2. Editing naskah secara bahasa
  3. Penghimpunan Naskah ke dalam satu file
  4. Penawaran kepada penerbit atau beberapa penerbit
  5. Pemilihan penerbit yang paling disepkati untuk dipilih
  6. Penandatangan kontrak dengan penerbit (proses ini juga akan panjang karena mempertimbangkan banyak hal termasuk surat kuasa dari masing-masing penulis dll)

 

%d blogger menyukai ini: